Jumat, 28 Februari 2025

COBAAN IMAN

 Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta  berkata......, "ia hanya berkata kepadmu: "Mandilah dan engkau akan  menjadi tahir." 2Raja raja 5:13


Dlm kisah tentang Naaman kita mendapatkan gambaran Perjanjian Lama yg luar biasa tentang peranan iman pada saat Tuhan menghadapi manusia. 


Ini memberi kita gambaran yg indah tentang apa sebenarnya iman itu. 

1. Bayangkan betapa inginnya Naaman sembuh. Ia meminta pertolongan raja Aram dan raja Israel. Ia melakukan perjalanan panjang. Ia merendahkan diri dihadapan nabi yg bahkan tdk keluar dari rumah utk menemuinya. Keinginan yg kuat utk menerima inilah yg menjadi dasar iman yg kuat.

2. Dari iman adalah iman yg menyingkirkan semua praduga sebelumnya dan hanya menaati firman Allah. Ini di luar kesediaan Naaman sehingga ia berbalik dgn marah. Untunglah pembantu2nya yg setia memberinya nasihat yg lebih baik. 

3. Iman mesti tunduk pada firman Allah secara mutlak, Mandi dan.. akan sembuh. 


Mula-mula memang tampak tdk berguna tetapi iman membuktikannya dlm ketaatan. 

Dgn taat Naaman menyelam bukan hanya sekali dua kali melainkan tujuh kali, sambil percaya bhw mujizat yg hebat akan terjadi.

Dlm keheningan doa marilah kita percaya bhw penyerahan seluruh kehendak kita kepada janji Allah benar-benar akan membawa penyucian hati yg kita butuhkan.


Kamis, 27 Februari 2025

BIARLAH TUHAN MELAKUKANNYA

Elisa menyuruh seorang utusan dgn pesan, Pergilah dan basulah dirimu di sungai Yordan tujuh kali, maka tubuhmu akan pulih dan engkau akan menjadi tahir  2 Raja 5:10-11

 

Seringkali kita gagal memanfaatkan hal yg ditugaskan Tuhan bagi kita karena Dia tdk melakukannya sesuai dgn cara kita.

 

Misalnya kita menyiapkan gagasan tentang cara Tuhan menyembuhkan kita. Kita menyangka Dia akan mengutus seorang pendeta terkenal yg akan menumpangkan tangannya atas tubuh kita atau Dia akan membuat kita melompat bangkit oleh kedahsyatan kuasa-Nya.

 

Bila Dia tdk berbuat demikian maka iman kita jadi lemah. Itulah yg dilakukan Naaman.

 

Dia pergi menemui Elisa dgn harapan agar disembuhkan menurut cara tertentu. Ketika hal itu tdk terjadi, dia pergi dgn gusar.

 

Yg disuruh Elisa hanya tindakan sederhana. Mencelupkan diri tujuh kali di sungai Yordan.

 

Naaman sebenarnya dapat melakukannya tetapi tdk dilakukannya karena itu tdk sesuai dgn keinginannya.

 

Dia mengira Elisa akan menyembuhkannya dgn menumpangkan tangannya sambil memanggil nama Tuhan.

 

Naaman akan gagal menerima kesembuhan jika bukan salah seorang hambanya menganjurkan agar dia mencoba mematuhi petunjuk Elisa.

 

Jangan biarkan gagasan kita tentang cara kerja Tuhan meluputkan kita dari kesembuhan kita atau pembebasan kita.

 

Percayalah saja kepada-Nya dan izinkan Dia melakukan segala sesuatu menurut kehendak-Nya. Dia akan bekerja dgn perkasa di dlm diri kita.

 

Simaklah apa yg dikatakan Firman Tuhan dlm 2Raja-raja 5:13-14

Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yg sukar kepadmu, bukankah bapak akan melakukannya? Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dlm sungai Yordan sesuai perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya..


Rabu, 26 Februari 2025

SUKA AKAN HADIRAT-NYA


Di era Perjanjian Lama, bangsa Israel beribadah di Tabernakel atau Bait Allah dg serentetan aturan-aturan, korban-korban persembahan yg dilakukan oleh para Imam dan orang2 dr suku lewi.

Hal yg luar biasa adalah ketika Allah hadir dg tiang awan pd waktu siang atau tiang api pd malam hari, diam diatas kerubim yg ada di ruang Maha Kudus, disitulah hadiral Allah nyata bagi para pelayan yg melayani.

Di zaman Daud, Daud membuat tenda u/ menaruh Tabut TUHAN, hadirat-Nya selalu menyukakan hati Daud.

Firman Allah berkata:
"Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam!

Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.
 
Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik." (Mzm 84:1-2,10)

Mencermati 3 ayat diatas, maka kita tahu betapa Daud begitu menghargai dan begitu merindukan akan hadirat-Nya sehingga ia berkata, lebih baik satu hari dipelataran-Mu, drpd seribu hari di tempat lain. Bgmn dg kita?

Ketika kita beribadah, adakah kita merasakan hadirat-Nya dan seberapa kuat-Nya hadirat-Nya menarik kita u/ mencintai-Nya?!

Ibadah tanpa hadirat-Nya apa artinya? Dan seberapa dlm kita merindukan hadirat-Nya? Itu bisa menjadi tolok ukur akan cinta kita pd hadirat-Nya.

"Kiranya Roh Kudus selalu Mengurapi Ibadah & Pelayanan yg kita lakukan" 

Selasa, 25 Februari 2025

TETAP BERKARYA DI TENGAH BADAI KEHIDUPAN


YAKOBUS 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Kehidupan ditandai oleh kesulitan, iman, dan komitmen yang mendalam untuk membagikan Injil kebenaran, bahkan saat menghadapi penganiayaan.

Perjalanan hidup kita semua sedang dalam perjalanan menuju Surga, menghadapi ujian, godaan, dan kemenangan di sepanjang jalan.

Kita menghadapi pertentangan, kesulitan, atau ketidakpastian dalam perjalanan iman kita. Namun, jika kita tetap berakar pada firman Tuhan dan percaya kepada-Nya, Dia akan menggunakan bahkan penderitaan kita untuk tujuan yang lebih besar. 
Marilah kita bertekun, mengetahui bahwa pergumulan kita bersifat sementara dan bahwa sukacita kekal menanti kita di dalam Kristus. 

Senin, 24 Februari 2025

Jangan Kkamu kuatir

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari". Matius 6:34 


Khawatir akan masa depan terus terusan itu sebenarnya menyakiti hati Tuhan. Karena seakan akan kita menyatakan kepada Tuhan: "Aku tidak percaya akan kasihMu dan penyertaan Mu. Kamu tidak setia."


Hari ini kita pilih memelihara pikiran dengan benar. Buang hal negatif dan pelihara yg positif. Jangan sampai kebalik dan jangan dikendalikan pikiran, tapi mari kita yang mengendalikan pikiran kita


Terus Doa doa dan doa.

Ketika bangun pagi, berdoa.

Ketika tiba tiba khawatir, langsung doa.

Ketika sudah ada bantuan Tuhan, tetap doa.


Count your blessings, mulai renungkan apa saja berkat Tuhan di hidupmu dan juga janji Tuhan bagi masa depanmu. Sehingga kamu bisa lebih antusias.


"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur". Filipi 4:6

Minggu, 23 Februari 2025

KUNCI KEBAHAGIAAN

Selain Engkau tdk ada yg kuingini di bumi. Mazmur 73:25b

  

KEBAHAGIAAN memang menarik utk dibahas dlm lingkungan Kekristenan?

Mengapa? Karena semua orang di dunia berlomba-lomba mencari KEBAHAGIAAN.

 

Apakah kita setuju? Tunggu dulu.

Kalau semua orang mencari KEBAHAGIAAN, mengapa ada orang yg bunuh diri?

 

Mengapa ada orang yg rela hidup menjadi petapa? 

Bukankah itu menunjukkan bhw ada orang² yg tdk ingin bahagia?

 

Blaise Pascal, seorang ilmuwan Kristen yg hidup pada abad ke-17, mengatakan bhw pada dasarnya setiap orang mencari KEBAHAGIAAN. Dan itulah yg mendorong orang tersebut utk melakukan sesuatu.

 

Orang yg bunuh diri pun sebenarnya sedang mencari KEBAHAGIAAN. Kok bisa? 

Dgn mengakhiri hidup, mereka berpikir akan terlepas dari penderitaan. Benarkah?

 

Orang yg menjadi petapa dan menolak kemewahan pun, seperti Buddha Gautama, sebenarnya dilatarbelakangi oleh KEBAHAGIAAN.

Buktinya, orang Buddha meyakini, “Semoga semua makhluk berbahagia.”

Lihat? Apa pun wujudnya, semua orang sebenarnya ingin mendapat KEBAHAGIAAN.

 Ada yg mencarinya melalui kekayaan, kekuasaan, ilmu pengetahuan, atau mengasingkan diri dari dunia utk mengejar hal² spiritual seperti petapa tadi.

 

Tetapi, setelah semuanya itu didapat, apakah pasti merasakan KEBAHAGIAAN? Bisa jadi ya. Tetapi, KEBAHAGIAAN itu tdk akan berlangsung selamanya.

 Bisa timbul kecemasan, “Jangan², apa yg kita miliki dgn susah payah itu hilang….” Akhirnya, orang mencari cara supaya KEBAHAGIAAN tersebut tdk mudah lepas. Misalnya, orang yg beli mobil baru pasti juga membeli asuransi.

 Seandainya KEBAHAGIAAN dapat terus kita wujudkan sampai akhir hayat, masih ada satu “ancaman” lagi. Apa itu? Kematian.

Akibatnya, semua orang di dlm hati kecilnya pasti merasakan bhw KEBAHAGIAAN yg dia peroleh tdk akan bisa dinikmati selamanya.

Ini akan membuat dia tdk bisa menikmati kebahagiaannya dgn penuh. Selalu cemas karena terbayang sampai kapan dia masih bisa menikmatinya?


Kesimpulannya, di dunia ini tdk ada KEBAHAGIAAN yg sejati.

Jika demikian, apakah kita sebagai anak Tuhan juga bernasib sama?

Alkitab mengajarkan bhw kita dapat memperoleh KEBAHAGIAAN yg sejati dan bisa kita nikmati sepanjang masa. Tetapi itu hanya bisa kita dapatkan jika kita punya TUHAN.


“Kita akan memperoleh KEBAHAGIAAN yg sejati, dan berlangsung selama-lamanya, jika kita menjadikan Allah sebagai harta satu-satunya.”

Mazmur 16:2, Daud telah mengambil sikap utk menjadikan Allah sebagai Tuhannya, “Engkaulah TUHAN-ku.”

Di sini Daud menyatakan relasi pribadinya dgn Allah. Daud menjadikan Allah sebagai Tuhan secara pribadi. Dan apa yg didapat Daud? Dia mendapatkan kebahagiaan yg sejati.

Daud berkata “tak ada yg melebihi Engkau,” menunjukkan bhw bagi Daud, tdk ada KEBAHAGIAAN lain di luar Tuhan.

Relasi dgn Tuhan inilah yg membuat dia memiliki sukacita dan berkata: “Kesukaanku ialah tinggal bersama orang² suci di kota ini.” (Maz. 16:3).

Daud tdk mau larut dgn kehidupan orang² yg menyembah dewa².

Bagi Daud, segemilang apa pun, kehidupan mereka yg tdk mengenal Tuhan adalah kehidupan yg menyedihkan.

Terakhir, Daud berkata bahwa “TUHAN, Engkau saja yg kumiliki.”

Daud tahu bhw harta terbesar baginya bukan kekayaan, bukan pula seluruh isi kerajaan. Harta terbesar bagi Daud adalah Tuhan, dan itu cukup.

Hanya dgn mempunyai Tuhan dan mempunyai relasi dgn-Nya, Daud sdh memperoleh semua yg diinginkan di dlm hidup ini. Dia berkata: “Engkau memberi segala yg kuperlukan.” dan itu sangat menyenangkan hatinya.

 

Dari Mazmur ini kita belajar bhw kita dpt memperoleh KEBAHAGIAAN yg sejati ketika kita menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya harta yg bernilai di dlm hidup ini.

Rasa puas dan rasa cukup hanya bisa kita dapatkan jika kita memiliki apa yg tdk terbatas, yaitu TUHAN.

 

 

 

Jumat, 21 Februari 2025

jangan sesat

 1 Korintus 15:33.
Janganlah kamu sesat, pergaulan yang buruk merusakan kebiasaan yang baik.

Pergaulan memiliki pengaruh besar baik untuk membangun maupun menghancurkan hidup kita.
Bahkan Salomo raja yang paling bijaksana,
akhirnya jatuh karena pengaruh istri-istrinya yang menyembah berhala, hatinya yang semula berpaut pada Tuhan perlahan menyimpang dari jalan.

Godaan untuk berkompromi dengan tren atau standar dunia yang bertentangan dengan firman Tuhan bisa datang kapan saja, namun jika kita memilih pergaulan yang baik dan sehat, seperti tergabung dalam komunitas rohani atau kelompok sel.

Dalam Komsel, iman kita akan dikuatkan dan firman Tuhan akan terus bertumbuh dalam hidup kita. Lingkungan yang positif sangat mempengaruhi pertumbuhan iman kita.

Bergabung dalam kelompok sel atau komunitas rohani adalah salah satu cara. dan menjadi terang bagi orang-orang di sekitar kami.

Pergaulan yang salah bisa menggugurkan Firman Tuhan dalam hidup kita.