Minggu, 16 Februari 2025

KENALI DIRI

 Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi, "Terpujilah Tuhan, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus" Rut 4:14


Seorang bijak pernah berkata kepada saya, "Jangan cepat menilai apakah sesuatu itu berkat atau kutuk bagi kita." 

Kisah Naomi mengingatkan akan hal tersebut. 

Nama Naomi berarti "menyenangkan, kesenanganku atau bisa juga keindahan" 

Namun, ketika hal-hal buruk menimpanya, Naomi ingin mengganti namanya untuk menyesuaikan diri dgn keadaan yg ia alami. 

Setelah suami dan putra-putranya meninggal, Naomi menyimpulkan, "Tangan Tuhan teracung terhadap aku!" (Rut 1:13) 

Ketika orang-orang menyapanya, ia berkata, "Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku" (ayat 20). 

Naomi tdk menilai keadaannya berdasarkan identitasnya sebagai pengikut dari satu-satunya Allah yg sejati dan yg telah menyatakan kasih yg tak kunjung padam kepada bangsa-Nya. 


Ia justru melakukan hal yg cenderung dilakukan oleh sebagian besar dari kita. 

Ia menilai Allah berdasarkan keadaan yg ia alami. Dan ia salah menilai. 

Tangan Tuhan tdk teracung kepadanya. Kenyataannya, Naomi justru mendapat harta Allah yg belum ia temukan. 

Meskipun Naomi kehilangan suami dan kedua putranya, ia diberi sesuatu yg sama sekali tak diduganya -- seorang menantu perempuan yg setia dan seorang cucu yg akan menurunkan Juruselamat. 

Dari kisah hidup dan pengalaman Naomi, kita dapat melihat bahwa kadang-kadang hal terburuk yg menimpa kita dapat membuka pintu bagi Allah utk memberikan hal yg terbaik dlm hidup kita.


Jumat, 14 Februari 2025

PERTOLONGAN TUHAN HADIR SETIAP SAAT


 “TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.” Mazmur 37:40

Saat kamu terjebak dlm situasi yg sulit, tetaplah berjalan dgn iman. Jangan fokuskan hidup pada masalah, sebab masalah hanya akan menyita banyak waktu dan menyiramkan rasa khawatir dlm hatimu. 

Teruslah percaya dan berharap kepada Tuhan karena pertolongan Tuhan itu terjadi setiap saat.

Persoalan itu terkadang berakhir dgn kebaikan. Seperti ombak-ombak kecil yg menghantam perahu. Ombak-ombak kecil itu secara perlahan membawa perahu ke tepian. 

Demikianlan persoalan yg Tuhan izinkan terjadi dlm hidupmu, akan membawamu pada berkat yg indah.

”Jangan lelah menanti-nantikan kebaikan Tuhan dlm hidupmu. Sekalipun jalan hidupmu semakin sulit, janganlah doamu menjadi sedikit.

Banyak-banyaklah berdoa agar berkatmu semakin bertambah. Jangan menjauh dari Tuhan agar damai di hatimu tdk hilang.”


Selasa, 11 Februari 2025

MUJIZAT ITU MASIH ADA! #2


Datanglah seorang kepala rumah ibadat yg bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan memohon dgn sangat kepada-Nya: "Anak-ku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya supaya ia selamat dan tetap hidup."
Markus 5:22-23


Mari kita perhatikan kisah yg terdapat dlm Alkitab ini dan melanjutkan Renungan Seri Kedua MUJIZAT ITU MASIH ADA!

Ada dua orang yg mengalami mujizat Tuhan setelah mengalami persoalan dan menghadapi jalan buntu, yaitu:

ANAK YAIRUS* (seorang kepala rumah ibadat) yg dibangkitkan dari kematian.

Status sebagai kepala rumah ibadat menunjukkan bahwa Yairus adalah seorang hamba Tuhan, rohaniawan atau orang yg sudah melayani Tuhan.  

Dari sini kita tahu bahwa masalah, persoalan, sakit-penyakit dapat dialami dan menimpa siapa saja, tdk terkecuali seorang hamba Tuhan.

Sering terdengar keluh kesah di antara anak-anak Tuhan yg berkata,
”Saya sudah melayani Tuhan dgn setia, kok masih saja ada masalah, kesulitan, sakit-penyakit.  Mengapa Tuhan membiarkan hal ini terjadi?"
         
Sebagai pelayan Tuhan, bukan berarti kita bebas dari persoalan.

Hal ini juga menimpa keluarga Yairus, anak perempuannya sakit dan hampir mati.  Segeralah ia datang kepada Tuhan Yesus dan tersungkurlah ia dibawah kaki-Nya.

Namun dlm perjalanan ke rumah Yairus, Yesus harus menerobos orang banyak yg berdesak-desakan dan sempat mengalami penundaan (interupsi) oleh seorang wanita yg mengalami pendarahan selama dua belas tahun yg juga ingin disembuhkan Yesus.

Lalu terdengarlah kabar dari rumah Yairus bahwa anak perempuannya sudah mati.  

Kelihatannya sudah tdk ada harapan lagi.  Pasti dlm hati kecilnya Yairus kecewa:
”Andai Yesus tdk berhenti, anakku pasti segera tertolong."

Namun perkataan Yesus,  ”Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"  (Markus 5:39b),

ini memberi kekuatan pada iman Yairus.  Ia yakin bahwa Tuhan Yesus sanggup melakukan perkara besar dan itu terbukti!
            
SEDANG BERBEBAN BERATKAH SAUDARA SAAT INI? SEDANG SAKITKAH SAUDARA SAAT INI?

MAUKAH SAUDARA MENGALAMI KASIH DAN MUJIZAT-NYA?
Mari datang kepada Yesus, berserulah dan panggil nama-Nya dgn iman, serta mohon belas kasihan-Nya.  

Kuasa-Nya dari dulu, sekarang dan sampai selama-lamanya tdk pernah berubah.  Dia sanggup menyelesaikan segala persoalan yang kita alami.
           
MUJIZAT ITU MASIH ADA dan terus ada bagi orang percaya tanpa ada batas waktu!

Pertolongan Tuhan tdk pernah terlambat.  Segala sesuatu yg diijinkan terjadi atas hidup kita pasti mendatangkan kebaikan bagi kita, karena Tuhan selalu turut bekerja  (Roma 8:28).

“Sesungguhnya, Akulah Tuhan, Allah segala makhluk;  adakah sesuatu apa pun yang mustahil untuk-Ku?"  (Yer 32:27)
       
Oleh sebab itu INGATLAH 
“MUJIZAT ITU MASIH ADA asal kita dengan iman datang kepada TUHAN YESUS, karena Dia adalah ‘JEHOVAH RAPHA’ dokter di atas segala dokter!”
              

Senin, 10 Februari 2025

MUJIZAT ITU MASIH ADA

”Maka kata-Nya kepada perempuan itu: "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" Markus 5:34



Sebuah pertanyaan yg kerapkali timbul di dlm hati banyak orang Kristen:

”Masihkah mujizat Tuhan terjadi hingga saat ini?  

Apakah mujizat itu hanya terjadi di zaman dahulu kala semasa Tuhan Yesus melayani di bumi dan sekarang tidak?

Jika mujizat itu masih terjadi, mengapa masalahku sampai detik ini belum ada jalan keluar?

Mengapa sakit-penyakitku juga tak kunjung sembuh, padahal sudah lama aku berdoa dan juga didoakan oleh para hamba Tuhan?


Adalah seorang wanita yg mengalami pendarahan selama dua belas tahun dan disembuhkan ketika ia bertemu dgn Tuhan Yesus.

Dua belas tahun bukanlah waktu yg singkat. Tak bisa kita bayangkan betapa sakit dan menderitanya wanita itu.  

Banyak orang pasti tdk akan tahan dan akhirnya berputus asa (menyerah) bila menderita terus-menerus dlm waktu yg sangat lama.  

Selama bertahun-tahun wanita itu pasti berusaha mencari kesembuhan ke mana-mana dan bisa dipastikan biaya yg dikeluarkan sudah sangat banyak dan mungkin kekayaannya sudah habis ia gunakan utk berobat, namun tdk ada hasil.

Tapi wanita ini tdk putus asa dan percaya bahwa selalu ada harapan selama mau berusaha.

Ketika ia mendengar tentang Yesus, pengharapannya utk mendapatkan mujizat semakin kuat.  


Dengan penuh iman wanita itu berkata,

”Asal kujamah jubah-Nya, aku akan sembuh."  (Markus 5:28) 

Setelah menjamah jubah Yesus, seketika itu juga mujizat terjadi.  

”Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya." (Markus 5:29)

Tuhan Yesus menghargai iman wanita ini, Imannya telah menyelamatkan dan karena itu ia mengalami mujizat kesembuhan dari Tuhan.

Iman adalah kunci jalan bagi mujizat Tuhan terjadi dlm hidup kita. 

Iman adalah kunci yg menggerakkan hati Tuhan utk bertindak.

Karena itu jangan pernah meragukan kuasa Tuhan!

“MUJIZAT ITU MASIH ADA asal kita dgn iman datang kepada TUHAN YESUS, karena Dia adalah ‘JEHOVAH RAPHA’ dokter di atas segala dokter!”

Jumat, 07 Februari 2025

CARILAH DAHULU KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARANNYA- 2

 

FIRMAN TUHAN BERKATA:

"jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah." Amsal 2:4-5

 

Untuk memperoleh harta kekayaan yg sifatnya fana kita rela bekerja membanting-tulang siang dan malam.

 Demikian juga seharusnya kita lakukan utk memperoleh "harta rohani" yg jauh lebih bernilai dan berharga daripada harta yg ada di dunia ini.

 

Karena itu, "Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!" (1Taw. 16:11). 

 

Selagi kita masih sehat dan keadaan baik-baik jangan pernah sia-siakan waktu dan kesempatan yg ada.

 Sebagaimana kedisiplinan dibutuhkan dlm menunjang keberhasilan utk mendapatkan hal-hal duniawi, maka kedisiplinan juga berlaku utk perkara-perkara rohani.

 Perlambang "Kerajaan Sorga dan kebenarannya seperti harta yg terpendam" bermakna bahwa tdk semua orang menyadari akan keberadaan Kerajaan Sorga tersebut.

 Hanya orang yg mau berusaha, mau menggali atau mau mencari tahulah yg menyadari keberadaannya.

 Orang ini digambarkan akan menjual segala miliknya, yaitu harta benda duniawinya yg dianggapnya tdk lagi berharga atau tdk sepadan nilainya bila dibanding dgn  harta rohani yg baru ditemukannya.

 

Orang-orang yg berjerih lelah mencari perkara-perkara rohani atau mengutamakan Kerajaan Allah dan kebenarannya akan mendapatkan berkat yg jauh lebih besar dibandingkan dgn mereka yg tdk sungguh-sungguh atau lalai melakukannya, sebab "Dlm tiap jerih payah ada keuntungan," (Amsal 14:23). 

 

Karena itu bangunlah kedisiplinan utk mencari Tuhan dan membangun persekutuan dgn-Nya,  "Sebab kamu tahu, bahwa dlm persekutuan dgn Tuhan jerih payahmu tdk sia²." (1Kor. 15:58b).

 

Harta Rohani yg terpendam juga hrs dicari dgn penuh ketekunan karena tdk ada istilah instan di dlm Tuhan!

Banyak orang awalnya begitu bersemangat mengejar harta rohani tapi lama-kelamaan semangatnya menjadi pudar dan akhirnya tdk lagi bersungguh-sungguh. Itu artinya mereka tdk bertekun!

 

"Peliharalah harta yg indah, yg telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yg diam di dlm kita." (2Tim. 1:14)

Kamis, 06 Februari 2025

CARILAH DAHULU KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARANNYA

 ”Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Matius 6:33.


Dalam kehidupan yg penuh dgn berbagai tuntutan dan kesibukan, seringkali kita terjebak dlm pencarian hal-hal duniawi.

Namun, Yesus mengingatkan kita utk mengutamakan Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.

Mencari Kerajaan Allah berarti menjadikan Tuhan sebagai pusat hidup kita, mengutamakan hubungan kita dengan-Nya, dan menjalani hidup sesuai dgn prinsip-prinsip-Nya.

Apabila kita menjadikan Tuhan sebagai keutamaan kita,  kita akan melihat bagaimana segala sesuatu yg kita perlukan akan ditambahkan kepada kita. 

Ini bukan berarti kita tdk perlu bekerja keras, tetapi dgn menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, Dia akan membimbing dan menyediakan yg terbaik bagi kita.


”Apakah kita telah menjadikan Tuhan sebagai keutamaan dalam hidup kita?"

             

Mencari kebenaran Allah berarti memahami Firman-Nya dan menerapkannya dlm kehidupan sehari-hari.

Kebenaran-Nya adalah panduan yg akan membawa kita pada keputusan yg bijaksana dan hidup yg penuh makna.

Dengan mengisi hati dan pikiran kita dgn kebenaran-Nya, kita akan terhindar dari kebingungan dan keraguan yg seringkali menghampiri kita.

            

Hari ini, mari kita berkomitmen utk mencari Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya terlebih dahulu.

Percayalah bahwa semua yg kita perlukan akan ditambahkan kepada kita, karena Tuhan adalah Jehovah Jireh”  “Allah yg akan menyediakan”.

     

Oleh sebab itu, INGATLAH “KASIH SETIA TUHAN YESUS KRISTUS MENYERTAI KITA SEMUA.”

Rabu, 05 Februari 2025

ALLAH turut bekerja dlm segala sesuatu

 ”Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa.’’ 2 Korintus 4:8


Ada pepatah mengatakan,

”Palu menghancurkan kaca, tetapi palu membentuk baja.”


Kaca memiliki sifat rentan, mudah retak, pecah, dan hancur bila terkena benturan. Sebaliknya, baja memiliki sifat kuat, kokoh, dan tdk mudah pecah. Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, ketika masalah menghantam, kita akan mudah hancur. Sebaliknya jika kita bermental baja, kita akan tetap tangguh di tengah deraan masalah yg berat. 

         

Rasul Paulus adalah contoh pribadi yg tangguh dan bermental baja. 

Dari mana ia mendapatkan watak itu?

Hal itu dimulai dgn tidak mengandalkan kekuatannya sendiri, melainkan menyadari: “bahwa kekuatan yg melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami”. (2Kor 4:7b) 

Kesadaran itu membuatnya dia tdk tawar hati. Dlm segala hal ia ditindas, namun tdk terjepit; ia habis akal, namun tdk putus asa; ia dianiaya, namun tdk ditinggalkan sendirian; ia dihempaskan, namun tdk binasa. Inilah rahasia mental bajanya. Rasul Paulus senantiasa membawa kematian Yesus di dlm tubuhnya supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dlm tubuhnya. 

       

JIKA SAAT INI KITA SEDANG MENGALAMI MASALAH DAN HANTAMAN, JANGAN MERESPONINYA SECARA KELIRU.


Jika kita mengandalkan kekuatan dan kemampuan pribadi kita sendiri, kita akan seperti kaca atau bejana tanah liat. Kita akan mudah retak dan hancur. Namun, ketika kita meminta hikmat dan kekuatan dari Allah, kita akan mengalami kuasa-Nya.


Dia sungguh-sungguh turut bekerja dlm segala sesuatu utk mendatangkan kebaikan bagi umat-Nya.      

Oleh sebab itu, INGATLAH: “DENGAN KEKUATAN TUHAN, KITA AKAN SANGGUP BERDIRI DI TENGAH BADAI.”