Selasa, 06 Oktober 2026

TUHAN TIDAK PERNAH MENINGGALKAN KITA


Shalom dan selamat pagi Saudaraku yang dikasihi Tuhan.

Hari ini kita belajar dari Mazmur 138. Daud berkata, “Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hatiku.” Perhatikan, Daud tidak berkata, “Aku bersyukur karena hidupku selalu mudah.” Tetapi ia bersyukur karena ia tahu siapa Tuhan yang menyertainya.

Saudaraku, mungkin hari ini ada di antara kita yang sedang menghadapi pergumulan. Ada doa yang belum dijawab, ada masalah keluarga, pekerjaan, kesehatan, keuangan, bahkan ada pergumulan yang tidak sanggup kita ceritakan kepada siapa pun. Kita tersenyum di depan orang lain, tetapi ketika sendirian, hati kita bertanya, “Tuhan, kapan Engkau menolong aku?”

Mazmur 138:7 berkata, “Jika aku berjalan dalam kesesakan, Engkau mempertahankan hidupku.”

Ini janji Tuhan: Tuhan tidak selalu menjauhkan kita dari kesesakan, tetapi Tuhan berjanji berjalan bersama kita melewati kesesakan itu.

Dan yang lebih indah lagi, ayat 8 berkata, “TUHAN akan menyelesaikannya bagiku!”

Saudaraku, mungkin kita merasa hidup kita belum selesai. Masih ada masalah yang belum selesai, doa yang belum terjawab, pintu yang belum terbuka. Tetapi jangan menyerah. Apa yang belum selesai di tangan kita, tidak berarti belum selesai di tangan Tuhan.

Hari ini, mari belajar percaya. Ketika kita tidak mengerti jalan Tuhan, tetaplah percaya kepada hati Tuhan. Ketika kita tidak melihat pertolongan-Nya, tetaplah berpegang pada janji-Nya.

Mari katakan dalam hati: “Tuhan, aku tidak tahu bagaimana semuanya akan selesai, tetapi aku percaya Engkau yang akan menyelesaikannya bagiku.”

Sebab kasih setia Tuhan tidak pernah berubah. Dia melihat air mata kita, mendengar doa kita, dan memegang tangan kita.

Jangan berhenti berharap. Tuhan belum selesai dengan hidup kita.

Mari kita berdoa:

“Tuhan, aku menyerahkan hidupku ke dalam tangan-Mu. Dalam setiap kesesakan, kuatkan aku. Dalam penantian, ajar aku percaya. Dan dalam setiap keadaan, biarlah aku tetap bersyukur. Aku percaya, Engkau yang akan menyelesaikannya bagiku. Dalam nama Yesus. Amin.”