Selasa, 09 September 2025

Diciptakan untuk Mengasihi Orang Lain

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." 

Kisah Para Rasul 20:35


Saat kita percaya kepada Yesus dan hidup mengikuti Dia, kita dapat mengalami anugerah dan kebaikan-Nya setiap hari! Kita dapat memiliki hidup dan cara pikir yang baru tentang ciptaan-Nya dan bagian kita di dalamnya. Selain itu, kita bisa tenang menyadari bahwa kita adalah anak-anak Tuhan!

Namun, terkadang mudah bagi kita untuk hidup hanya memikirkan diri sendiri dan segala kebaikan yang kita terima. Yesus menghabiskan sebagian besar pelayanan-Nya menolong dan membantu orang lain, tapi jika kita mau jujur–dan Yesus selalu jujur juga–kebanyakan kita cenderung menjadi egois dengan pemberian Tuhan, atau mengabaikan kesempatan untuk melayani mereka yang lemah atau perlu bantuan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Saat Paulus berbicara kepada para pemimpin gereja di Efesus dalam Kisah Para Rasul 20:35, dia memastikan untuk mengingatkan mereka bahwa hidupnya bukanlah untuk dirinya sendiri, tapi untuk menolong orang lain. Paulus berkata bahwa semua yang telah dia lakukan adalah untuk membantu mereka yang lemah dan memerlukan bantuan. Paulus tidak mengatakan hal-hal ini untuk mengagungkan dirinya sendiri, tapi justru untuk mengarahkan mereka kembali kepada teladan sejati Yesus tentang kasih.

Walau iman kekristenan tentu saja tentang mengasihi Tuhan, tetapi juga tentang kasih terhadap sesama. Juga tentang bagaimana menggunakan hidup baru kita dalam Kristus untuk membawa perubahan positif ke dalam hidup orang lain–perubahan positif yang sama yang dibawa Kristus ke dalam hidup kita.

Yesus berkata bahwa saat kita menggunakan hidup kita untuk membantu orang lain, pada akhirnya kita yang akan lebih diberkati. Memberi berkat akan selalu lebih baik daripada menerimanya untuk diri sendiri.

Ambil waktu untuk memikirkan bagaimana hidup Anda telah diberkati oleh orang lain. Lalu, tuliskan beberapa cara yang dapat Anda mulai lakukan untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Cara praktis apa yang bisa Anda lakukan untuk memberkati tetangga, rekan kerja, atau sekolahmu? Mulailah membangun kebiasaan baik untuk menjadi berkat bagi orang lain.


Bagaimana Anda bisa memberkati seseorang dengan murah hati hari ini?
Saya bisa membantu orang di komunitas secara finansial.
Saya bisa memakai waktu untuk menolong teman.
Saya bisa secara aktif melayani seseorang di tempat kerja atau sekolah.


DOA
Tuhan, pakailah aku hari ini sebagai tangan dan kaki-Mu, menjadi berkat dalam hidup seseorang.
Engkau telah memberkatiku dengan luar biasa! Aku pun rindu menjadi berkat dan memancarkan sinar-Mu kepada orang lain.
Tunjukkanlah kepadaku bagaimana aku dapat membantu dan mengasihi hari ini. Dalam nama Yesus, Amin.


Ketika kita memilih untuk memberi, alih-alih menyimpan semuanya untuk diri sendiri, kita menyenangkan hati Tuhan dan memberkati orang lain.

Dengan tindakan nyata apa Anda dapat memberkati orang-orang di lingkungan, pekerjaan, gereja, atau sekolah Anda?