Jumat, 11 April 2025

Serahkan kepada Tuhan

 Kadang kita merasa udah nggak tahu harus gimana lagi. 


Usaha udah, mikir udah, tapi tetap aja nggak ada jalan. 


Di momen seperti itu, satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah datang sama Tuhan - berdoa dan percaya Dia pegang kendali. 


Berserah bukan berarti kalah, tapi tanda kita percaya pada kuasa-Nya.


Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. 1 Petrus 5:7

Kamis, 10 April 2025

Percayalah kepada Tuhan

Tuhan selalu melihat hati, bukan hanya apa yang kita lakukan, tapi juga kenapa kita melakukannya. 


Kalau hatimu tulus dan niatmu murni, Tuhan akan campur tangan dalam setiap langkahmu.


Jangan khawatir soal hasil, yang penting tetap setia dan ikhlas.


Percayalah, di waktu-Nya, Tuhan akan buat semuanya indah dan berhasil.


Mazmur 37:5 (TB)  Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Rabu, 09 April 2025

Tuhan itu penolong

 Ketika kita merasa takut menghadapi masa depan dan luka dari masa lalu masih membekas, ingatlah bahwa ada tempat yang paling aman untuk menatap yaitu ke atas, kepada Tuhan Yesus. 


Dia tidak pernah gagal, tidak pernah terlambat, dan tidak pernah meninggalkan kita. 


Harapan selalu ada saat kita bersandar pada-Nya. 


Jangan biarkan ketakutan dan luka mengaburkan kasih dan kuasa-Nya.


Tuhan itu penolongku, aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

 Ibrani 13:6

Selasa, 08 April 2025

Tetap percaya

 Kadang hidup nggak selalu sesuai harapan - doa sudah dipanjatkan, usaha juga udah maksimal, tapi hasilnya belum kelihatan. 


Di momen-momen seperti itu, Tuhan sebenarnya sedang ngajarin kita buat percaya tanpa harus lihat bukti dulu. 


Iman itu bukan soal semuanya lancar, tapi soal tetap yakin meski belum lihat jalan keluar. 


Tuhan nggak pernah tinggal diam, Dia sedang bekerja di balik layar. Tetap percaya, waktunya Tuhan selalu pas.


Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.

 — 2 Korintus 5:7

Senin, 07 April 2025

MENGASIHI ALLAH melalui KELUARGA & SAUDARA.

Keluarga merupakan bagian dr prioritas. Banyak hal hidup yg dapat mjd pembelajaran ketika kita bs menyadari, bhw keluarga adl satu² nya tempat dmn kita msh memiliki rasa peduli satu sama lain, baik keluarga sedarah bahkan keluarga dalam komunitas, baik komunitas rohani maupun lainnya.

1 Yohanes 4:20, Jikalau seorang berkata: ”Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, _tidak mungkin_ mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

Semua itu dapat diwujudkan, apabila 'luka' yg pernah ada telah dipulihkan.
Bagaimana luka itu dpt pulih?
WOUND HEALING (penyembuhan luka).

Kalau orang bersenggolan/sikut²an satu dgn yg lainnya, namun dengan keadaan TANPA luka, se kencang apapun senggolan/sikutan itu, hy akan dianggap sbg hal biasa saja.

Namun apabila senggolan/sikutan itu walaupun hanya pelan, namun diantara lengan/siku ada luka (atau bahkan luka memar yg akut), tersenggol sedikit saja, akan terasa sakit yg amat sangat. 

1 Yohanes 2:10, Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.

1 Petrus 3:8, Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati.

Mulailah mengalami penyembuhan, belajarlah buka hati, agar segala luka tersembunyi dpt dipulihkan, lalui proses hidup tanpa di skip sesuai GOD'S PLANS, shg dapat menghasilkan pemakluman dalam segala hal.
Tetap semangat, God Bless.

Rabu, 02 April 2025

Tinggallah di dalam Kristus

 

Yohanes 15:3-4

Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Tinggallah di dalam Aku  dan Aku di dalam kamu.  Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

 

Setelah seseorang percaya kepada Kristus dan menerima pengampunan dosa, dia menerima hidup kekal dan kuasa untuk tetap tinggal di dalam Kristus. Setelah kuasa itu diberikan, orang percaya harus menerima tanggung jawab supaya tetap selamat dan tinggal di dalam Kristus.
 Sebagaimana ranting hanya dapat hidup selama hidup dari pokok anggur mengalir ke dalamnya, demikian pula orang percaya hanya mempunyai hidup Kristus selama hidup Kristus mengalir ke dalamnya dengan tetap tinggal di dalam Dia.

Bagaimana untuk tinggal dalam Kristus?

(1) memelihara Firman Allah senantiasa dalam hati dan pikiran serta menjadikannya penuntun tindakan kita (ayat Yoh 15:7);

(2) memelihara kebiasaan persekutuan yang intim dan tetap dengan Kristus supaya mengambil kekuatan daripada-Nya (ayat Yoh 15:7);

(3) menaati perintah-perintah-Nya, tinggal dalam kasih-Nya (ayat Yoh 15:10) dan saling mengasihi (ayat Yoh 15:12,17);

(4) memelihara kebersihan hidup kita melalui Firman Allah, menolak segala dosa dan tunduk kepada pimpinan Roh Kudus (ayat Yoh 15:3; Yoh 17:17; Rom 8:14; Gal 5:16-25; Ef 5:26; 1Pet 1:22).

Selasa, 01 April 2025

TAK ADA YANG SANGGUP MENOLONG KITA SELAIN TUHAN

 "Pertolonganku ialah dari TUHAN, yg menjadikan langit dan bumi." Mazmur 121:2


Ada banyak orang Kristen yg gampang sekali putus asa ketika diperhadapkan pada pergumulan hidup yg berat, karena mereka berpikir TUHAN tdk memperdulikan hidupnya.  Itu salah besar!  


Tdk sekalipun TUHAN meninggalkan dan membiarkan umat-Nya bergumul sendirian.  


TUHAN berkata,  "Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu." (Yes. 46:4), 


Bahkan pemazmur menegaskan bahwa Penjaga Israel tdk terlelap dan tdk tertidur  (Maz. 121:4). 


Jika TUHAN mengijinkan kita melewati masa-masa sulit itu artinya Dia sedang melatih kita utk bergantung penuh kepada-Nya.


Jangan pernah lari dari prosesnya TUHAN.  Mungkin terasa sakit tapi mendatangkan kebaikan bagi kita, sebab proses butuh waktu, kesabaran dan ketekunan.  


"Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yg dijanjikan itu."  (Ibr. 10:36)."  


Kalau TUHAN sepertinya begitu jauh, kita harus tetap mengimani kebenaran ini:  "TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu."  (Maz. 121:5).

         

Di ujung dunia mana pun kita takkan pernah menemukan pertolongan dan perlindungan yg sempurna.  


Dapatkah kita menjaga dan melindungi keluarga kita selama 24 jam penuh?  Takkan bisa.  


Perhatikan janji firman-Nya:  "Matahari tdk menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya."  (Maz. 121:6-8).

      

Oleh sebab itu, INGATLAH,

"Pertolongan dan perlindungan yg sempurna hanya kita dapatkan di dlm TUHAN, karena DIA TUHAN yg tdk pernah terlelap!"