Selasa, 09 Juli 2019

*MILIKILAH CARA PIKIR YANG DEWASA*



1 Petrus 4 : 1 berkata : “ Jadi , karena Kristus telah menderita penderitaan badani , kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian , karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani , ia telah berhenti berbuat dosa .”

Kedewasaan rohani seseorang tidak ditentukan dari faktor usia . 

Ada banyak yang masih muda tapi sudah dewasa rohaninya . 

Tetapi tidak sedikit orang yang sudah tua tapi tidak dewasa rohani alias masih kekanak-kanakan .

Kedewasaan berbicara tentang cara kita berpikir , mengambil keputusan , menyikapi masalah atau peristiwa yang terjadi , dan memperlakukan diri sendiri dan juga orang lain . 

Alkitab menyatakan bahwa pada saat Kristus datang kembali untuk yang ke-2 kalinya Ia akan datang sebagai pengantin laki-laki sorgawi yang akan menjemput mempelai wanita-Nya . 

Mempelai wanita ini berbicara mengenai gereja-Nya yang sudah dewasa , bukan kanak-kanak . 

Karena itu biarlah kita memiliki sikap seperti rasul Paulus ini .

1 Korintus 13 : 11 berkata : “ Ketika aku kanak-kanak , aku berkata-kata seperti kanak-kanak , aku merasa seperti kanak-kanak , aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa , aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu ." 

Contoh ketidakdewasaan adalah ketika sedang menghadapi penderitaan atau masalah seringkali kita mengeluh , bersungut-sungut , mengomel dan menyalahkan Tuhan .

Firman Tuhan hari ini memeringatkan , bahwa ketika menghadapi penderitaan janganlah berpikir negatif dulu , tetapi kita harus mengubah cara berpikir kita bahwa penderitaan adalah cara Tuhan mendewasakan kita , sebagai batu loncatan untuk kita lebih dekat kepada Tuhan dan menjauh dari dosa . 

Penderitaan mengajar kita untuk lebih mengandalkan Tuhan dan tidak berpaut pada kekuatan diri sendiri .

Kedewasaan rohani seseorang bukan dilihat dari seberapa rajin ia berdoa , seberapa rajin beribadah atau ikut pelayanan , tetapi juga kesanggupannya menghadapi penderitaan sebagai proses dari Tuhan .   

Buang semua pikiran negatif yang ada , berhentilah mengeluh dan bersungut-sungut , tetaplah bertekun , sabar dan selalu tabah menjalani proses Tuhan .

1 Korintus 14 : 20 berkata : “ Saudara-saudara , janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu . Jadilah anak-anak dalam kejahatan , tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu ! .”