Minggu, 23 Februari 2025

KUNCI KEBAHAGIAAN

Selain Engkau tdk ada yg kuingini di bumi. Mazmur 73:25b

  

KEBAHAGIAAN memang menarik utk dibahas dlm lingkungan Kekristenan?

Mengapa? Karena semua orang di dunia berlomba-lomba mencari KEBAHAGIAAN.

 

Apakah kita setuju? Tunggu dulu.

Kalau semua orang mencari KEBAHAGIAAN, mengapa ada orang yg bunuh diri?

 

Mengapa ada orang yg rela hidup menjadi petapa? 

Bukankah itu menunjukkan bhw ada orang² yg tdk ingin bahagia?

 

Blaise Pascal, seorang ilmuwan Kristen yg hidup pada abad ke-17, mengatakan bhw pada dasarnya setiap orang mencari KEBAHAGIAAN. Dan itulah yg mendorong orang tersebut utk melakukan sesuatu.

 

Orang yg bunuh diri pun sebenarnya sedang mencari KEBAHAGIAAN. Kok bisa? 

Dgn mengakhiri hidup, mereka berpikir akan terlepas dari penderitaan. Benarkah?

 

Orang yg menjadi petapa dan menolak kemewahan pun, seperti Buddha Gautama, sebenarnya dilatarbelakangi oleh KEBAHAGIAAN.

Buktinya, orang Buddha meyakini, “Semoga semua makhluk berbahagia.”

Lihat? Apa pun wujudnya, semua orang sebenarnya ingin mendapat KEBAHAGIAAN.

 Ada yg mencarinya melalui kekayaan, kekuasaan, ilmu pengetahuan, atau mengasingkan diri dari dunia utk mengejar hal² spiritual seperti petapa tadi.

 

Tetapi, setelah semuanya itu didapat, apakah pasti merasakan KEBAHAGIAAN? Bisa jadi ya. Tetapi, KEBAHAGIAAN itu tdk akan berlangsung selamanya.

 Bisa timbul kecemasan, “Jangan², apa yg kita miliki dgn susah payah itu hilang….” Akhirnya, orang mencari cara supaya KEBAHAGIAAN tersebut tdk mudah lepas. Misalnya, orang yg beli mobil baru pasti juga membeli asuransi.

 Seandainya KEBAHAGIAAN dapat terus kita wujudkan sampai akhir hayat, masih ada satu “ancaman” lagi. Apa itu? Kematian.

Akibatnya, semua orang di dlm hati kecilnya pasti merasakan bhw KEBAHAGIAAN yg dia peroleh tdk akan bisa dinikmati selamanya.

Ini akan membuat dia tdk bisa menikmati kebahagiaannya dgn penuh. Selalu cemas karena terbayang sampai kapan dia masih bisa menikmatinya?


Kesimpulannya, di dunia ini tdk ada KEBAHAGIAAN yg sejati.

Jika demikian, apakah kita sebagai anak Tuhan juga bernasib sama?

Alkitab mengajarkan bhw kita dapat memperoleh KEBAHAGIAAN yg sejati dan bisa kita nikmati sepanjang masa. Tetapi itu hanya bisa kita dapatkan jika kita punya TUHAN.


“Kita akan memperoleh KEBAHAGIAAN yg sejati, dan berlangsung selama-lamanya, jika kita menjadikan Allah sebagai harta satu-satunya.”

Mazmur 16:2, Daud telah mengambil sikap utk menjadikan Allah sebagai Tuhannya, “Engkaulah TUHAN-ku.”

Di sini Daud menyatakan relasi pribadinya dgn Allah. Daud menjadikan Allah sebagai Tuhan secara pribadi. Dan apa yg didapat Daud? Dia mendapatkan kebahagiaan yg sejati.

Daud berkata “tak ada yg melebihi Engkau,” menunjukkan bhw bagi Daud, tdk ada KEBAHAGIAAN lain di luar Tuhan.

Relasi dgn Tuhan inilah yg membuat dia memiliki sukacita dan berkata: “Kesukaanku ialah tinggal bersama orang² suci di kota ini.” (Maz. 16:3).

Daud tdk mau larut dgn kehidupan orang² yg menyembah dewa².

Bagi Daud, segemilang apa pun, kehidupan mereka yg tdk mengenal Tuhan adalah kehidupan yg menyedihkan.

Terakhir, Daud berkata bahwa “TUHAN, Engkau saja yg kumiliki.”

Daud tahu bhw harta terbesar baginya bukan kekayaan, bukan pula seluruh isi kerajaan. Harta terbesar bagi Daud adalah Tuhan, dan itu cukup.

Hanya dgn mempunyai Tuhan dan mempunyai relasi dgn-Nya, Daud sdh memperoleh semua yg diinginkan di dlm hidup ini. Dia berkata: “Engkau memberi segala yg kuperlukan.” dan itu sangat menyenangkan hatinya.

 

Dari Mazmur ini kita belajar bhw kita dpt memperoleh KEBAHAGIAAN yg sejati ketika kita menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya harta yg bernilai di dlm hidup ini.

Rasa puas dan rasa cukup hanya bisa kita dapatkan jika kita memiliki apa yg tdk terbatas, yaitu TUHAN.

 

 

 

Jumat, 21 Februari 2025

jangan sesat

 1 Korintus 15:33.
Janganlah kamu sesat, pergaulan yang buruk merusakan kebiasaan yang baik.

Pergaulan memiliki pengaruh besar baik untuk membangun maupun menghancurkan hidup kita.
Bahkan Salomo raja yang paling bijaksana,
akhirnya jatuh karena pengaruh istri-istrinya yang menyembah berhala, hatinya yang semula berpaut pada Tuhan perlahan menyimpang dari jalan.

Godaan untuk berkompromi dengan tren atau standar dunia yang bertentangan dengan firman Tuhan bisa datang kapan saja, namun jika kita memilih pergaulan yang baik dan sehat, seperti tergabung dalam komunitas rohani atau kelompok sel.

Dalam Komsel, iman kita akan dikuatkan dan firman Tuhan akan terus bertumbuh dalam hidup kita. Lingkungan yang positif sangat mempengaruhi pertumbuhan iman kita.

Bergabung dalam kelompok sel atau komunitas rohani adalah salah satu cara. dan menjadi terang bagi orang-orang di sekitar kami.

Pergaulan yang salah bisa menggugurkan Firman Tuhan dalam hidup kita.

Tuaian dimulai ketika kita menaburtanpa benih tidak ada panen.

Galatia 6:7, Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya". 

Warren Buffett merupakan salah satu investor terksukses di dunia.

Ia tidak mendapatkan kekayanya dalam waktu semalam.

Melainkan dengan menabur prinsip investasi jangka panjang, disiplin dan kesabaran.

Ia tidak mencari keuntungan instan.

Tetapi terus membangun kekayanya dengan konsisten.

Ya setiap tuaian dimulai dengan satu hal yang sederhana.

Benih, tanpa Benih tidak akan ada panen.

Seorang pertani tidak akan berharap menuai gandum, jika Ia tidak pernah menabur Benihnya terlebih dahulu.

Begitu pula dalam kehidupan.

Segala sesuatu yang kita inginkan untuk bertumbuh harus diawali dengan tindakan menabur.

Benih tidak selalu berbentuk materi.

Dalam hidup, tak semua memiliki Benih yang bisa ditaburkan.

Misalnya,,,

-   Benih waktu

ketika kita memberi waktu untuk berdoa,
merenungkan Firman atau menolong orang lain,
kita sedang menabur benih Rohani yang akan membawa berkat.

-   Benih kasih
setiap kata baik, setiap tindakan kasih dan setiap pengampunan yang kita berikan adalah benih yang suatu hari akan kembali kepada kita.

-   Benih kebaikan
menolong orang yang membutuhkan, memberi dengan suka cita, serta berbagi dengan mereka yang kekurangan merupakan tabur dan penih yang diperhatikan Tuhan dan akan dilipatgandakannya.


Yang terpenting adalah

 Benih iman.

Percaya pada janji Tuhan, bahkan ketika keadaan tampak sulit

adalah Benih yang akan menghasilkan buah pada waktu nya.


Banyak orang gagal menuai karena mereka takut menabur.

Mereka berpikir, bagaimana jika saya memberi dan tidak mendapatkan apa-apa kembali atau bagaimana jika saya berbuat baik tetapi tidak ada yang menghargai.

Namun hukum Tuhan dalam Galatia 6:7 jelas, setiap benih yang di tabur akan dituai.

Benih mungkin terlihat kecil dan tidak berarti saat pertama kali ditanam.

Tetapi dalam waktu yang tepat, ia akan bertunas, bertumbuh, dan berbuah lebat.

Apakah yang akan membuat banyak orang tidak pernah mengalami panen?

Menurut Anda, benih apa yang Tuhan ingin Anda tabur saat ini,

dengan cara pandang yang baru Anda dapatkan
Apakah komitmen andah soal menabur?

Tuhan, kami ingin hidup dalam iman dan tidak dikuasai oleh ketakutan.

Berikan kami keberanian untuk menabur dengan keyakinan bahwa engkau setia memberikan tuaian.

Kami percaya bahwa setiap benih yang kami tabur dalam kasih, kemurahan

dan ketaatan akan engkau berkati pada waktu di dalam nama Tuhan Jesus.

Kami berdua, Amin.

 

Tuaian dimulai ketika kita menaburtanpa benih tidak ada panen.


Rabu, 19 Februari 2025

Kasihi sesama seperti diri sendiri

Siapa orang pertama yang harus kamu kasihi dalam hidupmu?
Orang tua, sahabat atau saudara?
Bukan, tapi kamu, dirimu. 

Matius 22:39, Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Tuhan Yesus memberi perintah Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Perintah ini bukan hanya kewajiban bagi kita untuk mengasihi orang lain. Mengasihi sesama kita tetapi sebuah kewajiban untuk mengasihi diri kita sendiri.

Apapun keadaanmu, jangan benci hidupmu, jangan benci dirimu, tidak ada orang lain yang dapat mengasihi kita, sebaik kita melakukannya untuk diri kita sendiri.  

Ini yang dapat kamu lakukan, 

1. Jaga tubuhmu. Jangan masukkan ke dalam tubuhmu sesuatu yang dapat merusaknya, Apakah itu makanan, minuman, olahraga, dandanan atau segala sesuatu yang berkaitan dengan kesehatan tubuh. Maka pastikan yang datang di tubuhmu yang masuk ke tubuhmu adalah sesuatu yang membangunnya dan bukan merusaknya.

2. Jaga hati dan pikiranmu soal menjaga hati juga menjaga pikiran itu tanggung jawabmu dan bukan beban orang lain Masukkan di pikiranmu halhal yang positif, masukkan di hatimu halhal yang baik, yang tidak baik, yang negatif buang jauh jauh hempaskan dari hidupmu.

3. Perluas kapasitasmu ini tentang belajar berlatih dan berkarya. Lakukan tugas dan tanggung jawabmu dengan benar dan dengan bersungguh sungguh.

Kelak kamu akan melihat Tuhan menyertai kamu dalam hal hal yang kecil dan memakimu untuk melakukan perkaraperkara yang besar. Kasihi dirimu sebab hanya kamu yang mampu membuat hidupmu berkembang dan maju itu tanggung jawabmu dan bukan beban orang lain. Itu sebabnya Tuhan memerintahkan kepada kita mengasihi orang lain tetapi juga harus mengasihi diri sendiri.

Selasa, 18 Februari 2025

KARENA ALLAH LEBIH DAHULU MENGASIHI




1 YOHANES 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. 

Setelah kita menerima Yesus sebagai Juruselamat dan mengalami proses lahir baru, kita yang secara posisi sudah dibenarkan dan dikuduskan di hadapan Allah, maka kita patut belajar firman Tuhan untuk menjadi pedoman bagi langkah hidup ini. 

Titik awal kehidupan ke-Kristenan itu dimulai dari titik menerima kasih Yesus kepada kita lewat pengorbanan-Nya di kayu salib. Terimalah kebaikan-Nya, maka Anda dapat memberikan kebaikan kepada orang lain. 

Ketika kita belajar menerima kasih, kasih karunia, dan berkat-Nya, kita diubahkan dan diberdayakan untuk berbagi kebaikan yang sama dengan orang lain. Ayat bacaan hari ini berarti ketika kita sepenuhnya menerima kasih Allah, kita kemudian dapat mencerminkan kasih itu dalam tindakan kita terhadap orang lain.

Anda hanya dapat memberikan apa yang Anda miliki. Jika Anda terkuras secara emosional, mental, atau fisik, akan menjadi sulit untuk menawarkan kebaikan, kesabaran, dan dukungan kepada orang lain. Menerima kebaikan dalam pengertian ini berarti mengurus diri sendiri terlebih dahulu, sadar bahwa Tuhan sudah terlebih dahulu mengasihi kita, beristirahat dan tinggal di dalam kasih-Nya, membiarkan kasih Tuhan menyembuhkan diri kita dari sampah masa lalu, dan membiarkan pengalaman dengan Tuhan memelihara kesejahteraan Anda.

Setelah posisi kita dikuduskan oleh Tuhan, kemudian pikiran, hati, tindakan dan perkataan kita dikuduskan secara berkala, disinilah kehidupan kita akan menjadi kado dan pemberian bagi orang lain. Disinilah dunia bisa melihat hasil dari pengudusan hidup kita menjadi hidup yang baru di dalam Kristus Yesus, hidup kita jadi berkat. 

Senin, 17 Februari 2025

Kenali diri #2


Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Galatia 4:6

Ngaca, ngaca, ngaca !
Begitu celetukan seseorang kepada temannya untuk melihat siapa dirinya.

Seharusnya setiap kita memang harus bercermin, untuk melihat siapa diri kita yg sebenarnya. 

Kita diciptakan dahsyat dan ajaib.

Jika kita mengenali diri kita, kita bukan sembarang orang.

Kita bukan lagi budak seperti dulu sebelum mengenal Dia.

Kita tidak menerima roh perbudakkan, roh yg membuat kita menjadi pecundang.

Sebaliknya, kita menerima Roh yg menjadikan kita anak Allah.

APA ARTINYA MENJADI ANAK ALLAH?

Status atau kedudukan kita bukan lagi hamba, tetapi anak.

Anak Allah memiliki potensi kuasa yg sama dengan Bapa.

Kita, sekarang ini boleh memanggilnya, *”YA ABBA, YA BAPA.

Jika kita tidak mengenali diri kita, itu adalah halangan terbesar dalam memaksimalkan potensi Illahi dalam hidup kita.

JIKA KITA TIDAK SADAR BAHWA KITA ADALAH ANAK-NYA, MAKA LENYAPLAH SEGALA POTENSI ILAHI YG ADA DALAM DIRI KITA

TUHAN ADALAH BAPA KITA

PERTOLONGAN TUHAN HADIR SETIAP SAAT

“TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.” Mazmur 37:40

PERTOLONGAN TUHAN HADIR SETIAP SAAT

 Saat kamu terjebak dlm situasi yg sulit, tetaplah berjalan dgn iman. Jangan fokuskan hidup pada masalah, sebab masalah hanya akan menyita banyak waktu dan menyiramkan rasa khawatir dlm hatimu. 

Teruslah percaya dan berharap kepada Tuhan karena pertolongan Tuhan itu terjadi setiap saat.

Persoalan itu terkadang berakhir dgn kebaikan. Seperti ombak-ombak kecil yg menghantam perahu. Ombak-ombak kecil itu secara perlahan membawa perahu ke tepian. 

Demikianlan persoalan yg Tuhan izinkan terjadi dlm hidupmu, akan membawamu pada berkat yg indah.

”Jangan lelah menanti-nantikan kebaikan Tuhan dlm hidupmu. Sekalipun jalan hidupmu semakin sulit, janganlah doamu menjadi sedikit.

Banyak-banyaklah berdoa agar berkatmu semakin bertambah. Jangan menjauh dari Tuhan agar damai di hatimu tdk hilang.”