Selasa, 29 April 2025

IMAN MELIHAT MASA DEPAN

Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yg tdk memperoleh apa yg dijanjikan itu, tetapi yg hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya”  Ibrani 11:13


Kita memang tdk melihat setiap janji digenapi di masa hidup kita. Allah mungkin menggenapinya di zaman lain. 


Nenek moyang (para orang kudus) tdk melihat Kristus dlm zaman hidup mereka. Ini seharusnya menolong kita dlm kelemahan lazim yg diperangi orang percaya. 


Kita patut bersyukur atas apa yg kita miliki walaupun kita tdk memperoleh semua yg kita inginkan. 


Nenek moyang kita tdk menerima penggenapan janji – tetapi mereka dipenuhi rasa syukur dan kegembiraan, dan telah meninggal dlm iman sambil merangkul janji itu. 


Kita seharusnya berterima kasih atas apa yg telah kita peroleh, dan dgn puas menantikan apa yg belum kita peroleh. Inilah tabiat yg pantas bagi seorang percaya. 


Iri hati dan tamak atas apa yg belum kita miliki membuat kita kehilangan berkat-berkat atas apa yg telah kita miliki! 


Nenek moyang kita hanya melihat janji-janji dari kejauhan, telah diyakinkan oleh janji-janji itu dan merangkulnya. 


Penggenapannya terjadi pada generasi-generasi berikutnya, namun mereka telah melihatnya dgn mata iman! 


IMAN menjadikan segala sesuatu nyata dlm hal kepastian dan penghiburan. 


Allah juga mengaruniakan kita anugerah utk menguatkan iman kita selama jangka masa antara iman dan kenyataan pewujudannya. 


Ia mengaruniakan kita kesabaran dan pengharapan dan banyak anugerah indah lainnya sehingga kita dapat dgn nyaman menanti pewujudan atas apa yg telah kita percayai.


IMAN memiliki kaki utk mendatangi Kristus, tangan utk memegang Kristus, telinga utk mendengar firman Allah dan percaya, dan mata utk melihat apa yg masih jauh dan tdk kasat mata. 


IMAN melihat sorga, Kristus, dan rumah sorgawi kita. 

IMAN menembus dgn sorotan sinar yg paling tajam. 


IMAN melihat masa lalu: penciptaan, dan penebusan Kristus, penjamin kita. 


IMAN melihat masa depan: kebangkitan hingga kehidupan kekal dan kebahagiaan di sorga.


IMAN memberikan eksistensi pada benda-benda, dan kesanggupan menerobos melewati kesulitan-kesulitan. 


Tatkala kondisi kita sekarang nampak berlainan dgn janji, seolah-olah Allah tdk peduli, IMAN membuat terobosan. 


Tatkala kita meninggal, IMAN melihat kehidupan. 

Ketika kita menyadari dosa-dosa kita, IMAN melihat pengampunan. 


Ketika kita sangat kewalahan, IMAN melihat kebahagiaan dan kemuliaan!


 Yohanes 20:29b

"BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT, NAMUN PERCAYA."

Senin, 28 April 2025

BERJALAN DENGAN IMAN

Tetapi tanpa iman tdk mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab siapa yg berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yg sungguh-sungguh mencari Dia.  Ibrani 11:6


Berjalan dgn iman berarti mempercayai Allah yg kita sembah, percaya dgn apa yg difirmankan-Nya, dgn apa yg sudah dan akan diperbuat-Nya bagi kita. 


Iman adalah inti hidup ke-Kristenan dari hari ke hari. Rasul Paulus mengingatkan, “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia” (Kol 2:6). 


Sebagaimana kita dahulu menerima Kristus dgn iman, maka kita seharusnya juga berjalan dlm iman dari hari ke hari meliputi cara kita berpikir dan pengambilan keputusan dlm hidup kita.


Iman akan teruji dan semakin bertumbuh pada saat persoalan terjadi dlm perjalanan hidup. 


Di tengah tekanan yg sulit, kita diingatkan utk tetap berdiri teguh, mempercayai kuasa Tuhan dan janji-Nya. 


Apakah kita tetap berjalan dlm iman kepada Allah sekalipun berbagai ujian menimpa hidup kita? 


Apakah kita tetap percaya bahwa Allah sanggup melakukan sesuatu yg besar dlm hidup kita? 


Di tahun ini, kita tdk tahu bagaimana perjalanan hidup kita ke depan, tetapi sebagai orang percaya kita harus mengimani kasih setia Tuhan tdk pernah berubah Dia akan terus menyertai kita selama-lamanya..  


Oleh sebab itu, Percayakanlah hidup kita pada Tuhan, maka Ia sendiri akan bertindak. 

Minggu, 27 April 2025

IMAN YANG RAGU

 ”Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yg tdk melihat, namun percaya." Yohanes 20:29


Pasca kematian Yesus di kayu salib iman murid-murid Yesus menjd sangat terguncang. Salah satunya adalah Tomas, yg memilih utk meninggalkan persekutuan yg biasa diadakan di suatu tempat bersama dgn murid-nurid lainnya.  


”Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yg disebut Didimus, tdk ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ."  (Yoh 20:24).

          

Tomas tdk lagi hadir karena terguncang imannya dan frustasi, karena beranggapan bahwa kematian Yesus di kayu salib adalah akhir segalanya.


Bahkan ketika murid-murid lainnya menceritakan perihal kebangkitan Yesus kepadanya ia bersikap skeptis dan sama sekali tdk percaya.


Tomas pun berkata, "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dlm bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dlm lambung-Nya, sekali-kali aku tdk akan percaya."  (Yoh. 20:25b).


Tomas butuh bukti konkret utk percaya.  Begitu mudahnya iman Tomas memudar, padahal ketika masih bersama-sama Yesus ia mendengar sendiri apa yg dikatakan Yesus bahwa Ia akan mati disalibkan dan bangkit dari kubur pada hari yg ketiga.

      

Apa yg menyebabkan Tomas ragu?  Karena konsep pemahaman Tomas tentang Mesias masih terkontaminasi atau terpengaruh dgn ajaran Yudaisme yg menyatakan bahwa Mesias akan datang dlm semarak dan penuh kemegahan, bukan kesederhanaan.  


Sementara Tuhan Yesus datang sebagai hamba yg sederhana dan malah harus menderita, dan mati secara memalukan di kayu salib.


Ternyata 3,5 tahun diajar dan hidup bersama dgn Yesus tdk cukup bagi Tomas mengenal pribadi-Nya secara benar.  


Namun begitu Yesus datang kepada Tomas secara pribadi dan menampakkan diri kepadanya, serta berkata, ”Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dlm lambung-Ku dan jangan engkau tdk percaya lagi, melainkan percayalah."  (Yoh 20:27) 


Seketika itu juga barulah Tomas percaya dan berseru, ”Ya Tuhanku dan Allahku!"  (Yoh. 20:28).

Kamis, 24 April 2025

Kerendahan Hati

 ”Bersorak-soraklah dgn nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai  puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yg muda."

Zakharia 9:9


 KELEDAI LAMBANG KERENDAHAN HATI


Ayat hari  ini menceritakan tentang kerendahan hati Yesus.


Keledai  tubuhnya lebih kecil dari kuda serta bertelinga agak panjang.


Meski kecil keledai memiliki tenaga yg cukup kuat dgn pergerakan kaki yg cukup lincah, tapi berperangai agak bengal.


Hal ini mungkin disebabkan oleh instingnya utk melindungi diri yg sangat kuat;  namun begitu manusia sudah berhasil menaklukkannya maka si keledai akan gampang menurut.


Ukuran tubuh keledai sangat bervariasi tergantung jenisnya, dgn tinggi berkisar antara 79 cm hingga 160 cm.  


Usia harapan hidup keledai pekerja di negara berkembang sekitar 12 hingga 15 tahun, namun keledai yg hidup di negara maju dapat hidup hingga usia 30 bahkan 50 tahun.

              

Penggunaan keledai sebagai hewan tunggangan atau pengangkut beban sudah lazim di kalangan bangsa Israel, di mana para penggembara miskinlah yg lebih lazim menunggangl keledai.


Karena itu keledai terkesan sebagai sarana angkutan bagi rakyat kalangan bawah.


Namun nabi Zakharia telah menubuatkan bahwa kedatangan Sang Mesias justru dgn mengendarai seekor keledai.


Ini sangat kontras sekali dgn pemimpin-pemimpin atau raja-raja dunia yg kebanyakan menunggang kuda perang sehingga menimbulkan kesan mewah, megah, gagah dan berkuasa.


Tatkala memasuki kota Yerusalem Tuhan Yesus justru datang dgn mengendarai seekor keledai betina yg muda, jauh dari kesan megah dan mewah.


Ini semakin menegaskan tentang prinsip kerendahan hati dan wujud kepedulian Kristus terhadap umat kalangan bawah.

           

Yesus Kristus rela meninggalkan kemuliaan sorgawi utk datang ke dunia dgn satu misi yaitu membawa damai dan menyelamatkan orang-orang berdosa.

       

Oleh sebab itu,

“Mari kita datang kepada Yesus dan belajarlah kepada-Nya, karena Dia lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan." (Mat 11:29)

Dikasihi tanpa syarat

KAMU MASIH RAGU TUHAN MENGASIHI KAMU?
LIHAT KE KAYU SALIB.


Pernah merasa nggak layak?
Pernah mikir, “Tuhan masih sayang aku nggak ya?”

Jawabannya sudah ada di salib.
Salib bukan cuma simbol, itu demonstrasi kasih Tuhan yang paling nyata!


"Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."  Roma 5:8 (TB)


Tuhan gak nunggu kamu sempurna baru dikasihi.

Waktu kita masih hancur, gagal, dan penuh dosa,  Yesus sudah memilih disalibkan demi kita.


✔ Salib itu bukti, bukan teori.

✔ Kasih Tuhan itu tindakan, bukan hanya kata-kata.

✔ Kamu dikasihi—bukan karena kamu baik, tapi karena Dia baik!


"Salib adalah surat cinta Tuhan yang ditulis dengan darah-Nya sendiri."


Kadang kita merasa Tuhan jauh… padahal salib sudah membuktikan betapa dekat dan besarnya kasih-Nya.

Bukan karena kamu rajin pelayanan, bukan karena kamu baik hati, tapi karena Dia memilih mengasihi, bahkan ketika kita tidak layak.


➡ Jangan ukur kasih Tuhan dari keadaan.

➡ Ukurlah kasih Tuhan dari apa yang sudah Dia lakukan di Golgota.

➡ Kalau kamu butuh pengingat, lihat salib dan katakan dalam hati: “Aku dikasihi tanpa syarat.”


"Salib membungkam semua keraguan tentang cinta Tuhan, karena kasih sejati tidak hanya dikatakan, tapi dikorbankan."


Tuhan Yesus mengasihi kamu.
Jangan lupa bersyukur. 

Selasa, 22 April 2025

KEBANGKITAN KRISTUS BUKTI

 ”Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit."

Lukas 24:5-6a


KEBANGKITAN KRISTUS BUKTI KEBENARAN AJARAN-NYA 


Istilah kebangkitan berasal dari kata bahasa latin  yg artinya dibangkitkan.

Dlm Perjanjian Baru istilah kebangkitan berarti melepaskan tubuh dari kematian, yg artinya tubuh dihidupkan kembali.

Kebangkitan Kristus merupakan suatu konfirmasi tentang kebenaran ajaran-ajaran-Nya.


Salah satu pernyataan nubuatan Kristus tentang kebangkitan-Nya adalah ketika Ia menyebut tanda ajaib nabi Yunus:

”Sebab seperti Yunus tinggal di dlm perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dlm rahim bumi tiga hari tiga malam."  (Mat 12:40).


Hal itu menunjukkan bahwa semua yg Kristus sampaikan tentang kematian-Nya dan juga kebangkitan-Nya telah digenapi secara tepat.

            

Pernyataan bahwa,

”…..Ia telah bangkit." (ayat nas).

adalah hal terpenting dlm kehidupan kekristenan.


Mengapa?  Sebab tanpa kebangkitan Kristus maka keselamatan hanyalah isapan jempol belaka dan kekristenan tak lebih dari sekedar agama.


Rasul Paulus menegaskan:

"...andaikata Kristus tdk dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu."  (1Kor 15:14)  dan  "...jika Kristus tdk dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dlm dosamu."  (1Kor 15:17).


Benarkah Kristus telah bangkit?  Tak perlu disangsikan.

Kubur yg kosong adalah buktinya:

”Mengapa kamu mencari Dia yg hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.


Ingatlah apa yg dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yg ketiga." (Lukas 24:5-7).

            

Peristiwa kebangkitan Kristus ini adalah deklarasi kepada dunia bahwa tdk ada satu pun kuasa yg dapat menghalangi janji firman-Nya dan juga rencana-Nya. 


Siapa pun manusia dan sehebat apa pun karyanya semua pasti berakhir pada kematian, namun berbeda dgn Kristus, karya-Nya tdk berakhir dgn kematian, melainkan Ia telah bangkit pada hari yg ketiga.


Jadi kebangkitan-Nya adalah bukti bahwa kuasa maut telah dikalahkan-Nya!

Firman Tuhan katakan:

“…….maut tidak berkuasa lagi atas Dia."  (Roma 6:9).

         

Oleh sebab itu, PERCAYALAH bahwa: “Kristus telah bangkit!  Bukti bahwa Dia adalah Tuhan yg hidup dan berkuasa.”

Senin, 21 April 2025

Lebih Intim Sama Tuhan Yesus

Banyak orang bilang, “Aku sayang Tuhan…”

Tapi pertanyaannya: seberapa dekat hubunganmu dengan-Nya?

Bukan soal seberapa sering kamu ke gereja, tapi… apakah kamu kenal hati-Nya?


Kedekatan dengan Tuhan gak terjadi dalam semalam. Tapi bisa dibangun tiap hari.

Mau tahu caranya?


"Dekatlah kepada Allah, dan Ia akan dekat kepadamu."  Yakobus 4:8a (TB)


Yes, kuncinya adalah kamu yang ambil langkah dulu.
Tuhan gak pernah menutup diri, Dia menunggu kamu untuk datang lebih dekat.


Tips supaya lebih intim dengan Tuhan:

- Sediakan waktu pribadi setiap hari untuk doa dan baca firman.

- Jujur dalam doa, bukan pakai kata-kata indah, tapi bicara dari hati.

- Lakukan firman, karena ketaatan itu bahasa cinta kepada Tuhan.


"Hubungan paling indah bukan yang banyak bicara, tapi yang saling mendengar dan mengerti hati masing-masing, seperti kamu dan Tuhan."


Mari kita buka hati lebih lagi buat Yesus.

Minta Kepada Tuhan Yesus utk lebih dekat denganNya, untuk mengenal dan mencintai Tuhan lebih dari segalanya.

Bangun kedekatan, bukan sekadar rutinitas.
Tuhan Yesus memberkati!

Minggu, 20 April 2025

Hidup Damai dan Penuh Kuasa

Mau Hidup Damai dan Penuh Kuasa?
Kuncinya Cuma Satu…


Kita sering cari damai di tempat yang salah: uang, relasi, validasi, pencapaian.
Tapi tetap saja… hati ini kosong.

Kenapa?

Karena damai sejati dan kuasa surgawi hanya datang saat kita sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan.

"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" . Yeremia 17:7 (TB)


Percaya pada Tuhan bukan berarti hidup tanpa masalah,

tapi artinya kita punya tempat berlindung yang tidak tergoyahkan ,  Sumber damai & kuasa surgawi.


"Percaya pada Tuhan bukan hanya membuatmu tenang… tapi juga membuat surga turun bekerja dalam hidupmu."


Mari isi hati kita dengan pengharapan yang benar.
Jangan tidur dengan hati cemas.
Tidurlah dengan iman yang percaya: Tuhan besertaku, maka aku tenang.

Jumat, 18 April 2025

IA telah bangkit

 Kemarin kita menangis ketika Tuhan Yesus disalibkan, seolah semua harapan ikut mati. 


Tapi hari ini, kita diingatkan: salib cuma bagian dari rencana, bukan akhir dari segalanya. 


Tangisan di Jumat Agung akan segera diganti dengan sorak-sorai di Minggu Paskah. 


Dia yang kamu ratapi kemarin, besok akan bangkit dengan kuasa. 


Pegang harapan itu erat, karena Tuhan selalu menepati janji-Nya. 


Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.

 — Lukas 24:6.


Kemenangan akan datang!! 🤍

Rabu, 16 April 2025

Jadilah Berkat

Jadilah Berkat di Manapun Kamu Berada!

Kadang kita berpikir untuk jadi berkat itu harus punya banyak uang, posisi tinggi, atau platform besar. Padahal, Tuhan bisa pakai hidupmu jadi berkat hanya lewat senyuman, sapaan hangat, atau doa sederhana.

Tuhan tidak mencari yang paling hebat. Tuhan mencari hati yang mau dipakai.
Kamu bisa jadi jawaban doa orang lain hari ini!

“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga. Matius 5:16

"Kamu nggak harus jadi luar biasa dulu baru bisa jadi berkat. Kadang Tuhan justru pakai hal-hal sederhana untuk menyentuh hati orang lain."

Mari kita minta Tuhan untuk pakai hidup kita jadi saluran kasih-Nya. Jangan tunggu sempurna, cukup bersedia.

Selasa, 15 April 2025

RENDAHKAN DIRIMU

 MAU DIBERKATI TUHAN? RENDAHKAN DIRIMU DULU


Pernah ngerasa doamu kayak nggak tembus langit?

Mungkin bukan soal kata-kata… tapi soal hati yang terlalu tinggi.


 Yakobus 4:6 (TB): "Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."


Tuhan gak bisa memberkati hati yang sombong. Semakin tinggi kita meninggikan diri, semakin jauh kita dari kasih karunia-Nya.

Tapi saat kita merendahkan hati, Tuhan justru datang mendekat dan mencurahkan berkat-Nya tanpa batas!


"Tuhan bukan cari orang hebat, tapi orang yang mau merendahkan diri dan taat."


Kadang kita pikir berkat datang karena kita rajin pelayanan, pintar berkotbah, atau punya banyak follower rohani. Tapi firman Tuhan jelas: kasih karunia diberikan pada mereka yang rendah hati.

➡ Rendah hati bukan berarti minder.

➡ Rendah hati berarti sadar bahwa tanpa Tuhan, kita bukan siapa-siapa.

➡ Rendah hati membuat kita membuka ruang bagi Tuhan bekerja lebih besar dalam hidup kita.


Di dunia yang sibuk saling pamer pencapaian, Tuhan justru cari hati yang sederhana.

Yang gak sibuk menonjolkan diri, tapi bersandar pada kasih-Nya.

Rendah hati bukan kelemahan, tapi kekuatan yang Tuhan suka.


"Berhenti membanggakan dirimu, dan mulai meninggikan Tuhan. Di situlah pintu berkat terbuka lebar."


Periksa hatimu: apakah masih ingin dipuji manusia, atau dimurnikan Tuhan?

Mulailah hari ini dengan doa: "Tuhan, ajarku rendah hati, agar aku layak menerima kasih karunia-Mu."

Rancangan Tuhan

Mengapa jalanmu lebih sulit daripada orang lain? 
Karena Tuhan sedang mempersiapkanmu untuk menerima berkat yang lebih besar dari yang lain. 

Setiap air mata, perjuangan, dan luka adalah proses pemurnian agar hidupmu menjadi wadah yang layak bagi rencana-Nya yang mulia. 

Jangan bandingkan perjalananmu, sebab Tuhan punya bagian istimewa untukmu.

Karena Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu... 
-Yeremia 29:11

Senin, 14 April 2025

Engkau menyediakan hidangan

 Jangan kecil hati saat direndahkan, sebab Tuhan belum selesai menulis kisah hidupmu. 


Apa yang mereka anggap hina, sedang Tuhan bentuk menjadi kemuliaan. 


Pada waktunya, Tuhan sendiri yang akan meninggikan engkau dan memberkatimu di depan mata mereka yang pernah meremehkanmu. 


Mereka akan melihat tangan Tuhan nyata atas hidupmu, dan hanya kemuliaan-Nya yang akan bersinar.


Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan lawanku...

 (Mazmur 23:5).

Minggu, 13 April 2025

Tuhan menguji

Kamu boleh menangis, jika langkah terasa berat dan jalan terlihat samar.

Namun yakinlah, setiap air mata tidak pernah sia-sia di hadapan Tuhan.

Yesus tak membawamu sejauh ini untuk menyerah di tengah jalan.

Ada maksud mulia dalam setiap luka dan proses yang engkau jalani.

Ia menguji, bukan untuk menjatuhkan - melainkan untuk memurnikan seperti emas.

Sebab Ia tahu jalan hidupku; dan sesudah Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. (Ayub 23:10

Tuhan Yesus mendengar setiap doamu yang mengalir dalam sepi malam.

Ia melihat hatimu yang tetap setia, meski langkahmu gemetar di jalan yang tak pasti.

Kesetiaanmu adalah harum dupa yang naik ke hadapan-Nya, tak pernah dilupakan.

Dan pada waktunya, keberhasilanmu akan mekar seperti fajar  - indah, pasti, dan penuh kemuliaan.

Jumat, 11 April 2025

Serahkan kepada Tuhan

 Kadang kita merasa udah nggak tahu harus gimana lagi. 


Usaha udah, mikir udah, tapi tetap aja nggak ada jalan. 


Di momen seperti itu, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah datang sama Tuhan - berdoa dan percaya Dia pegang kendali. 


Berserah bukan berarti kalah, tapi tanda kita percaya pada kuasa-Nya.


Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. 1 Petrus 5:7

Kamis, 10 April 2025

Percayalah kepada Tuhan

Tuhan selalu melihat hati, bukan hanya apa yang kita lakukan, tapi juga kenapa kita melakukannya. 


Kalau hatimu tulus dan niatmu murni, Tuhan akan campur tangan dalam setiap langkahmu.


Jangan khawatir soal hasil, yang penting tetap setia dan ikhlas.


Percayalah, di waktu-Nya, Tuhan akan buat semuanya indah dan berhasil.


Mazmur 37:5 (TB)  Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Rabu, 09 April 2025

Tuhan itu penolong

 Ketika kita merasa takut menghadapi masa depan dan luka dari masa lalu masih membekas, ingatlah bahwa ada tempat yang paling aman untuk menatap yaitu ke atas, kepada Tuhan Yesus. 


Dia tidak pernah gagal, tidak pernah terlambat, dan tidak pernah meninggalkan kita. 


Harapan selalu ada saat kita bersandar pada-Nya. 


Jangan biarkan ketakutan dan luka mengaburkan kasih dan kuasa-Nya.


Tuhan itu penolongku, aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

 Ibrani 13:6

Selasa, 08 April 2025

Tetap percaya

 Kadang hidup nggak selalu sesuai harapan - doa sudah dipanjatkan, usaha juga udah maksimal, tapi hasilnya belum kelihatan. 


Di momen-momen seperti itu, Tuhan sebenarnya sedang ngajarin kita buat percaya tanpa harus lihat bukti dulu. 


Iman itu bukan soal semuanya lancar, tapi soal tetap yakin meski belum lihat jalan keluar. 


Tuhan nggak pernah tinggal diam, Dia sedang bekerja di balik layar. Tetap percaya, waktunya Tuhan selalu pas.


Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.

 — 2 Korintus 5:7

Senin, 07 April 2025

MENGASIHI ALLAH melalui KELUARGA & SAUDARA.

Keluarga merupakan bagian dr prioritas. Banyak hal hidup yg dapat mjd pembelajaran ketika kita bs menyadari, bhw keluarga adl satu² nya tempat dmn kita msh memiliki rasa peduli satu sama lain, baik keluarga sedarah bahkan keluarga dalam komunitas, baik komunitas rohani maupun lainnya.

1 Yohanes 4:20, Jikalau seorang berkata: ”Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, _tidak mungkin_ mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

Semua itu dapat diwujudkan, apabila 'luka' yg pernah ada telah dipulihkan.
Bagaimana luka itu dpt pulih?
WOUND HEALING (penyembuhan luka).

Kalau orang bersenggolan/sikut²an satu dgn yg lainnya, namun dengan keadaan TANPA luka, se kencang apapun senggolan/sikutan itu, hy akan dianggap sbg hal biasa saja.

Namun apabila senggolan/sikutan itu walaupun hanya pelan, namun diantara lengan/siku ada luka (atau bahkan luka memar yg akut), tersenggol sedikit saja, akan terasa sakit yg amat sangat. 

1 Yohanes 2:10, Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.

1 Petrus 3:8, Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati.

Mulailah mengalami penyembuhan, belajarlah buka hati, agar segala luka tersembunyi dpt dipulihkan, lalui proses hidup tanpa di skip sesuai GOD'S PLANS, shg dapat menghasilkan pemakluman dalam segala hal.
Tetap semangat, God Bless.

Rabu, 02 April 2025

Tinggallah di dalam Kristus

 

Yohanes 15:3-4

Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Tinggallah di dalam Aku  dan Aku di dalam kamu.  Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

 

Setelah seseorang percaya kepada Kristus dan menerima pengampunan dosa, dia menerima hidup kekal dan kuasa untuk tetap tinggal di dalam Kristus. Setelah kuasa itu diberikan, orang percaya harus menerima tanggung jawab supaya tetap selamat dan tinggal di dalam Kristus.
 Sebagaimana ranting hanya dapat hidup selama hidup dari pokok anggur mengalir ke dalamnya, demikian pula orang percaya hanya mempunyai hidup Kristus selama hidup Kristus mengalir ke dalamnya dengan tetap tinggal di dalam Dia.

Bagaimana untuk tinggal dalam Kristus?

(1) memelihara Firman Allah senantiasa dalam hati dan pikiran serta menjadikannya penuntun tindakan kita (ayat Yoh 15:7);

(2) memelihara kebiasaan persekutuan yang intim dan tetap dengan Kristus supaya mengambil kekuatan daripada-Nya (ayat Yoh 15:7);

(3) menaati perintah-perintah-Nya, tinggal dalam kasih-Nya (ayat Yoh 15:10) dan saling mengasihi (ayat Yoh 15:12,17);

(4) memelihara kebersihan hidup kita melalui Firman Allah, menolak segala dosa dan tunduk kepada pimpinan Roh Kudus (ayat Yoh 15:3; Yoh 17:17; Rom 8:14; Gal 5:16-25; Ef 5:26; 1Pet 1:22).

Selasa, 01 April 2025

TAK ADA YANG SANGGUP MENOLONG KITA SELAIN TUHAN

 "Pertolonganku ialah dari TUHAN, yg menjadikan langit dan bumi." Mazmur 121:2


Ada banyak orang Kristen yg gampang sekali putus asa ketika diperhadapkan pada pergumulan hidup yg berat, karena mereka berpikir TUHAN tdk memperdulikan hidupnya.  Itu salah besar!  


Tdk sekalipun TUHAN meninggalkan dan membiarkan umat-Nya bergumul sendirian.  


TUHAN berkata,  "Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu." (Yes. 46:4), 


Bahkan pemazmur menegaskan bahwa Penjaga Israel tdk terlelap dan tdk tertidur  (Maz. 121:4). 


Jika TUHAN mengijinkan kita melewati masa-masa sulit itu artinya Dia sedang melatih kita utk bergantung penuh kepada-Nya.


Jangan pernah lari dari prosesnya TUHAN.  Mungkin terasa sakit tapi mendatangkan kebaikan bagi kita, sebab proses butuh waktu, kesabaran dan ketekunan.  


"Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yg dijanjikan itu."  (Ibr. 10:36)."  


Kalau TUHAN sepertinya begitu jauh, kita harus tetap mengimani kebenaran ini:  "TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu."  (Maz. 121:5).

         

Di ujung dunia mana pun kita takkan pernah menemukan pertolongan dan perlindungan yg sempurna.  


Dapatkah kita menjaga dan melindungi keluarga kita selama 24 jam penuh?  Takkan bisa.  


Perhatikan janji firman-Nya:  "Matahari tdk menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya."  (Maz. 121:6-8).

      

Oleh sebab itu, INGATLAH,

"Pertolongan dan perlindungan yg sempurna hanya kita dapatkan di dlm TUHAN, karena DIA TUHAN yg tdk pernah terlelap!"