Jumat, 21 Oktober 2016

Monster Bermata Hijau

Kejadian 4:4-5 "Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram."

Jika Anda ingin menjadi orang yang menyedihkan, jadilah orang yang iri hati atau yang pencemburu. Mengagumi sesuatu yang dimiliki orang lain belum tentu buruk. Waktu kita berkata, "Aku iri denganmu. Kau mampu pergi berlibur," kata 'iri' yang dipakai di sini tak serta merta berkonotasi negatif.

Iri atau cemburu artinya menjadi marah ketika tahu orang lain mempunyai sesuatu yang tak Anda punyai. Definisi harfiah dari kata iri hati yaitu "perasaan yang penuh dendam atau perseteruan." Jadi tidak masalah bila kita berkata, "Hartamu banyak sekali. Wow, ini benar-benar keren sekali! Andai aku punya sebanyak itu!" Bukan kata-kata, tetapi sikap yang menyiratkan iri dan kecemburuanlah yang jadi masalah, "Aku amat kesal padamu, kau punya itu semua, sementara aku tidak."

Kedengkian digambarkan seperti dosa di sebuah kota kecil; dosa ini terus berkembang biak karena dekatnya satu sama lain. Kita cenderung tidak iri pada orang terkenal atau sukses. Tetapi, kita malah lebih cenderung iri pada tetangga, kerabat, atau rekan kerja kita. Kita baik-baik saja selama kita semua sama, selama kita semua ada di situasi yang sama. Tetapi ketika seseorang mulai menjadi sukses, jika salah satu dari kita mendapat kesempatan, kita biasanya mulai berpikir kita seharusnya mempunyai itu juga, dan ketika ada hal baik terjadi dalam hidup mereka, kita pun menjadi iri.

Kita tak tahu persis apa yang menyebabkan Kain membunuh saudaranya Abel, tapi saya pikir bisa dikatakan bahwa iri dan dengki memainkan peranan dalam tragedi ini. korban persembahan Habel diterima, tapi Kain tidak. Kecemburuan yang tidak dibereskan akan menjadi masalah besar, dan kecemburuan Kain menyebabkan pembunuhan. Kain tidak dikuasai oleh Allah, karena itulah ia diperbudak oleh Iblis.

Shakespeare menyebut kecemburuan sebagai monster bermata hijau, dan itu monster yang sama yang dapat mencekik Anda. Jadilah orang yang iri hati jika Anda mau memberi batu pijakan kepada Iblis- sama seperti apa yang Kain lakukan- dan bersiap-siaplah menghadapi akibatnya.

Bacaan Alkitab :
Yesaya 44-47; Filipi 4 : 10-23

Kecemburuan yang tidak dibereskan akan menjadi masalah besar, karena itu segala macam bentuk kecemburuan cepatlah di selesaikan.