Minggu, 13 Maret 2016

Sebelum Anda Berkomitmen, Bagaimana Anda Menghitung Biayanya?

Amsal 20:25 Suatu jerat bagi manusia ialah kalau ia tanpa berpikir mengatakan "Kudus", dan baru menimbang-nimbang sesudah bernazar.

Ketika Anda harus membuat satu keputusan besar, Alkitab mengatakan bahwa Anda perlu menimbang biayanya: Suatu jerat bagi manusia ialah kalau ia tanpa berpikir mengatakan "Kudus", dan baru menimbang-nimbang sesudah bernazar (Amsal 20:25).

Setiap keputusan ada label harganya. Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri apa yang harus Anda korbankan di ke empat bidang ini: waktu, uang, tenaga, dan hubungan Anda.

Pada dasarnya tidak apa-apa untuk berkata pada orang lain, "Nanti saya akan kembali lagi." Tidak masalah buat Anda untuk terlebih dulu mempertimbangkan dan menghitung biayanya. Jangan merasa tertekan, sebab ada hukum kehidupan yang diajarkan dalam kitab Amsal dan Pengkhotbah: Selalu lebih mudah untuk masuk daripada keluar.

Lebih mudah untuk berhutang daripada melunasinya. Lebih mudah untuk masuk ke dalam satu hubungan daripada mengakhirinya. Lebih mudah untuk menambahkan kegiatan ke dalam jadwal Anda daripada menguranginya. Selalu lebih mudah untuk masuk daripada keluar.

Lukas 14:28-29 mengatakan, "Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu? Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,

Sebelum mendirikan Gereja, harus menghitung biaya dalam hal waktu, uang, tenaga, dan keluarga.

Anggaran tahun pertama di Gereja, termasuk seluruh gaji staf. Saya tahu bahwa akan ada banyak pengorbanan yang harus di buat untuk memulainya, dan harus bertanya pada diri sendiri, "Apakah itu layak?" Ya, tentu saja! Dengan tahu bahwa akan ada ribuan orang yang berada di Surga untuk selama-lamanya melalui pelayanan di Gereja, itu membuat segalanya layak.

Jadi, inilah pertanyaan yang perlu Anda tanyakan saat membuat satu keputusan besar: Apakah ini layak? Hitung biayanya sebelum Anda berkomitmen.

Renungkan hal ini:

Anda pikir mengapa penting untuk menghitung biaya dari sebuah keputusan, berkaitan dengan tenaga Anda?

Dalam keputusan apa Anda perlu memberitahu orang lain, "Saya mau mempertimbangkannya dahulu"? Menurut Anda, bagaimana respon mereka?

Apa yang membuat sebuah keputusan yang akan memakan banyak uang, waktu, dan tenaga menjadi layak?

Ketika Anda harus membuat satu keputusan besar, Alkitab mengatakan bahwa Anda perlu menimbang biayanya.


Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 23-25; Markus 14:1-26

Sabtu, 12 Maret 2016

Tiga Langkah Sebelum Mengambil Keputusan Besar Dalam Pekerjaan

Amsal 2:6-7 Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya.

Apakah Anda tengah menghadapi satu keputusan sulit dalam karir Anda, atau apakah Anda sedang bimbang apakah harus mengganti pekerjaan atau tidak? Untungnya seorang pengusaha terkaya dalam sejarah juga menulis dua buku dalam Alkitab, Amsal dan Pengkhotbah dan menyebarkan hikmatnya mengenai kekayaan dan pekerjaan.

Ada tiga langkah pertama yang bisa kita pelajari dari hikmat Salomo dalam kitab Amsal, yang bisa diaplikasikan untuk segala jenis keputusan besar yang harus Anda ambil. Bagaimana caranya?

1. Pertama, pelajari Alkitab. Sebelum Anda mendengarkan pendapat orang lain tentang apa yang perlu Anda lakukan, terlebih dahulu Anda perlu melihat dari perspektif Tuhan. Alkitab mengatakan dalam Amsal 2:6-7, Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya. Berhenti mendengarkan suara orang lain, dan mulai mencari sebuah ayat.

2. Selanjutnya, gali fakta-fakta. Amsal 18:13 mengatakan, "Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar, itulah kebodohan dan kecelaannya. Karen fakta penting.

3. Meminta saran. Anda perlu berdiskusi dengan orang-orang yang telah membuat keputusan yang sama dan juga kepada orang-orang yang tahu bentuk Anda. Tanyakan pada mereka, "Apakah saya benar-benar dibentuk untuk melakukan ini atau tidak? Apakah ini saya atau bukan saya? "Amsal 15:22 mengatakan, Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak.

Salah satu alasan mengapa kita tidak mau meminta saran ialah karena kita tak mau mengakui bahwa kita tidak punya jawaban atas segala pertanyaan. Namun kerendahan hati dan hikmat berjalan berdampingan. Jika Anda tinggi hati dan berpikir Anda tahu segalanya, kemungkinan besar Anda akan gagal. Jadi, untuk mengambil satu keputusan yang bijaksana dan efektif, terlebih dahulu carilah di Alkitab, kemudian teliti fakta-fakta yang ada, dan pada akhirnya, mintalah saran dari orang-orang yang punya pengalaman dan tahu tentang bentuk Anda.

Renungkan hal ini:

Mengapa Anda pikir begitu penting untuk mengenal bentuk Anda ketika membuat keputusan besar tentang pekerjaan Anda?

Siapa saja orang dalam hidup Anda yang bisa Anda mintai saran tentang pekerjaan Anda? Mengapa Anda percaya pada orang itu?

Bagaimana Anda bisa menerapkan langkah-langkah ini ke dalam bidang-bidang lain dalam kehidupan Anda?

Jika Anda tinggi hati dan berpikir Anda tahu segalanya, kemungkinan besar Anda akan gagal.

Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 20-22; Markus 13:21-37

Jumat, 11 Maret 2016

Ambil Langkah Iman Di Tempat Kerja

Pengkhotbah 11:4 Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Pada tahun 2012, sebuah rekor dunia ditorehkan ketika Felix Baumgartner melakukan lompatan tertinggi yang pernah dicetak dengan terjun bebas dari ketinggian 39 km dari ruang angkasa menuju Bumi dengan kecepatan yang melebihi kecepatan suara. Itu baru namanya lompatan yang dahsyat!

Dalam beberapa hal, Allah akan meminta Anda untuk mengambil sebuah langkah iman yang besar dengan melakukan hal-hal yang telah Ia rancang untuk Anda lakukan. Anda mungkin tidak akan pernah diminta untuk mengambil langkah iman yang sebesar Baumgartner, tapi ini mungkin rasanya sama seperti ketika Anda memutuskan untuk mengganti pekerjaan Anda.

Alkitab mengatakan dalam Pengkhotbah 11:4, Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Mark Burnett adalah seorang produser televisi paling sukses di Hollywood saat ini. Dia punya acara top di beberapa jaringan televisi, menciptakan program hits seperti "Survivor", "Celebrity Apprentice," dan "TheVoice." Dia juga seorang Kristen yang taat.

Bagaimana melangkah keluar dalam iman dengan ide atau sesuatu yang baru. Mark berkata jika Anda tidak tahu persis apa yang harus dilakukan itu tidak jadi masalah. Saya punya sebuah filosofi yang disebut 'melompat,' yang mengatakan bahwa mereka yang ingin tahu lebih dulu dengan 100% kepastian sebelum melangkah ke depan, pada akhirnya tidak berbuat apa-apa; Anda memutuskan untuk tidak akan menikah, atau Anda memutuskan untuk tidak akan mengganti pekerjaan atau membuka bisnis baru. Saya pikir tak masalah jika Anda hanya yakin 30, 40, atau 50 persen, lalu selebihnya mencari tahu sendiri sambil Anda melakukannya. Filosofi 'melompat' intinya seperti ini; jika Anda tidak yakin apakah bisa berenang atau tidak, berenang saja sekalian.

Jika Anda hanya menunggu untuk memecahkan semua masalah sebelum Anda mulai melangkah, maka Anda tidak akan pernah mulai. Ini bagaikan pola asuh - tidak ada yang tahu bagaimana caranya menjadi orangtua! Anda memiliki bayi, lalu selebihnya Anda mencari tahu sendiri sambil menjalaninya. Anda harus mengambil langkah iman di beberapa fase kehidupan Anda untuk bergerak menuju apa yang telah Allah rancangkan buat Anda.

Tidak ada jaminan di bumi ini yang menjamin Anda akan berhasil dalam semua sisi. Tapi ketika Anda melangkah keluar dalam iman, dengan percaya pada Allah dan berlomba-lomba melaksanakan pekerjaan-Nya melalui bentuk Anda, ini yang Ia janjikan buat Anda dalam Amsal 16:3 Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.

Renungkan hal ini:

Apa langkah iman dalam pekerjaan Anda yang selalu Anda bicarakan atau impikan?

Keadaan-keadaan apa yang menahan Anda untuk mengambil langkah iman tersebut? Apakah Anda pikir hambatan-hambatan tersebut akan berubah?

Dalam bidang apa Anda perlu percaya pada Allah lebih lagi?

Anda harus mengambil langkah iman di beberapa fase kehidupan Anda untuk bergerak menuju apa yang telah Allah rancangkan buat Anda.

Kamis, 10 Maret 2016

Allah Sedang Mengamati Bagaimana Anda Menggunakan Talenta Anda

Mazmur 33:14-15 Dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka.

Allah menciptakan Anda dengan cara yang unik dan memberi Anda talenta-talenta tertentu. Ia sedang mengamati bagaimana Anda menggunakan bentuk Anda. Apakah Anda akan menggunakan karunia roh, hati, kemampuan, kepribadian, dan pengalaman Anda untuk diri sendiri, ataukah Anda akan menggunakannya untuk Dia? Apakah Anda akan hidup untuk diri Anda sendiri, ataukah Anda akan memberi kontribusi kepada dunia ini dengan menggunakan bentuk Anda?

Mazmur 33:14-15 mengatakan, Dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi. Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka.

Apakah Anda pernah berpikir jika Allah selalu mengamati setiap momen dalam hidup Anda? Tidak ada satu pun momen dalam hidup Anda yang tidak Ia perhatikan. Ibaratnya seperti menonton TV, Allah tak pernah berkata, "Aku bosan dengan dia. Ini tidak penting. Aku akan menonton yang lain. Tetapi Dia berkata, Sebelum engkau dilahirkan, Aku sudah memikirkan engkau. Aku tidak pernah melewatkan satu pun nafas hidupmu.

Suatu hari, ketika kehidupan Anda di muka bumi ini berakhir dan Anda pergi ke Surga, maka Anda akan berdiri di hadapan Allah, dan Anda akan memberikan penjelasan tentang seberapa baik Anda telah menggunakan apa yang telah Ia karuniakan pada Anda - peluang, jaringan, hubungan, pikiran, telanta, bentuk Anda. Bagaimana Anda telah menggunakan apa yang Ia berikan untuk Anda?

Apakah Anda perhatikan betapa pentingnya hal ini? Yesaya 44:21 mengatakan, "Ingatlah semuanya ini, hai Yakub, sebab engkaulah hamba-Ku, hai Israel. Aku telah membentuk engkau, engkau adalah hamba-Ku; hai Israel, engkau tidak Kulupakan.

Kehidupan adalah persiapan untuk kekekalan. Sebuah ujian! Bentuk Anda amatlah penting karena bagaimana setianya Anda dengan karunia yang telah diberikan Allah akan menentukan seberapa banyak karunia yang akan Ia berikan lagi kepada Anda di Surga.

Alkitab mengajarkan dengan sangat jelas bahwa peran dan upah Anda di Surga akan didasarkan pada seberapa baik Anda menggunakan apa yang telah Ia berikan atas Anda dalam hidup ini. Dan apabila Anda setia dan memakai karunia yang Ia berikan dengan sebaik-baiknya, maka Ia akan memberi Anda lebih. Namun bila Anda tidak menggunakannya, maka itu akan menjadi kerugian yang begitu besar di Surga.

Yesus berkata, Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?"(Lukas 16:10-12)

Renungkan hal ini:

Sudahkah Anda merenungkan tentang bagaimana Allah telah membentuk Anda? Jika belum, luangkan waktu hari ini untuk mulai memikirkan bagaimana Allah telah membentuk Anda dengan begitu uniknya melalui karunia roh, hati, kemampuan, kepribadian, dan pengalaman Anda.

Apakah Anda telah menjadi pelayan yang baik dari bentuk Anda? Dalam bidang-bidang apa Anda perlu memanfaatkan bentuk Anda dengan lebih baik lagi?

Menurut Anda apa artinya ini: bahwasanya tidak ada orang lain di dunia ini yang memiliki bentuk yang sama seperti Anda?

Apabila Anda setia dan memakai karunia yang Ia berikan dengan sebaik-baiknya, maka Ia akan memberi Anda lebih

Rabu, 09 Maret 2016

Dibentuk Untuk Menjalankan Misi Hidup

Yesaya 43:21 Umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku."

Anda ditugaskan untuk menjalankan misi hidup!

Alkitab mengatakannya dalam Yesaya 49:5a, "Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya,

Bentuk Anda - karunia roh, hati, kemampuan, kepribadian, dan pengalaman Anda - membekali Anda untuk menjalani misi hidup Anda dan pesan hidup Anda.

Apa misi hidup Anda? Tugas hidup Anda, apa yang Allah ingin Anda lakukan di planet ini. Inti dari tugas hidup Anda adalah misi hidup Anda.

Apa pesan hidup Anda? Apa yang Allah ingin katakan kepada dunia melalui Anda. Pesan ini unik, yaitu sebuah pesan dari kehidupan Anda kepada dunia.

Saya tak bisa memberitakan pesan hidup Anda, sebab saya bukan Anda. Anda tidak bisa memberitakan pesan hidup saya, sebab Anda bukan saya. Anda hanya bisa memberitakan pesan hidup Anda, dan saya hanya bisa memberitakan milik saya. Jika Anda tidak memberitakan pesan hidup Anda kepada dunia, maka itu tak akan pernah terdengar.

Ketika seorang pelukis menerima komisi, dia berkomitmen untuk menyelesaikan tugasnya itu. Begitu pun dengan Anda yang telah ditugaskan oleh Allah untuk memenuhi misi dan menyampaikan pesan Anda di dunia. Dia telah membentuk Anda dan memberi Anda alat yang tepat serta perlengkapan yang Anda perlukan untuk menyelesaikan tugas Anda, dan ketika Anda menggunakannya untuk menyelesaikan misi Anda, itu menyenangkan Dia.

Yesaya 43:21 mengatakan, "Umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku."

Bagaimana cara melakukannya? Bagaimana Anda mewartakan puji-pujian Allah dengan hidup Anda?

Yaitu dengan menjadi apa yang Allah kehendaki.

Apabila Anda menggunakan karunia, kemampuan, kepribadian, gairah, dan pengalaman yang telah Allah anugerahkan yang membuat Anda menjadi seperti kehendak-Nya, maka itu akan mendatangkan kemuliaan bagi Allah.

Renungkan hal ini:

Bagaimana Allah membentuk Anda? Bagaimana karunia roh, hati, kemampuan, kepribadian, dan pengalaman Anda membuat Anda menjadi pribadi yang unik?

Dengan cara apa Anda menggunakan bentuk Anda dalam pekerjaan Anda? Bagaimana di dalam pelayanan Anda? Di rumah Anda?

Apakah Anda pikir Allah mengharapkan Anda untuk mengetahui segala sesuatu tentang misi dan pesan hidup Anda? Mengapa atau mengapa tidak?

Gunakan seluruh talenta Anda penuh dengan kegairahan dan percayalah Anda pasti dipakai Tuhan secara luar biasa di tempat Anda bekerja

Selasa, 08 Maret 2016

Cobalah Hal Baru Di Tempat Kerja Anda

Pengkhotbah 5:7 Karena sebagaimana mimpi banyak, demikian juga perkataan sia-sia banyak. Tetapi takutlah akan Allah.

Banyak orang yang senang membicarakan pekerjaan impian mereka. Mereka kini sudah berusia 60 atau 70 tahun, tapi mereka tak pernah berusaha mewujudkannya! Mereka berkata,

"Saya membidik pekerjaan ini. Lalu, kapan Anda akan berhenti membidik dan mulai menarik pelatuk?
Anda mungkin berkata, Saya sedang menunggu kesempatan datang! Kesempatan tidak akan datang sendirinya! Kejar dan ciptakan peluang itu.

Berhenti menggunakan alasan-alasan ini. Anda hanya perlu pergi dan mencoba!

Beberapa orang senang dengan semacam kuesioner kecil di mana mereka menandai kotak-kotak pilihan yang akan memberitahu mereka apa yang Allah ingin mereka lakukan. Mereka beranggapan bahwa kuesioner ini bisa menunjukkan apa pekerjaan impian mereka dan misi hidup mereka.

Kuesioner seperti itu tidak ada. Mungkin ada yang serupa, tetapi itu tidak akan membantu Anda sepenuhnya.
Mengapa?
Sebab Anda memiliki bakat-bakat yang bahkan Anda tak tahu Anda miliki.

Alasan Anda tak tahu bila mempunyai bakat-bakat tersebut ialah karena Anda tidak pernah menggunakannya. Anda bisa melakukan segala jenis test yang ada di dunia, tapi bakat Anda mungkin tak akan muncul sebab Anda belum pernah mencobanya.

Pengkhotbah 5:7 mengatakan, "Karena sebagaimana mimpi banyak, demikian juga perkataan sia-sia banyak. Tetapi takutlah akan Allah.

Mungkin Anda punya pekerjaan impian yang selalu Anda bicarakan, tapi Anda tak pernah mencoba mengusahakannya. Bermimpi tanpa bekerja adalah kebodohan. Anda harus bereksperimen dan menguji sampai Anda mengetahui apa yang telah Allah bentuk dalam diri Anda untuk Anda kerjakan - pekerjaan impian Anda. Kemudian, pergi kerjakanlah.

Renungkan hal ini:

Saat ini, bagaimana Anda menggunakan keahlian-keahlian dan talenta Anda untuk mengeluarkan potensi terbaik Anda dalam pekerjaan Anda?

Apa salah satu pekerjaan yang selalu ingin Anda coba tetapi belum tercapai?

Menurut Anda mengapa Anda akan menikmatinya atau menjadi ahli dalam bidang tersebut?

Menurut Anda mengapa Allah ingin Anda tetap bersukacita selagi mencoba hal-hal baru?

Ambilah setiap kesempatan yang diberikan kepada Anda untuk mencoba hal yang baru di tempat Anda bekerja saat ini

Senin, 07 Maret 2016

Allah Menggunakan Kesalahan Dan Kegagalan Anda Untuk Kebaikan

Galatia 3:4 “Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!”

Anda bisa belajar banyak dari pengalaman Anda – yang baik atau yang buruk. Untuk mengaplikasikannya dalam pekerjaan Anda, Anda harus kembali ke masa lalu dan bertanya, "Di bagian mana saya sukses dan di mana saya gagal? Di bagian mana saya merasa puas dengan pencapaian saya dan di bagian mana tidak? Apa yang membuat saya bersemangat dengan pekerjaan?”

Semua pelajaran hidup di dapat dari pengalaman Anda; Anda hanya perlu memakai waktu Anda dan menelaah mereka. Ketika Anda melakukannya, Anda akan melihat bahwa di setiap kegagalan ada benih kesuksesan – jika Anda memetik pelajaran dari sana.

Galatia 3:4 mengatakan, "Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!”

Ada seorang pria tua yang bercerita bahwa dipecat adalah hal terbaik yang pernah terjadi padanya. Kala itu usianya 40 tahun. Dia sudah mengabdikan sebagian hidupnya bekerja di pabrik penggergajian, sampai suatu hari tiba-tiba atasannya datang dan mengatakan bahwa dia dipecat – tanpa pesangon, tanpa uang pensiun, tangan hampa. Dia tidak punya keahlian lain, apalagi di bidang yang berbeda. Ketika ia pulang ke rumah dan memberitahu istrinya apa yang baru saja terjadi, sang istri bertanya, "Apa yang akan kau lakukan sekarang?" Jawabnya, "Aku mau melakukan apa yang selama ini ingin aku lakukan. Aku akan menggadaikan rumah ini dan mulai masuk dalam bisnis bangunan.”

Proyek pertamanya ialah adalah dua bangunan motel kecil, tapi dalam waktu lima tahun, ia menjadi seorang milyuner. Pria itu bernama Wallace Johnson, co-founder jaringan Holiday Inn Hotel, salah satu jaringan hotel terbesar di dunia.

Wallace mengatakan pada bahwa jika ia bisa menemukan orang yang memecatnya, ia akan berterima kasih atas apa yang sudah dilakukannya. Pada saat itu, Wallace tidak mengerti mengapa ia dipecat. Tapi kemudian ia bisa memahami bahwa itu merupakan rencana Allah yang tepat sasaran dan menakjubkan. Ia dipecat agar bisa berkecimpung dalam karir yang dikehendaki Allah.

Mungkin Allah pernah membawa Anda melalui kegagalan yang tak terduga yang tak Anda mengerti, namun sekarang Anda melihat bahwa itulah yang membentuk Anda hari ini. Atau, mungkin juga Anda tengah mengalaminya sekarang. Percayalah bahwa Allah akan menggunakan situasi Anda untuk menunjukkan apa yang telah Ia bentuk untuk Anda kerjakan dan menunjukkan bagaimana Anda dapat menggunakan hidup Anda untuk melayani Dia.

Kegagalan yang Anda lalui sering kali tak terduga dan tak Anda mengerti, namun percayalah bahwa itu yang bisa membentuk Anda hari ini.