Kamis, 19 Maret 2026

Hikmat yang Tak Terkalahkan

Orang-orang itu bersoal jawab dengan Stefanus, tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara. Kisah Para Rasul 6:9-10

Seseorang dapat menjadi pandai, memiliki pengetahuan Dyang luas, dan menjadi lebih cerdas dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya secara formal, atau secara non formal seseorang juga bisa pandai dengan banyak membaca, berdiskusi, dan berlatih banyak hal.

Berbeda dengan hikmat. Untuk memiliki hikmat, tidak ada cabang ilmu yang dapat memastikan seseorang dapat meraihnya. Hikmat adalah kemampuan rohani yang diberikan oleh Tuhan untuk melihat, menilai, dan memilih tindakan yang benar sesuai dengan kehendak Allah. Hikmat berasal dari takut akan Tuhan dan pengetahuan tentang kehendak-Nya. Hikmat adalah hadiah yang Allah janjikan kepada mereka yang sungguh-sungguh mencari-Nya.

Ayat hari ini menunjukkan betapa Stefanus, dengan hikmat yang diberikan oleh Tuhan dapat mengalahkan para ahli yang merasa diri mereka pandai dan mencoba berdiskusi dengannya. Kita juga dapat memiliki hikmat jika kita hidup dalam tuntunan-Nya dan peka akan suara Roh Kudus.

Bapa, aku mau selalu ada dalam hadirat-Mu agar aku dapat memiliki hikmat yang tak terkalahkan dalam menghadapi tantangan. Berilah aku kepekaan akan suara Roh-Mu dan pimpinan-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa, Amin.