Keluarga merupakan bagian dr prioritas. Banyak hal hidup yg dapat mjd pembelajaran ketika kita bs menyadari, bhw keluarga adl satu² nya tempat dmn kita msh memiliki rasa peduli satu sama lain, baik keluarga sedarah bahkan keluarga dalam komunitas, baik komunitas rohani maupun lainnya.
1 Yohanes 4:20, Jikalau seorang berkata: ”Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, _tidak mungkin_ mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Semua itu dapat diwujudkan, apabila 'luka' yg pernah ada telah dipulihkan.
Bagaimana luka itu dpt pulih?
WOUND HEALING (penyembuhan luka).
Kalau orang bersenggolan/sikut²an satu dgn yg lainnya, namun dengan keadaan TANPA luka, se kencang apapun senggolan/sikutan itu, hy akan dianggap sbg hal biasa saja.
Namun apabila senggolan/sikutan itu walaupun hanya pelan, namun diantara lengan/siku ada luka (atau bahkan luka memar yg akut), tersenggol sedikit saja, akan terasa sakit yg amat sangat.
1 Yohanes 2:10, Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.
1 Petrus 3:8, Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati.
Mulailah mengalami penyembuhan, belajarlah buka hati, agar segala luka tersembunyi dpt dipulihkan, lalui proses hidup tanpa di skip sesuai GOD'S PLANS, shg dapat menghasilkan pemakluman dalam segala hal.
Tetap semangat, God Bless.