Kencana Utama III M8 No.32 C, RT.3/RW.7, South Kembangan, Kembangan, West Jakarta City, Jakarta 11610
Minggu, 07 Juli 2019
PENYEMBAHAN : Penyerahan Diri
Roma 6 : 12 berkata : “ Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana , supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya ."
Bukanlah perkara mudah memiliki penyerahan diri penuh kepada Tuhan .
Secara naluriah manusia lebih suka hidup bebas , tinggal dalam comfort zone , dan tidak berada di bawah kendali atau tekanan pihak luar mana pun .
Ketika mendengar kata 'menyerahkan diri' kita pun memaknainya dengan konotasi negatif .
Terbayang dalam pikiran kita penjahat yang tertangkap aparat dan kemudian diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk diadili .
Menyerahkan diri kita anggap kekalahan yang memalukan alias seperti pecundang .
'Menyerahkan diri' yang dimaksud adalah wujud respons seseorang yang telah mengalami dan merasakan kasih Tuhan yang besar dalam hidupnya .
Ketika kita menyerahkan diri kepada Tuhan bukan berarti kita dalam kondisi pasrah secara pasif ( karena sedang mengalami jalan buntu ) , tetapi berbicara tentang kerelaan kita mengorbankan seluruh hidup untuk dibentuk Tuhan dan mempercayai-Nya sebagai pemegang kendali hidup kita .
Jadi , percaya adalah unsur yang sangat diperlukan seseorang untuk berserah diri .
Hal ini akan semakin mudah apabila kita menyadari akan kasih Tuhan yang unconditional ( tanpa syarat ) itu , di mana ?
Roma 5 : 8 berkata : "...Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita , oleh karena Kristus telah mati untuk kita , ketika kita masih berdosa ."
Menyerahkan diri kepada Tuhan berbicara tentang harga yang harus kita bayar , yaitu bersedia menaati perintah-perintah-Nya , tunduk kepada kehendak-Nya dengan menyalibkan keinginan-keinginan tubuh alias menolak menyerahkan anggota-anggota tubuh kita kepada dosa , melainkan mempersembahkannya kepada Tuhan untuk dipakai sebagai senjata kebenaran .
Tuhan Yesus adalah teladan terbesar dan terutama dari penyerahan diri .
Dia menyerahkan diri secara penuh kepada Bapa dengan berkata , " Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin , biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku , tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki , melainkan seperti yang Engkau kehendaki ." ( Matius 26 : 39) ) .
Inilah penyembahan yang menyenangkan hati Bapa !
Harga sebuah penyembahan yang berkenan kepada Tuhan adalah sebuah penyerahan diri !
Selamat beraktivitas. Gbu