Nats Firman Tuhan: Mazmur 146:2, 5
“ Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.”
“Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya.”
Shalom dan selamat pagi, Saudara yang dikasihi Tuhan.
Saudara, pernahkah kita mengalami keadaan ketika kita sangat membutuhkan pertolongan, tetapi orang yang kita harapkan justru tidak mampu menolong kita? Kita sudah berusaha, sudah berdoa, bahkan mungkin sudah menangis dalam kesendirian, tetapi masalah seolah-olah belum menemukan jalan keluar.
Melalui Mazmur 146, Tuhan mengingatkan kita bahwa jangan menggantungkan seluruh pengharapan kita kepada manusia, tetapi berharaplah kepada Tuhan yang hidup dan berkuasa.
Manusia memiliki keterbatasan. Orang yang hari ini menolong kita belum tentu selalu ada besok. Kekuatan kita bisa melemah, kesehatan bisa menurun, dan keadaan ekonomi bisa berubah. Namun, Tuhan tidak pernah kehilangan kuasa-Nya dan kasih setia-Nya tidak pernah berakhir.
Mazmur 146 juga mengajarkan bahwa Tuhan adalah Pribadi yang membela orang tertindas, memberi makan orang lapar, membuka mata orang buta, menegakkan orang yang tertunduk, dan memelihara orang asing, yatim, serta janda.
Artinya, ketika dunia mungkin tidak melihat air mata kita, Tuhan melihatnya. Ketika orang lain tidak memahami pergumulan kita, Tuhan mengetahuinya. Dan ketika kita merasa tidak memiliki kekuatan lagi, kita masih memiliki Tuhan sebagai Penolong kita.
Saudara, jangan menunggu semua masalah selesai baru memuji Tuhan. Pemazmur berkata, “Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup.” Artinya, dalam keadaan baik kita memuji Tuhan, dalam kesulitan kita tetap percaya, dan dalam penantian kita tetap setia.
Jangan biarkan masalah merampas pujian kita, dan jangan biarkan kekecewaan mematikan pengharapan kita. Sebab pengharapan kita bukan terletak pada keadaan yang selalu berubah, melainkan pada Tuhan yang tetap setia.
Mari kita jalani hari ini dengan iman. Kita mungkin belum mengetahui apa yang akan terjadi esok hari, tetapi kita mengenal Tuhan yang memegang hari esok.
Amin. Tuhan Yesus memberkati kita semua.