Shalom dan selamat pagi, Saudaraku yang dikasihi Tuhan.
Saudaraku, dalam perjalanan hidup ini, kita sering mencari banyak hal: kesuksesan, keamanan, kebahagiaan, dan masa depan yang lebih baik. Namun, pernahkah kita sungguh-sungguh mencari hikmat Tuhan dengan kesungguhan yang sama?
Amsal 2:6 berkata, “Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian.”
Firman Tuhan mengajarkan bahwa hikmat sejati bukan hanya berasal dari pengalaman atau kepintaran manusia, melainkan dari Tuhan sendiri. Karena itu, kita diajak untuk menerima firman-Nya, menyimpan perintah-Nya dalam hati, dan sungguh-sungguh mencari pengertian seperti mencari harta yang tersembunyi.
Saudaraku, ketika kita menghadapi keputusan sulit, jangan hanya bertanya, “Mana yang paling menguntungkan bagi saya?” tetapi bertanyalah, “Tuhan, mana yang benar dan berkenan kepada-Mu?”
Amsal 2 juga mengingatkan bahwa hikmat akan menolong kita membedakan jalan yang benar dari jalan yang jahat. Ada pilihan yang terlihat indah di awal, tetapi berakhir dengan luka dan penyesalan. Ada godaan yang menawarkan kesenangan sesaat, tetapi perlahan-lahan merusak kesetiaan, keluarga, dan hubungan kita dengan Tuhan.
Mungkin hari ini kita sedang menghadapi pencobaan, tekanan pekerjaan, masalah keluarga, atau keputusan yang membingungkan. Jangan mengandalkan kekuatan sendiri. Datanglah kepada Tuhan melalui doa dan firman-Nya. Mintalah hikmat agar kita tidak hanya mengetahui yang benar, tetapi juga memiliki keberanian untuk melakukannya.
Saudaraku, hikmat Tuhan bukan sekadar membuat kita pintar menjalani hidup, tetapi menolong kita tetap berada di jalan yang benar sekalipun banyak jalan lain terlihat lebih menarik.
Mari kita menjaga hati, memilih pergaulan dengan bijaksana, dan hidup dalam kebenaran Tuhan.
Ingatlah, bukan hanya bagaimana kita memulai perjalanan yang penting, tetapi juga bagaimana kita tetap setia berjalan bersama Tuhan sampai akhir.
Kiranya Tuhan memberikan kita hikmat untuk memilih yang benar dan kekuatan untuk tetap setia kepada-Nya. Amin.