Ayat Alkitab: Wahyu 2:9–10
> "Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! ... Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan."
Saudara yang dikasihi Tuhan,
Setelah Efesus, Yesus menyampaikan surat kepada jemaat Smirna.
Berbeda dengan Efesus yang mendapat teguran karena kehilangan kasih semula, jemaat Smirna dikenal sebagai jemaat yang mengalami penderitaan dan kemiskinan.
Namun, ada satu kalimat Yesus yang sangat menyentuh:
"Engkau kaya!"
Secara duniawi mereka miskin. Mereka menghadapi tekanan, kesulitan, bahkan penganiayaan. Tetapi di mata Tuhan, mereka kaya.
Mengapa?
Karena kekayaan rohani tidak selalu terlihat dari banyaknya harta, besarnya gedung gereja, atau banyaknya jumlah jemaat. Kekayaan rohani terlihat dari iman yang tetap bertahan ketika keadaan tidak sesuai harapan.
Saudara, terkadang kita berpikir bahwa jika Tuhan mengasihi kita, seharusnya hidup kita selalu mudah.
Tetapi surat kepada jemaat Smirna mengajarkan bahwa kasih Tuhan tidak berarti kita bebas dari penderitaan.
Ada masa ketika kita berdoa, tetapi masalah belum selesai. Ada masa ketika kita setia, tetapi justru menghadapi tekanan. Ada masa ketika kita melakukan yang benar, tetapi tetap mengalami ketidakadilan.
Namun, jangan salah mengartikan keadaan sulit sebagai tanda bahwa Tuhan meninggalkan kita.
Ilustrasi:
Emas tidak menjadi murni karena disimpan di tempat yang nyaman. Emas dimurnikan melalui proses pembakaran.
Demikian pula, iman kita sering kali menjadi semakin kuat ketika melewati proses kehidupan yang tidak mudah.
Yesus tidak menjanjikan bahwa jemaat Smirna tidak akan mengalami penderitaan. Tetapi Dia memberikan janji yang lebih besar: mahkota kehidupan bagi mereka yang setia.
Perenungan pribadi:
Apakah kita hanya setia ketika berkat datang, atau tetap setia ketika jawaban doa belum terlihat?
Ingatlah, Tuhan tidak pernah melupakan air mata orang yang tetap percaya kepada-Nya.
Doa:
Tuhan Yesus, kuatkan kami ketika menghadapi kesulitan. Ajarlah kami untuk tidak mengukur kasih-Mu berdasarkan keadaan. Biarlah iman kami tetap teguh, sampai akhir perjalanan hidup kami. Amin.