Mazmur 66:1 Untuk pemimpin biduan. Nyanyian Mazmur. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
Ketika orang percaya berkumpul dan menyembah Allah, sesuatu yang indah terjadi. Seperti yang dikatakan Yesus, Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka (Matius 18:20). Ini bukan berarti Allah tinggal di gereja. Ia tinggal di dalam kita, jika kita berbicara tentang orang-orang percaya. Karena kita adalah gereja. Tapi Dia tidak tinggal di suatu bangunan.
Namun ketika umat Allah saling bertemu, sesuatu pasti berubah. Dan apa yang berubah adalah Dia memanifestasikan kehadiran-Nya dengan cara yang ajaib ketika kita berkumpul untuk menyembah dan memuliakan Dia. Dan ketika kita memuji Tuhan bersama-sama, baik itu di dalam doa atau dalam bentuk puji-pujian, kita sesungguhnya tengah melakukan tujuan Dia menciptakan kita. Kita ada di sini untuk membawa kemuliaan bagi Allah.
Alkitab mengatakan pada kita bahwa Allah telah menciptakan segala sesuatu untuk kemuliaan-Nya (lihat Yesaya 43:7). Dan Mazmur 106:1 mengatakan, "Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Beberapa mungkin mengatakan, "Yah, tapi suaraku tidak bagus. Lihat ribuan kontestan American Idol, mereka tak punya suara bagus tapi itu tak menghentikan mereka. Dan itu juga seharusnya tidak menghentikan Anda. Ketika kita bernyanyi buat Allah, itu bukan pertunjukan untuk memuaskan orang lain; kita bernyanyi untuk satu Pribadi: Allah. Sebab Dia benar-benar tidak melihat dari seberapa merdunya suara Anda atau seberapa keras Anda bernyanyi. Dia benar-benar jauh lebih tertarik dengan apa yang ada di dalam hati Anda. Jadi, jika Anda telah memberikan kemampuan terbaik, itu sudah cukup baik.
Dari kitab Kejadian sampai Wahyu, iman kita adalah salah satu bentuk penyembahan. Dan di Surga, kita akan bernyanyi (lihat Wahyu 15:2-4).
Ibadah adalah bahasa Surga. Jadi mari kita mulai berlatih mulai dari sekarang