Kencana Utama III M8 No.32 C, RT.3/RW.7, South Kembangan, Kembangan, West Jakarta City, Jakarta 11610
Selasa, 09 Juli 2019
*MILIKILAH CARA PIKIR YANG DEWASA*
1 Petrus 4 : 1 berkata : “ Jadi , karena Kristus telah menderita penderitaan badani , kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian , karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani , ia telah berhenti berbuat dosa .”
Kedewasaan rohani seseorang tidak ditentukan dari faktor usia .
Ada banyak yang masih muda tapi sudah dewasa rohaninya .
Tetapi tidak sedikit orang yang sudah tua tapi tidak dewasa rohani alias masih kekanak-kanakan .
Kedewasaan berbicara tentang cara kita berpikir , mengambil keputusan , menyikapi masalah atau peristiwa yang terjadi , dan memperlakukan diri sendiri dan juga orang lain .
Alkitab menyatakan bahwa pada saat Kristus datang kembali untuk yang ke-2 kalinya Ia akan datang sebagai pengantin laki-laki sorgawi yang akan menjemput mempelai wanita-Nya .
Mempelai wanita ini berbicara mengenai gereja-Nya yang sudah dewasa , bukan kanak-kanak .
Karena itu biarlah kita memiliki sikap seperti rasul Paulus ini .
1 Korintus 13 : 11 berkata : “ Ketika aku kanak-kanak , aku berkata-kata seperti kanak-kanak , aku merasa seperti kanak-kanak , aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa , aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu ."
Contoh ketidakdewasaan adalah ketika sedang menghadapi penderitaan atau masalah seringkali kita mengeluh , bersungut-sungut , mengomel dan menyalahkan Tuhan .
Firman Tuhan hari ini memeringatkan , bahwa ketika menghadapi penderitaan janganlah berpikir negatif dulu , tetapi kita harus mengubah cara berpikir kita bahwa penderitaan adalah cara Tuhan mendewasakan kita , sebagai batu loncatan untuk kita lebih dekat kepada Tuhan dan menjauh dari dosa .
Penderitaan mengajar kita untuk lebih mengandalkan Tuhan dan tidak berpaut pada kekuatan diri sendiri .
Kedewasaan rohani seseorang bukan dilihat dari seberapa rajin ia berdoa , seberapa rajin beribadah atau ikut pelayanan , tetapi juga kesanggupannya menghadapi penderitaan sebagai proses dari Tuhan .
Buang semua pikiran negatif yang ada , berhentilah mengeluh dan bersungut-sungut , tetaplah bertekun , sabar dan selalu tabah menjalani proses Tuhan .
1 Korintus 14 : 20 berkata : “ Saudara-saudara , janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu . Jadilah anak-anak dalam kejahatan , tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu ! .”