Sampai masa tuamu, Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu, Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. Yesaya 46 : 4
LUAR BIASA janji TUHAN ini, bagi setiap orang yg percaya.
JANJI TUHAN bukan janji manusia, karena Dia Tuhan tdk pernah ingkar Janji.
Yesaya menyampaikan pesan Tuhan kepada Israel bahwa Tuhan tdk pernah berubah. Dia tetap mengasihi umat-Nya meskipun mereka memberontak terhadap Allah.
Dari situ, kita bisa menarik relevansinya dlm realita kehidupan masa sekarang.
Godaan utk berpaling dari Tuhan kepada berhala-berhala zaman sekarang, begitu kuat.
Contoh berhala-berhala masa sekarang adalah uang, jabatan, kekuasaan, dan pencitraan duniawi.
Yesaya 46 menegaskan pesan bahwa Tuhan adalah setia. Dia tetap mengasihi kita.
Janji ini menguatkan kita, entah yg masih muda maupun yg sudah tua.
Tuhan mengatakan “Sampai masa tuamu...”. Ini berarti, dari awal sampai akhir hidup kita, Tuhan *“menggendong”* kita.
Dengan mengatakan “Aku menggendong kamu” dan “Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu”, Allah menyatakan bahwa Dia begitu mengasihi kita.
Kata “menggendong” dlm Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) terdefinisi sebagai “mendukung di belakang (di pinggang)”.
Tindakan “menggendong” menyiratkan kasih sayang yg begitu besar, dlm menopang ketidakmampuan orang lain utk sama-sama bergerak ke tujuan.
Tuhan mengetahui dan memaklumi kelemahan kita. Dgn menggendong kita, Tuhan menanggung beban-beban kita dan Dia tdk pernah mengeluh.
Di tengah kesulitan hidup, kita bisa selalu mengandalkan Tuhan. Dia Sahabat Sejati kita, utk menemukan jalan keluar.
Jadi, kita tdk perlu berpaling pada berhala-berhala seperti kekuasaan, uang, jabatan, dan pencitraan duniawi.
Dlm Tuhan, semua tercukupi: rasa nyaman dan aman, kepastian masa depan, keselamatan, dan hidup kekal.
Firman Tuhan ini memberikan penguatan kepada kita yg tak lepas dari tantangan selama kita masih hidup di dunia ini. Tantangan itu akan selalu ada, bahkan ketika kita menginjak usia tua.
Sebagai orang percaya, setelah mendengar kembali Firman Tuhan ini, tdk ada alasan utk merasa malu karena kemunduran-kemunduran fisik yg kita alami.
Sewaktu muda, fisik kita kuat. Seiring bertambahnya usia, kekuatan itu berkurang. Dulu, kita cantik dan ganteng. Di usia tua, banyak kerutan pada kulit kita. Itu adalah hal yang alami.
Firman Tuhan melalui Yesaya 46 ayat 4 merupakan janji Tuhan yg memberi kekuatan bagi kita.
Kemampuan fisik boleh menurun, tetapi kekuatan roh jangan.
Ketika Dia yg Mahakuasa
dan Abadi telah berjanji, kurang apa lagi hidup ini?
Kita hrs tetap bersemangat dan terus berkarya sesuai dgn kemampuan kita.