YOSUA 1:9, Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."
Transisi bisa menyenangkan sekaligus meresahkan. Kita sering menghadapi hal yang tidak diketahui, memasuki lembaran baru dalam hidup ini atau mungkin kita sekarang sedang berada di tengah-tengah perubahan musim kehidupan yang membingungkan dan menakutkan.
Tuhan tidak pernah berubah saat keadaan kita berubah. Meskipun lingkungan sekitar kita mungkin berubah, kehadiran-Nya tetap menjadi jangkar kehidupan kita yang tak tergoyahkan.
Ketika kita melalui transisi, misalnya perubahan pekerjaan, kematian, kehilangan sesuatu yang berharga, pindah tempat tinggal, masuk ke pernikahan, dan lain-lainnya, percayalah bahwa Tuhan masih dan selalu bekerja. Sebuah transisi tidak membatalkan rencana Tuhan, tetapi justru sebuah transisi sering kali menggenapinya.
Firman Tuhan adalah jangkar di masa-masa transisi atau ketidakpastian. Kekuatan, hikmat dan kesuksesan kita tidak datang dari kekuatan kita, tetapi dari mengikuti Firman Tuhan.
Di setiap musim transisi, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
FILIPI 1:6, "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus".
Ketika Tuhan bawa kita ke musim yang baru, penyertaan, pertolongan, damai, sukacita dan hikmat-Nya sudah tersedia bagi kita saat kita sedang proses transisi berganti musim.
Apa yang Tuhan mulai, Dia akan mengakhirinya dengan indah untuk kita.