Saudara yang dikasihi Tuhan,
Kita telah melihat tujuh jemaat dalam kitab Wahyu.
Efesus kehilangan kasih semula.
Smirna tetap setia dalam penderitaan.
Pergamus menghadapi bahaya kompromi.
Tiatira membiarkan pengajaran yang menyesatkan.
Sardis memiliki reputasi hidup, tetapi sebenarnya mati.
Filadelfia tetap setia meskipun kekuatannya kecil.
Laodikia merasa kaya, tetapi sebenarnya miskin secara rohani.
Tujuh jemaat, tujuh keadaan, tetapi satu pesan yang sama: Tuhan mengenal keadaan gereja-Nya.
Ada satu hal yang harus kita ingat dari seluruh rangkaian surat kepada tujuh jemaat.
Yesus bukan hanya mengetahui keadaan gereja secara keseluruhan. Dia juga mengenal keadaan hati setiap orang yang ada di dalamnya.
Dia tahu apa yang kita lakukan ketika tidak ada orang yang melihat. Dia tahu pergumulan yang tidak pernah kita ceritakan kepada siapa pun. Dia tahu apakah kita masih memiliki kasih yang mula-mula.
Karena itu, pertanyaan terbesar bukanlah:
* Gereja mana yang paling hebat?
* Jemaat mana yang paling kaya?
* Siapa yang paling banyak melayani?
* Siapa yang paling dikenal?
Tetapi:
Apakah hidup kita masih berkenan kepada Tuhan Yesus?
Wahyu 2:7 berulang kali mengingatkan:
> "Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."
Kiranya kita bukan hanya menjadi pendengar firman, tetapi juga pelaku firman.
Tujuh jemaat telah menerima surat. Sekarang, bagaimana respons kita terhadap suara Tuhan?
https://youtube.com/shorts/iWTa3sFSjOA?si=gbmbu2S2L5IuEdSS
TUJUH JEMAAT, SATU PERTANYAAN UNTUK KITA #alkitab #motivation #bible #quotes #inspiration