”Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.” Lukas 24:15
Sampai hari ini, salah satu kisah yg diingat atau bahkan dibahas oleh umat Kristiani terkait kebangkitan Tuhan Yesus adalah peristiwa penampakan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya di jalan menuju ke Emaus.
Berikut empat hal yg bisa kita petik dari penampakkan Yesus kepada murid-murid-Nya yg sedang berjalan menuju ke Emaus:
1. JANGAN TINGGALKAN PERSEKUTUAN (Lukas 24: 13-20).
Emaus merupakan kampung yg terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem. Entah apa alasan sebenarnya kedua murid Yesus menuju ke sana, tetapi yg pasti tindakan kedua orang murid itu justru berlainan dgn sebagian besar murid Yesus yg memilih tinggal di Yerusalem.
Dgn kata lain kedua orang murid ini tdk memahami kebenaran dan berjalan di luar kehendak Tuhan. Oleh sebab itu, kita jangan heran Yesus menegur kebodohan mereka.
Dia melakukannya karena murid-murid tersebut tdk percaya segala sesuatu yg telah dikatakan para nabi, bahwa pada akhirnya Anak Manusia akan bangkit dari maut pada hari ketiga kematian-Nya.
Kebangkitan Yesus adalah kemenangan bukan hanya utk pihak Allah, tetapi juga utk kita – orang-orang yg percaya kepada-Nya.
Karena Yesus menang atas maut, maka kita pun pasti bisa menang atas masalah-masalah kita.
Oleh sebab itu, jangan pernah lari dari gereja atau persekutuan ketika kita mengalami persoalan yg tdk mengenakkan.
Sebab, kita pasti mampu keluar dari persoalan apa pun itu.
2. PAHAMI FIRMAN DENGAN BENAR (Lukas 24: 21).
Kedua murid tdk memahami dgn benar apa yg Yesus pernah sampaikan selama masih bersama-sama dgn mereka, mereka pikir Yesus akan memimpin mereka keluar dari penjajahan orang Romawi saat itu, tetapi kenyataannya Yesus malah ditangkap dan dihukum mati.
Pemahaman yg salah mempengaruhi kepercayaan mereka sehingga mereka melakukan tindakan yg salah dgn meninggalkan Yerusalem.
Membaca, merenungkan dan memahami Firman Tuhan dgn benar akan membuat kita mengetahui apa yg menjadi kehendak Tuhan bagi kehidupan kita.
3. YESUS SELALU HADIR (Lukas 24: 15).
Yesus bukan hanya Allah yg maha kasih atau maha kuasa tetapi juga maha hadir, Dia hadir ketika kedua murid sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran mengenai DIA, dan bukan hanya sekedar hadir tetapi Yesus mau berjalan bersama-sama dgn mereka (Lukas 24:15).
Sebagai murid Kristus kita harus menyadari dan percaya bahwa Dia Imanuel, Allah beserta kita.
Yesus selalu hadir di setiap persekutuan orang percaya, Yesus selalu hadir di setiap saat kita bercakap-cakap dan bertukar pikiran mengenai DIA.
Yesus selalu hadir bagi setiap orang yg memanggil nama-Nya. Bahkan Dia rela berjalan bersama dgn kita saat suka mau pun duka.
Firman Tuhan katakan dlm Matius 28:20
”Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
4. KITA HARUS MENGUNDANG YESUS (Lukas 24: 28-29)
Lukas 24:28-32 menceritakan bagaimana Yesus berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya ketika hampir sampai di Emaus. Tetapi kedua murid mendesak agar Ia tinggal bersama dgn mereka.
Akhirnya Yesus pun bersedia, dan malam itu merupakan malam yg penuh berkat karena Yesus mencelikan mata hati mereka yg buta, iman mereka kembali bangkit atau berkobar-kobar. Yesus sungguh memberkati mereka.
Jika ingin segala hal di dlm hidup kita diberkati, keluarga, usaha, pekerjaan, pelayanan, dan lainnya, maka kita juga hrs ngotot atau mendesak agar Yesus selalu bersama-sama dgn kita, kita hrs selalu mengundang Dia hadir di dlm segala bidang hidup kita sehingga Kerajaan Allah sungguh nyata di hidup kita.