Selasa, 27 Mei 2025

TIGA NASIHAT YANG DAPAT MEMPERKUAT IMAN KITA

 ”Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!" Roma 12:12


Nas hari ini mengajak kita utk merenungkan tiga nasihat yg dapat memperkuat iman kita di tengah tantangan dan kehidupan sehari-hari, yaitu bersukacita dlm pengharapan, sabar dlm kesesakan, dan bertekun dalam doa.


I. BERSUKACITA DALAM PENGHARAPAN

Dlm kehidupan, kita sering menghadapi situasi yg tdk pasti dan terkadang penuh dgn kekecewaan.


Namun, Paulus mengajarkan kita utk bersukacita dalam pengharapan.


Ini bukan sekadar optimisme tanpa dasar, melainkan sebuah sukacita yg bersumber dari keyakinan akan janji Tuhan.


Pengharapan Kristen bukanlah harapan kosong, melainkan harapan yg berdasar pada kepastian akan pemeliharaan dan rencana Tuhan yg baik bagi kita.


Kita diajak utk melihat lebih jauh dari situasi saat ini, mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan dan janji-janji-Nya.


II. SABARLAH DALAM KESESAKAN

Kesesakan sering kali tdk bisa dihindari dan merupakan bagian dari perjalanan hidup.


Sabar dlm kesesakan bukan berarti pasrah atau tdk berusaha mengubah situasi, tetapi lebih pada mempertahankan ketenangan dan kepercayaan kepada Tuhan di tengah cobaan.


Kesabaran adalah buah dari Roh yg tumbuh dan berkembang melalui pengalaman-pengalaman yg mendidik kita utk bergantung sepenuhnya pada kekuatan yg lebih besar dari diri kita sendiri—kekuatan Tuhan.


III. BERTEKUN DALAM DOA

Doa adalah nafas kehidupan rohani kita dan sarana komunikasi kita dgn Bapa Surgawi.


Bertekun dlm doa berarti menjadikan doa sebagai prioritas, bukan pilihan terakhir.


Dlm segala keadaan, baik suka maupun duka, kita diajak utk tetap berdoa.


Doa menguatkan hubungan kita dengan Tuhan, membuka hati kita utk menerima kehendak-Nya, dan memberi kita kekuatan utk menghadapi tantangan hidup.

               

Dlm mengaplikasikan ketiga aspek ini—bersukacita dlm pengharapan, sabar dlm kesesakan, dan bertekun dlm doa—kita akan menemukan kekuatan utk menghadapi tantangan hidup dgn penuh keyakinan dan kedamaian.


Kesulitan yg kita hadapi bukanlah penghalang utk pertumbuhan rohani, melainkan peluang utk semakin mendekat kepada Tuhan dan mengalami kasih serta kekuatan-Nya dlm hidup kita.             

          

"RENUNGAN ini mengajak kita utk mengevaluasi bagaimana kita bisa lebih mengimplementasikan ketiga aspek ini dlm kehidupan kita — menemukan sukacita dlm harapan yg diberikan Kristus, mengembangkan ketabahan melalui cobaan, dan mendalamkan komunikasi kita dgn Tuhan melalui doa."

Minggu, 25 Mei 2025

RAHMAT, DAMAI SEJAHTERA, DAN KASIH


”Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu" Yudas 1:2

Ayat hari ini menyampaikan tiga anugerah penting yg Tuhan ingin berikan kepada setiap orang percaya: rahmat, damai sejahtera, dan kasih.

Ketiga hal ini bukan hanya sekadar kata-kata indah, melainkan merupakan fondasi kehidupan rohani yg kuat.

I. RAHMAT
Rahmat adalah kemurahan hati Tuhan yang kita terima meskipun kita tidak layak.

Rahmat mengingatkan kita bahwa keselamatan dan pengampunan adalah pemberian cuma-cuma dari Allah, bukan hasil usaha kita sendiri.

II. DAMAI SEJAHTERA
Damai Sejahtera adalah ketenangan hati dan jiwa yg melampaui segala pengertian, yg hanya dapat datang dari Allah.

Dlm dunia yg penuh pergumulan dan ketidakpastian, damai sejahtera Tuhan memberikan kekuatan utk tetap teguh dan percaya.

III. KASIH
Kasih adalah dasar dari semua hubungan yg benar—kasih kepada Allah dan sesama.

Kasih yg melimpah membuat kita mampu mengampuni, melayani, dan hidup dlm kesatuan sebagai tubuh Kristus.

Ketiga elemen ini (rahmat, damai, kasih) saling melengkapi — rahmat mengampuni, damai menenangkan, kasih menyatukan.
       
"RENUNGAN ini mengajak kita utk memeriksa dan memperdalam pengalaman kita akan rahmat, damai sejahtera, dan kasih Tuhan agar hidup kita semakin dipenuhi berkat Tuhan."

Kamis, 22 Mei 2025

MENGASIHI SEBAGAI HARGA MA

”Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." Yohanes 13:35


Bagi orang percaya KASIH bukanlah sekedar suatu ajaran yg harus dipahami dan dimengerti, melainkan lebih daripada itu, KASIH adalah inti kekristenan yg harus dipraktekkan dan dilakukan secara nyata dlm kehidupan sehari-hari.


Kristus memberikan sebuah perintah yg tdk bisa ditawar yaitu:

”……supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi."  (Yoh 13:34).


Dlm KASIH ini Kristus bukan hanya sekedar mengajarkan dan memberikan perintah kepada para pengikut-Nya, tetapi Ia sendiri telah memberikan teladan hidup bagaimana seharusnya mengasihi dgn benar.

            

Banyak orang Kristen merasa keberatan bila harus mengasihi orang lain, karena mengasihi itu selalu identik dgn tindakan memberi atau berkorban.


Kristus sendiri telah membuktikan betapa Ia mengasihi kita dgn mengorbankan nyawa-Nya di kayu salib:

”Tdk ada KASIH yg lebih besar dari pada KASIH seorang yg memberikan nyawanya..."  (Yoh 15:13).


Karena kita telah mengalami KASIH KRISTUS, maka sudah sepatutnya kita membagikan KASIH itu kepada orang lain.


MENGASIHI yg Kristus ajarkan bukan sebatas KASIH terhadap orang yg mengasihi kita, tapi juga KASIH kepada orang yg membenci kita  (musuh)  sekalipun.


"Dan jikalau kamu mengasihi orang yg mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yg mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yg berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian."  (Lukas 6:32-33).


Jujur kita akui bahwa mengasihi musuh adalah hal yg teramat sulit utk dilakukan, bila hal itu dilakukan dgn kekuatan sendiri.

              

Kita harus ingat bahwa Tuhan memerintahkan kita utk mengasihi karena kita sudah memiliki benih KASIH BAPA (1Yoh 4:7).


Inilah yg memampukan kita utk mengasihi, sedangkan dari pihak kita hanya diperlukan  'kemauan', bukan kemampuan.


Roh Tuhan yg ada di dlm kita itulah yg memapukan kita utk bisa mengasihi.

       

Oleh sebab itu, INGATLAH! "Jangan pernah berkata kita mengasihi Tuhan, bila terhadap sesama yg terlihat secara kasat mata saja kita tak menunjukkan KASIH!”

Rabu, 21 Mei 2025

KETEKUNAN DALAM DOA DAN IMAN YANG TEGUH KEPADA ALLAH

 ”Tidakkah Allah akan memberi keadilan kepada orang-orang pilihan-Nya yg siang malam berseru kepada-Nya? Apakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera memberi keadilan kepada mereka. Tetapi, ketika Anak Manusia itu datang, apakah Ia akan mendapati iman di bumi?" Lukas 18:7-8 (TB2)


Dalam nas hari ini, Yesus mengajarkan kepada kita tentang ketekunan dalam doa dan iman yg teguh kepada Allah.


Ayat ini muncul dlm konteks perumpamaan tentang janda yg terus-menerus meminta keadilan kepada hakim yg lalim.


Jika hakim yg tdk benar saja akhirnya memberikan keadilan karena kegigihan janda itu, apalagi Allah yg penuh kasih kepada umat-Nya?

                

Sering kali, kita merasa bahwa jawaban Tuhan atas doa kita tertunda. Kita bertanya,

"Mengapa Tuhan belum menjawab?" atau "Apakah Tuhan mendengar seruan saya?"


Namun, ayat ini menegaskan bahwa Allah tdk pernah menutup telinga terhadap doa anak-anak-Nya. 


Dia akan memberikan keadilan dan pertolongan pada waktu-Nya yg tepat.

               

Tetapi, Yesus mengakhiri perikop ini dgn pertanyaan yang menggugah hati:

"Tetapi, ketika Anak Manusia itu datang, apakah Ia mendapati iman di bumi?"


Ini adalah tantangan bagi kita semua. Apakah kita tetap beriman, bahkan ketika jawaban Tuhan terasa lambat?


Apakah kita tetap percaya dan berdoa dgn penuh harapan, atau justru menyerah dan meragukan-Nya?

                

IMAN SEJATI bukan hanya bertahan dlm pengharapan, tetapi juga bertumbuh dlm kesabaran dan ketekunan.


Tuhan rindu melihat iman yg terus bersinar, meskipun dunia dipenuhi dgn ketidakadilan dan pencobaan.


Marilah kita berpegang teguh pada janji-Nya, terus berseru kepada-Nya, dan tetap percaya bahwa keadilan-Nya pasti dinyatakan pada waktunya.

Selasa, 20 Mei 2025

MUJIZAT BESAR DI BALIK MASALAH BESAR

… justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku." 2 Korintus 12:9b


Kehidupan memang tak pernah lepas dari masalah atau tantangan.


Selama kita hidup, masalah itu akan selalu ada. Terkadang saat mengalami masalah, kita menjadi bimbang dan keraguan timbul dlm hati.


Sering kali kita pun menghadapi masalah dgn sikap negatif dan penuh dgn keputusasaan, sehingga kita sulit mencapai kemenangan atas persoalan tersebut.


Namun, jika kita renungkan kembali, kerap kali, semakin besar masalah yg kita hadapi, di saat yg sama, mujizat besar mengikuti tepat di belakangnya.


Seperti halnya yg dialami oleh Petrus saat di dlm penjara. Alkitab mencatat malam sebelum Petrus akan dihukum mati, malaikat Tuhan datang melepaskan belenggunya, membutakan penjagaan berlapis serdadu Roma, dan membuka pintu gerbang utama kota utk dapat meloloskan Petrus. 


Sehingga Petrus akhirnya dapat kembali bersama para rasul yg lain utk melanjutkan Amanat Agung Tuhan Yesus (Kis 12:4-17).


Kejadian yg sama juga dialami Paulus dan Silas saat dipenjara di Filipi (Kis. 16:23-26).


Dari kedua kejadian ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa di balik masalah yg besar senantiasa tersedia mujizat pertolongan Tuhan yg lebih dahsyat.

        

Jika saat ini ada di antara kita yg sedang berada di masa yg penuh tantangan besar, pergumulan, dan proses yg bertubi-tubi. Maka, percayalah bahwa mujizat yg besar juga sedang terjadi dlm hidup kita.


Tetaplah berdiri teguh dlm iman, pelihara pengharapan kepada Tuhan, dan bertumbuh dlm kasih, maka kita akan melihat penyertaan Tuhan yg nyata dlm perjalanan hidup kita.

            

Apa pun masalah yg sedang kita hadapi saat ini, Tuhan tidak akan membiarkan kita jatuh hingga tergeletak dan akan mengulurkan pertolongan dari atas. 


Justru, melalui semua itu dan oleh rahmat Tuhan, kita akan muncul sebagai pemenang!

     

Oleh sebab itu, INGATLAH! “MUJIZAT BESAR terjadi saat ada MASALAH YANG BESAR.”

               

Senin, 19 Mei 2025

DOA MEMINTA BERKAT DAN PERTUMBUHAN BAGI UMAT TUHAN

 ”Kiranya TUHAN memberi pertambahan kepada kamu, kepada kamu dan kepada anak-anakmu."

Mazmur 115:14


Nas hari ini merupakan doa yg dipanjatkan oleh pemazmur, ia meminta berkat dan pertumbuhan bagi umat Tuhan. 


Ayat ini mengandung janji yg penuh harapan dan berkat dari Tuhan, yg ingin kita renungkan dlm hidup kita sehari-hari.


Mari kita menggali lebih dlm makna dari ayat ini dan apa yg dapat kita refleksikan dlm hidup kita.


1. BERKAT YANG SEJATI DIBERIKAN OLEH TUHAN

 Pemberian berkat dari Tuhan dlm konteks ini adalah doa agar umat Tuhan diberkati dgn pertumbuhan dan perkembangan dlm segala aspek kehidupan.


"JUMLAHMU"

tdk hanya terbatas pada jumlah fisik atau materi, tetapi juga bisa merujuk pada berkat rohani, pertumbuhan iman, dan penambahan dlm pelayanan kepada Tuhan.


Tuhan tdk hanya memberikan berkat dlm hal yg tampak, tetapi juga berkat yg lebih dlm, dlm kehidupan rohani kita.


INTINYA, semua berkat sejati itu berasal dan datangnya dari TUHAN.


2. BERKAT DALAM KETURUNAN

Pemazmur tdk hanya berdoa utk pertambahan jumlah diri kita sendiri, tetapi juga utk keturunan kita, yg menggambarkan harapan agar generasi mendatang juga mengalami berkat dan kasih Tuhan.


Doa ini mengingatkan kita bahwa berkat Tuhan harus dirasakan oleh anak cucu kita dan diwariskan utk generasi berikutnya.


3. PERTUMBUHAN DALAM IMAN DAN KASIH

Jumlah dan keturunan yg dimaksudkan dlm ayat ini bukan hanya tentang penambahan angka, tetapi juga tentang pertumbuhan dlm iman dan pembentukan karakter menurut kehendak Tuhan.


Tuhan ingin agar umat-Nya berkembang dlm kasih dan pelayanan.


4. BERKAT YANG BERSIFAT BERKELANJUTAN

Doa pemazmur ini tdk hanya berfokus pada pertumbuhan sesaat, tetapi juga pada berkat yg berkelanjutan.


Ketika Tuhan menambah jumlah dan keturunan umat-Nya, itu adalah bagian dari rencana Tuhan yg lebih besar utk menjadikan umat-Nya sebagai saluran berkat bagi dunia.


Setiap berkat yg diberikan oleh Tuhan adalah utk memperluas Kerajaan Allah di bumi ini.


5. BERSYUKUR DAN MENGGUNAKAN BERKAT DENGAN BIJAK

Ketika kita berdoa agar Tuhan menambah jumlah kita dan keturunan kita, kita juga diajak utk bersyukur atas berkat yg sudah kita terima dan menggunakan berkat tersebut dgn bijak.


Berkat yg kita terima harus dipergunakan utk kemuliaan Tuhan dan pelayanan kepada sesama.

                

Mazmur 115:14 mengajarkan kita utk meminta dan mengucap syukur atas berkat Tuhan yg melimpah.


Kita berdoa agar Tuhan menambah jumlah kita dlm segala aspek kehidupan — baik fisik, rohani, maupun pelayanan kepada Tuhan. 


Kita juga diajak utk mendoakan agar keturunan kita turut menerima berkat yg sama dan bertumbuh dlm iman.

         

Oleh sebab itu, 

Mari kita hidup dgn rasa syukur dan tanggung jawab, menggunakan setiap berkat yg Tuhan berikan utk kemuliaan nama-Nya.

Minggu, 18 Mei 2025

FIRMAN+IMAN+TAAT= MUJIZAT

 ”Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman", Ibrani 3:15


Ada banyak orang Kristen yg beranggapan bahwa iman dan firman itu adalah dua hal yg terpisah, tdk ada kaitan sama sekali. BENARKAH? 


Sesungguhnya iman dan firman Tuhan adalah dua hal yg tak terpisahkan, merupakan satu kesatuan.

Tidak ada firman tdk ada iman, karena iman timbul akibat mendengar firman Tuhan.


”Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."  (Roma 10:17).


Ketika kita taat melakukan apa yg kita dengar kita akan mengalami perkara yg heran dan ajaib.

”Apa yg tdk pernah dilihat oleh mata, dan tdk pernah didengar oleh telinga, dan yg tdk pernah timbul di dlm hati manusia: semua yg disediakan Allah utk mereka yg mengasihi Dia."  (1Kor 2:9).

            

Ketika mendengar suara Tuhan, “Datanglah!"  (Matius 14:29), timbul iman dlm diri Petrus sehingga ia pun turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.

Karena iman, Petrus dapat melakukan hal yg secara manusia mustahil utk dilakukan.

Iman Petrus timbul setelah ia mendengar firman Tuhan, di mana iman itu disertai dgn perbuatan atau tindakan.


”Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dgn perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna." (Yak 2:22) 


Mendengar firman Tuhan, lalu timbul iman, dan kemudian taat melakukan firman yg telah didengar adalah langkah utk mengalami mujizat.

Ketika taat melakukan apa yg diperintahkan Tuhan melalui abdi-Nya (Elia), janda Sarfat juga mengalami mujizat dan perkara-perkara yg mustahil.


”Tepung dlm tempayan itu tdk habis dan minyak dlm buli-buli itu tdk berkurang seperti firman TUHAN yg diucapkan-Nya dgn perantaraan Elia."  (1Raja 17:16).

           

Kita pun akan mengalami perkara-perkara besar ketika kita taat melakukan firman Tuhan yg telah kita dengar.

Sebaliknya, selama kita masih mengeraskan hati, berjalan dgn kekuatan sendiri dan tdk mau taat melakukan firman Tuhan yg telah kita dengar, mujizat dan perkara-perkara ajaib itu akan semakin jauh dari kehidupan kita.

      

Oleh sebab itu, INGATLAH! “Kekerasan hati dan ketidaktaatan adalah penghalang utama utk mengalami perkara-perkara yg mustahil!”


Kamis, 15 Mei 2025

TUHAN MENGERJAKAN DI DALAM KITA, BAIK KEMAUAN MAUPUN PEKERJAAN

 "karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya." Filipi 2:13


Ketika Musa dipanggil Tuhan utk membawa umat Israel keluar dari Mesir, Tuhan mengutus Musa secara apa adanya.


Tuhan tdk menunggu Musa menjadi hebat dulu.


Yang Tuhan minta kepada Musa hanya satu hal, TAAT akan perintah-Nya.


Tuhan tdk mencari kelebihan Musa atau pun mengandalkan kehebatan Musa.


Tuhan memulai perjalanan langkah Musa dgn apa yg ada di dlm tangannya, yaitu TONGKATNYA.


Tuhan memang tdk pernah mencari sesuatu yg tdk kita miliki.


Tuhan juga tdk menunggu kita hebat dan mampu dulu, baru Tuhan memulai rencana-Nya atas hidup kita.


PELUANG terbuka lebar di depan kita.


Kita tdk boleh hanya duduk diam dan menunggu kesuksesan mendatangi kita.


Kita harus mendorong diri kita utk segera masuk dlm rencana Tuhan dgn mengambil peluang yg ada, apa pun kondisi dan situasi kita saat ini.


Kerjakan bagian kita dgn serius dan sungguh-sungguh, Tuhan akan melakukan yg menjadi bagian-Nya.


Maka lihatlah, apa yg kita tdk pernah bayangkan, akan terjadi dlm hidup kita.


BUKAN KARENA SIAPA KITA, TETAPI TUHAN YANG  HEBAT ITU YANG MEMIMPIN DAN MEMBERKATI KITA !

Rabu, 14 Mei 2025

PEKERJAAN BAIK


EFESUS 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Kita diciptakan bukanlah suatu kebetulan. Kita adalah hasil mahakarya Tuhan. Dalam bahasa Yunani, kata "buatan" yang digunakan di sini adalah "poiēma", akar kata yang sama untuk kata "puisi." Kata ini menyiratkan seni, kesengajaan, dan keindahan yang dari Tuhan. Kita adalah ciptaan Allah yang dibuat dengan hati-hati, dirancang dengan tujuan dan kasih-Nya yang ditempatkan di dalam kita.

Ketika Paulus mengatakan bahwa kita diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, ia menekankan bahwa keselamatan bukan hanya tentang diselamatkan dari dosa, tetapi diselamatkan untuk sesuatu tujuan indah, untuk menjalani hidup yang memiliki tujuan dan dampak. Pekerjaan baik ini tidak menghasilkan keselamatan; sebaliknya, pekerjaan baik ini mengalir atau buah dari keselamatan yang telah disediakan dan diberikan Yesus melalui salib-Nya. Allah telah mempersiapkannya—tugas kita adalah untuk menjalaninya dengan setia.

Tanyakan kepada Tuhan, "Pekerjaan baik apakah yang telah Engkau persiapkan bagiku hari ini?" Jangan bandingkan panggilanmu dengan orang lain. Kamu diciptakan secara unik untuk pekerjaan yang dirancang Tuhan untukmu. Percayalah bahwa Tuhan memperlengkapimu untuk setiap pekerjaan baik yang Dia tetapkan bagimu. Jangan kaget ketika Tuhan menunjukkan pekerjaan baik yang Dia maksudkan itu lewat sebuah masalah. Ketika ada masalah, Tuhan sedang membentuk dan mengubah kita menjadi makin serupa dengan karakter-Nya, supaya kita dipersiapkan untuk melakukan pekerjaan baik. 

Semua ini untuk menunjukkan karakter Kristus di dalam kita, supaya kemuliaan Tuhan dinyatakan lewat hidup kita. AMIN ! 

Selasa, 13 Mei 2025

MENIKMATI PEMBERIAN TUHAN

”Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah.” Pengkhotbah 3:13

Salah satu hal yg membuat manusia berbahagia adalah karena dapat menikmati kesenangan dari hasil pekerjaan dan jerih payahnya sehari-hari.

Bahkan jika bisa menikmati makan dan minum saja sudah merupakan anugerah dari Tuhan

Ada banyak orang yg tdk bisa menikmati makanan dan minumannya, bukan hanya karena tdk mampu tetapi juga karena masalah kesehatan yg diderita mereka.
             
Ayat firman hari ini mengingatkan kita, bahwa kita bisa menikmati semuanya semata-mata adalah karena pemberian Tuhan.*

Jika kita menyadari bahwa sudah terlalu banyak yg Tuhan berikan kepada kita maka kita akan dijauhkan dari sikap bersungut-sungut dan tdk berterima kasih pada yg empunya kehidupan ini.

Hargai dan syukurilah setiap pemberian Tuhan sekecil apa pun itu, maka itu akan menyenangkan hati-Nya.
        
Oleh sebab itu, INGATLAH!
“Semua yang kita nikmati adalah anugerah TUHAN, Bersyukurlah selalu.”
              

Senin, 12 Mei 2025

DOSA KEBODOHAN

Lalu kata Harun kepada Musa: "Ah tuanku, janganlah kiranya timpakan kepada kami dosa ini, yang kami perbuat dalam KEBODOHAN kami." Bilangan 12:11

Banyak orang menganggap KEBODOHAN dan kepintaran berdasarkan nilai rapor. Oleh karena itu, orang tua melakukan berbagai cara supaya nilai rapor anaknya menjadi lebih baik. 

Les mata pelajaran biasanya menjadi pilihan. Namun, apakah perihal KEBODOHAN hanya perkara nilai rapor? 

Apakah seseorang yg nilai rapornya bagus tdk akan MELAKUKAN KEBODOHAN?

Harun menyebut bahwa perkara yg dilakukannya bersama Miryam adalah dosa dlm KEBODOHAN mereka (Ay 11). 

Mereka mencela tindakan Musa (Ay 1). Mereka merasa bahwa Musa bukan satu-satunya orang yg menjadi perantara menyampaikan firman TUHAN (Ay 2). 

Menurut TUHAN, tindakan Miryam dan Harun adalah tanda bahwa mereka tdk benar benar mengenal Musa (Ay 6-8).

Tindakan Miryam dan Harun itu bukan hanya penolakan terhadap Musa, melainkan sikap meragukan pilihan TUHAN. 

Seakan-akan mereka menyatakan bahwa TUHAN salah memilih Musa. Itulah KEBODOHAN mereka, yaitu tdk peka dan mencermati yg sebenarnya terjadi sehingga melakukan yg tdk benar.

KEBODOHAN semacam itu sangat mudah dilakukan oleh manusia. Orang memiliki pendapatnya sendiri tentang kebenaran. 

Bahkan, pada saat sesuatu itu tdk menguntungkan bagi dirinya, orang cenderung melihat hal itu sebagai sebuah kekeliruan atau kesalahan. 

Orang mudah memprotes sesuatu, tanpa mencermati hal sebenarnya.

Maka dari itu, diperlukan kesediaan menjadi pintar. Bukan hanya pintar secara akademis, namun juga pintar dan cermat dlm hal melihat dunia serta melakukan penilaian dan menentukan sikap terhadapnya. 

Kebijaksanaan akan tumbuh saat memandang kehidupan. Kebijaksanaan membuat orang tidak mudah terombang-ambing atau sekadar ikut arus, namun dapat membuat orang menjadi berpendirian dan menjalani hidupnya secara benar.

Hal serupa perlu dilakukan dlm memandang orang lain. Kita perlu mengenal seseorang dgn benar sebelum menilai atau berkomentar tentangnya. 

Mari menjadi pintar supaya tak jatuh pada dosa KEBODOHAN. 

Mari belajar menjadi cermat dan peka dlm hidup kita.

Sabtu, 10 Mei 2025

MENJADI LANSIA TIDAK BERARTI BERHENTI

”Sebab itu kami tdk tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”
2 Korintus 4:16

Setiap orang akan mengalami pertambahan usia. Usia manusia pada umumnya adalah 70 tahun dan bisa mencapi 80 tahun.
           
Pemazmur mengatakan:
”Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru dan kami melayang lenyap. (Maz 90:10)
               
Dgn bertambahnya usia berarti hidup biologis kita berkurang bila dilihat dari merosotnya kondisi fisik dan kesehatan.

Sehingga ada pertanyaan jika kita menjadi tua apakah yg bisa dilakukan:

1. TETAP BERTUMBUH DAN GIAT DALAM HAL-HAL ROHANI
Semakin lama waktu yg diberikan Tuhan dlm hidup memberikan kesempatan utk bersekutu, membaca firman Tuhan dan berdoa, maka dgn demikian kehidupan batiniah akan bertumbuh walaupun kehidupan jasmaniah trus semakin menurun.

2. HIDUP BIJAKSANA DAN MENJADI TELADAN
”Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yg bijaksana (Maz 90:12).
Kehidupan yg singkat haruslah dimanfaatkan dgn maximal dan dijalani dgn bijaksana. 

Satu alasan utk lanjut usia adalah kepercayaan bahwa orang tua dianggap telah mencapai kebijaksanaan dgn lebih dulu mengalami pengalaman hidup.

3. UTAMAKAN HAL-HAL YANG MENJADI PRIORITAS KARENA WAKTU YANG TERBATAS
Lakukan hal yg baik kepada orang-orang terdekat dan disekitar kita sebab kita tdk tahu apakah masih ada kesemptan hari esok utk kita.

4. BERGANTUNG DAN BERSERAH KEPADA TUHAN YESUS
”Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu terus, Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. (Yes 46:4)
Manusia adalah makhluk ciptaan yg berpribadi, yg diciptakan menurut rupa dan gambar ALLAH, memiliki kemandirian yg relatif tdk mutlak dlm arti bisa memilih dan memutuskan tetapi kehendak-Nya yg terjadi dan Mutlak, sehingga sebagai makhluk ciptaan-NYA, kita bergantung kepada-NYA.

5. TETAPLAH BERKARYA SELAGI BISA
Usia tua tdk akan membuat kita kurang bersemangat justru dgn menjadi tua kita masih memiliki kesempatan terakhir utk melakukan hal-hal yg bermanfaat, seperti: menekuni hobi, menulis, membaca, bernyanyi, dll. Bahkan berdoa utk orang lain.

6. TETAP PERCAYA DAN SETIA KEPADA TUHAN YESUS
”Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-NYA, dan IA akan bertindak” (Maz 37:5).
Ketika usia semakin lanjut dan kondisi fisik tdk berdaya dan bahkan tdk memiliki apa pun, selain TUHAN, itu sudah cukup bagi kita, karena memang hanya DIA yg kita perlukan. 

CARILAH TUHAN DENGAN SEGENAP HATIMU.

Pemazmur mengatakan: TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yg hidupnya berkenan kepada-NYA, apabila ia jatuh, tdklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. Dulu aku muda sekarang telah menjadi tua, tetapi tdk pernah orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti, tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat (Maz 37:23-26).
        
Oleh sebab itu, INGATLAH, “Menjadi tua bukanlah pilihan tetapi realita yg harus dihadapi.

Bukan berapa lama kita hidup tetapi bagaimana kita menjalani hidup ini yg berkenan kepada TUHAN dan menjadi berkat bagi orang lain.”
             

Rabu, 07 Mei 2025

TUHAN SELALU PUNYA RENCANA


”Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya. Mazmur 19:2

Alam semesta ini ada oleh karena karya tangan Tuhan.

Betapa menakjubkan saat Tuhan merenda dunia dan segala isinya ini, seperti tertulis:
”Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” (Kej 1:1)

Maka, sungguh mengherankan bila ada orang tdk percaya kepada Tuhan atau meragukan keberadaan Tuhan, Pencipta alam semesta.

Daud dlm mazmurnya menulis:
“Orang bebal berkata dlm hatinya: ‘Tidak ada Allah.’ (Maz 14:1a)

Jadi orang-orang yg masih menyangkal adanya Tuhan dan tdk mau mengakui bahwa Tuhan itu ada disebut sebagai orang bebal atau bodoh!
              
Tuhan menciptakan alam semesta dan segala isinya ini pasti ada maksud tertentu, bukan sebuah kebetulan.

Ada rencana yg indah di balik segala sesuatu. Karena itu kita harus percaya!

Harus kita akui bahwa pikiran kita sebagai manusia sangat terbatas dan tak mampu menjangkau pikiran dan rencana Tuhan seperti diungkapkan oleh pemazmur,
”Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. (Maz 139:17-18a)

Ada ide yg cemerlang dan luar biasa di balik segala sesuatu yg terjadi di dunia ini, dan ide itu berasal dari pikiran Tuhan sendiri.
            
Jadi langit dan bumi mengisahkan betapa agung dan dahsyat pekerjaan tangan-Nya.

Tidak hanya itu, Tuhan juga mengatur perputaran musim dan cuaca; matahari, bulan dan bintang pun tunduk kepada-Nya dan mengerjakan tugasnya masing-masing.
           
Jika menyadari akan hal ini, siapakah kita ini di hadapan Tuhan? Sesungguhnya kita ini nothing artinya bukan apa-apa di hadapan-Nya!

Namun kita patut berbangga karena Tuhan menciptakan dan menyediakan alam semesta beserta segala isinya ini utk kita, supaya kita berkarya bagi hormat dan kemuliaan nama-Nya saja.
       
Oleh sebab itu, INGATLAH!
“TUHAN Menciptakan dan menyediakan alam semesta beserta segala isinya ini utk kita, supaya kita berkarya bagi hormat dan kemuliaan nama-Nya.”
              

Selasa, 06 Mei 2025

Tuhan tidak pernah meninggalkan

 YOSUA 1:9, Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."

  

Transisi bisa menyenangkan sekaligus meresahkan. Kita sering menghadapi hal yang tidak diketahui, memasuki lembaran baru dalam hidup ini atau mungkin kita sekarang sedang berada di tengah-tengah perubahan musim kehidupan yang membingungkan dan menakutkan.

Tuhan tidak pernah berubah saat keadaan kita berubah. Meskipun lingkungan sekitar kita mungkin berubah, kehadiran-Nya tetap menjadi jangkar kehidupan kita yang tak tergoyahkan.

Ketika kita melalui transisi, misalnya perubahan pekerjaan, kematian, kehilangan sesuatu yang berharga, pindah tempat tinggal, masuk ke pernikahan, dan lain-lainnya, percayalah bahwa Tuhan masih dan selalu bekerja. Sebuah transisi tidak membatalkan rencana Tuhan, tetapi justru sebuah transisi sering kali menggenapinya.

Firman Tuhan adalah jangkar di masa-masa transisi atau ketidakpastian. Kekuatan, hikmat dan kesuksesan kita tidak datang dari kekuatan kita, tetapi dari mengikuti Firman Tuhan.

Di setiap musim transisi, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.

FILIPI 1:6, "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus".

Ketika Tuhan bawa kita ke musim yang baru, penyertaan, pertolongan, damai, sukacita dan hikmat-Nya sudah tersedia bagi kita saat kita sedang proses transisi berganti musim.

Apa yang Tuhan mulai, Dia akan mengakhirinya dengan indah untuk kita.

Minggu, 04 Mei 2025

TUHAN TIDAK PERNAH MENCIPTAKAN HARI YG SIAL


“Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! “ Ratapan 3:22-23


Setiap hari adalah karunia dari Tuhan yg akan menjadi berkat bagi kita.

Persoalannya ada pada kita.
Bagaimana kita menanggapi setiap hari yg Tuhan berikan?

Jika kita menerimanya sebagai pemberian-Nya yg berharga, maka kita pasti tdk akan menyia-nyiakannya.

Kita akan berusaha keras, berjuang sekuat tenaga utk mengisi hari-hari tersebut, maka hari-hari itu akan menjadi berkat yg hebat yg Tuhan rencanakan bagi kita.

Simak kata Vernon Patterson berikut ini :

“SELALU ADA KETIDAK PASTIAN DI DEPAN, TETAPI SELALU ADA YANG PASTI, KEHENDAK TUHAN ITU BAIK BAGI KITA.”

Itulah sebabnya kita harus memiliki motto kehidupan berikut ini :

AKU AKAN MELAKUKAN YANG TERBAIK, TUHAN AKAN MENGERJAKAN YANG AKU TIDAK SANGGUP LAKUKAN.

Jumat, 02 Mei 2025

BERITAKANLAH KABAR BAIK BAGI SEMUA ORANG

”Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Markus 16:15

Perikop di atas ini adalah bagian dari perintah dan amanat yg diwariskan oleh Tuhan Yesus kepada semua orang yg percaya kepada-Nya, dimulai oleh para murid-Nya supaya mereka pergi sampai ke ujung dunia utk memberitakan Kabar Baik (Injil) itu. 

Dunia ini adalah ladang penginjilan Allah.
Allah di dalam Kristus telah datang terlebih dahulu utk meletakkan dasar-dasar penginjilan itu, dimana berita utama dlm kabar baik itu adalah berita pengampunan dosa dan tawaran Allah akan keselamatan hidup yg kekal bagi setiap orang yg percaya. 

Inilah dasar pemberitaan para murid-murid supaya kabar baik itu membawa pembaharuan bagi kehidupan yg memberi masa depan yg baik utk seluruh ciptaan Allah yg sebelumnya telah rusak oleh karena pengaruh dosa.

Firman Tuhan pada hari ini mengajak kita semua utk bertekun memberitakan Kabar Baik itu kepada semua orang yg merindukan lawatan Tuhan di saat-saat tersulit kehidupan yg kita alami pada saat ini.

Apabila Kabar Baik itu tdk diberitakan maka banyak kesengsaraan dan penderitaan yg akan selalu menekan kehidupan kita dan semua ciptaan Allah.

Karena itu, Allah mengutus kita menjadi pembawa kabar baik ini, marilah kita penuhi panggilan itu dgn kesetiaan dan tdk menjadi tawar hati apabila tantangan datang menghadang. 

Sebab Dia berjanji kepada kita bahwa,
“….Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir Zaman” (Mat.28:20b).

Kamis, 01 Mei 2025

4 PELAJARAN PENTING DARI KISAH PERJALANAN KE EMAUS

 ”Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.” Lukas 24:15


Sampai hari ini, salah satu kisah yg diingat atau bahkan dibahas oleh umat Kristiani terkait kebangkitan Tuhan Yesus adalah peristiwa penampakan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya di jalan menuju ke Emaus.


Berikut empat hal yg bisa kita petik dari penampakkan Yesus kepada murid-murid-Nya yg sedang berjalan menuju ke Emaus:


1. JANGAN TINGGALKAN PERSEKUTUAN (Lukas 24: 13-20).

Emaus merupakan kampung yg terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem. Entah apa alasan sebenarnya kedua murid Yesus menuju ke sana, tetapi yg pasti tindakan kedua orang murid itu justru berlainan dgn sebagian besar murid Yesus yg memilih tinggal di Yerusalem.

       

Dgn kata lain kedua orang murid ini tdk memahami kebenaran dan berjalan di luar kehendak Tuhan. Oleh sebab itu, kita jangan heran Yesus menegur kebodohan mereka. 


Dia melakukannya karena murid-murid tersebut tdk percaya segala sesuatu yg telah dikatakan para nabi, bahwa pada akhirnya Anak Manusia akan bangkit dari maut pada hari ketiga kematian-Nya.


Kebangkitan Yesus adalah kemenangan bukan hanya utk pihak Allah, tetapi juga utk kita – orang-orang yg percaya kepada-Nya. 


Karena Yesus menang atas maut, maka kita pun pasti bisa menang atas masalah-masalah kita.


Oleh sebab itu, jangan pernah lari dari gereja atau persekutuan ketika kita mengalami persoalan yg tdk mengenakkan. 


Sebab, kita pasti mampu keluar dari persoalan apa pun itu.


2. PAHAMI FIRMAN DENGAN BENAR (Lukas 24: 21).

Kedua murid tdk memahami dgn benar apa yg Yesus pernah sampaikan selama masih bersama-sama dgn mereka, mereka pikir Yesus akan memimpin mereka keluar dari penjajahan orang Romawi saat itu, tetapi kenyataannya Yesus malah ditangkap dan dihukum mati.


Pemahaman yg salah mempengaruhi kepercayaan mereka sehingga mereka melakukan tindakan yg salah dgn meninggalkan Yerusalem.

      

Membaca, merenungkan dan memahami Firman Tuhan dgn benar akan membuat kita mengetahui apa yg menjadi kehendak Tuhan bagi kehidupan kita.


3. YESUS SELALU HADIR  (Lukas 24: 15).

Yesus bukan hanya Allah yg maha kasih atau maha kuasa tetapi juga maha hadir, Dia hadir ketika kedua murid sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran mengenai DIA, dan bukan hanya sekedar hadir tetapi Yesus mau berjalan bersama-sama dgn mereka (Lukas 24:15).


Sebagai murid Kristus kita harus menyadari dan percaya bahwa Dia Imanuel, Allah beserta kita. 


Yesus selalu hadir di setiap persekutuan orang percaya, Yesus selalu hadir di setiap saat kita bercakap-cakap dan bertukar pikiran mengenai DIA. 


Yesus selalu hadir bagi setiap orang yg memanggil nama-Nya. Bahkan Dia rela berjalan bersama dgn kita saat suka mau pun duka.


Firman Tuhan katakan dlm Matius 28:20

”Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”


4. KITA HARUS MENGUNDANG YESUS (Lukas 24: 28-29)

Lukas 24:28-32 menceritakan bagaimana Yesus berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya ketika hampir sampai di Emaus. Tetapi kedua murid mendesak agar Ia tinggal bersama dgn mereka. 


Akhirnya Yesus pun bersedia, dan malam itu merupakan malam yg penuh berkat karena Yesus mencelikan mata hati mereka yg buta, iman mereka kembali bangkit atau berkobar-kobar. Yesus sungguh memberkati mereka.


Jika ingin segala hal di dlm hidup kita diberkati, keluarga, usaha, pekerjaan, pelayanan, dan lainnya, maka kita juga hrs ngotot atau mendesak agar Yesus selalu bersama-sama dgn kita, kita hrs selalu mengundang Dia hadir di dlm segala bidang hidup kita sehingga Kerajaan Allah sungguh nyata di hidup kita.