Minggu, 31 Agustus 2025

Harga untuk Mengikut Yesus

Kita tahu dari Alkitab bahwa keselamatan adalah pemberian cuma-cuma yang Yesus berikan ketika kita percaya kepada-Nya. Tetapi meskipun keselamatan itu gratis—bukan berarti sisa hidup kita bersama Yesus tidak memerlukan perjuangan.

Yesus berkata bahwa kita harus mengorbankan segalanya untuk mengikuti-Nya. Bukan berarti kita harus mengusahakan keselamatan kita atau berupaya agar dapat diterima, tetapi mengikuti Yesus menuntut segala sesuatu yang kita miliki.

Ketika kita menjadi murid Yesus, kita mengikuti jejak-Nya. Kita mengizinkan Yesus mengajar dan membimbing kita. Jika kita sungguh-sungguh melakukannya, maka kita akan meneladani hidup-Nya. Artinya sebagaimana Yesus memikul salib dan menyerahkan segala yang dimiliki-Nya, dengan mengikuti Yesus kita juga harus melakukan hal yang sama.

Jadi apa artinya memikul salib dan mengikuti Yesus?
Artinya kita harus siap menyerahkan segalanya demi Yesus.
Artinya menyangkal diri dengan menyerahkan keinginan dan rencana kita sendiri demi keinginan dan rencana Tuhan. Bukan berfokus pada diri sendiri, tetapi memusatkan hidup kita pada misi Allah di dunia: mengasihi Dia dan mengasihi sesama sambil kita memuridkan. 

Memikul salib memang tidak mudah, tetapi tidak ada yang lebih baik dalam hidup ini daripada mengikuti Yesus. Sekalipun kesenangan instan seringkali lebih memikat, tetapi kesenangan itu akan cepat memudar dan membuat kita ingin mencari lebih banyak lagi. Tidak ada kepemilikan atau status yang dapat memberi kepuasan sejati dalam hidup—tetapi hanya ditemukan di dalam Yesus.

Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan hidup Anda. Apakah ada hal-hal di genggaman Anda yang membuat Anda ragu untuk menyerahkannya kepada Yesus?
Apakah Anda memiliki hubungan yang lebih melayani keinginan sendiri daripada keinginan Tuhan?
Berkomitmenlah untuk mengikut Yesus betapa pun sulit atau menantangnya hidup ini. Salib, meskipun menyakitkan, bersifat sementara—namun hidup berkelimpahan bersama Yesus adalah kekal.


Apa yang akan Anda serahkan kepada Yesus hari ini?

Hubungan, Keuangan dan Hal-hal yang saya pedulikan.


DOA

Tuhan, tolong tunjukkan apa yang aku sembunyikan dari-Mu dalam hidupku. Aku mau hidup berserah diri sepenuhnya. Ajari aku bagaimana mendahulukan untuk mengikuti-Mu dan mengasihi orang lain. Betapa pun sulitnya, aku mau setiap hari menyangkal keinginan yang egois, dan mencari-Mu terlebih dahulu. Dalam nama Yesus, Amin.


Luangkan waktu untuk merenungkan hidup Anda.

Apakah ada hal-hal, orang-orang, atau kebiasaan yang Anda sulit dan ragu untuk menyerahkannya kepada Tuhan.

Tantangan: Awali percakapan tentang komitmen kepada Yesus-apa pun yang terjadi.

Saling menguatkan untuk tetap setia!

Jumat, 29 Agustus 2025

Kasih Karunia Tuhan yang Terbesar

Kitab Roma, surat Paulus kepada jemaat di Roma, adalah surat yang mendasari banyak topik penting dalam iman kekristenan.

Di dalamnya, Paulus menggambarkan hidup kita sebelum mengenal Tuhan sebagai hidup yang jauh dari Tuhan, dan bahkan musuh dari Tuhan–kita memilih hidup melawan rencana Tuhan bagi kita. Dia juga berbicara mengenai kebaikan dan kemurahan Yesus yang disediakan bagi kita sebagai jalan untuk kembali kepada Tuhan melalui keselamatan.

Inti argumen dan pengalaman Paulus sebagai umat Kristen ditemukan dalam Roma 5:8. Dia mengatakan bahwa saat kita masih jauh dari Tuhan dan lari dari-Nya, Tuhan mengutus Yesus untuk mati bagi kita. Melalui inilah Tuhan menunjukkan kasih-Nya yang sempurna bagi kita sebagai anak-anak-Nya.

Paulus tidak sekadar memaparkan teori–dia berbicara dari pengalaman! Tuhan menemui Paulus di tengah-tengah aksinya menganiaya para pengikut Kristus. Dan saat Paulus masih menjadi musuh Tuhan, Tuhan masih membuka jalan bagi Paulus untuk kembali ke hati Yesus.

Hal yang sama juga berlaku bagi kita.

Walau bagaimanapun wujud hidup kita, kita semua mulai dari tempat yang sama seperti Paulus–kita pernah jauh dari Tuhan. Dan hanya melalui Yesus kita telah ditebus kembali untuk dekat dengan Tuhan, dan sekarang menjadi bagian dari keluarga Allah. Anda punya jalan untuk kembali kepada Tuhan, berkat pengorbanan Yesus!


Bagaimana kasih Tuhan memengaruhi Anda hari ini?

Kasih Tuhan telah memberi harapan untuk masa depan saya terlepas dari keadaan saat ini.

Kasih Tuhan memungkinkan saya untuk melepaskan rasa malu saya dan hidup sebagai ciptaan baru.

Kasih Tuhan telah mendorong saya memaafkan seseorang dalam hidup saya.


DOA

Tuhan, Terima kasih telah mengirimkan Anak-Mu untuk menanggung beban dosa kami. Engkau menunjukkan kasih yang terbesar bahkan di saat kami masih berdosa. Terima kasih atas anugerah dan belas kasih-Mu kepada kami. Dalam nama Yesus, Amin.


Kita tidak dapat menyucikan diri atau berupaya sendiri mencapai Tuhan. Sebaliknya, Yesus datang dan mendatangi kita.

Hari ini, ingatkan seseorang bahwa mereka tidak dapat meniadakan anugerah Allah karena dosa. Dia mati menggantikan kita sehingga kita dapat memperoleh hidup kekal.

Kamis, 28 Agustus 2025

Teruslah Berbuat Baik


Ingatkah kapan terakhir kali Anda benar-benar merasa kewalahan? Mungkin Anda menghabiskan seluruh hari atau sepanjang minggu Anda untuk mengerjakan proyek yang berat. Mungkin Anda merasa terkuras setelah membantu orang lain. Atau mungkin situasi sulit dan kemunduran membuat Anda merasa ingin menyerah. Kita semua dapat menjadi lelah pada suatu titik.


Paulus, penulis Galatia, tahu bahwa pembacanya juga akan lelah dengan pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Selama masa Paulus hidup, ada banyak penganiayaan dan banyak orang mengalami penderitaan, dan Paulus menulis untuk menyemangati mereka dalam pekerjaan yang mereka lakukan.


Kebenaran ini ada dalam isi surat Paulus kepada jemaat Galatia tersebut:

Bahkan orang baik pun akan lelah melakukan pekerjaan baik.

Itulah sebabnya Paulus mendorong semua orang untuk terus maju dalam berbuat kebaikan. Kita harus terus membantu orang lain. Kita harus terus membagikan harapan Yesus kepada orang lain. Kita harus terus berusaha dan hidup seperti yang Tuhan kehendaki.

Tuhan tahu bahwa kita mungkin akan menjadi letih. Dan ketika kita lelah dan frustrasi, mungkin kita akan mulai berpikir mengapa kita melakukan semua ini. (Mungkin Anda sudah mempertanyakan hal ini pada diri sendiri.)

Tetapi Galatia 6:9 mendorong kita untuk bertekun dalam melakukan hal-hal yang baik. Sama seperti bagaimana seorang petani harus bekerja dengan rajin untuk menanam hasil buminya dan menunggu berbulan-bulan sebelum waktu panen, Paulus mengatakan akan ada panen bagi mereka yang tidak menyerah.

Sama seperti orang Kristen di Galatia, kita juga perlu bertekun dalam menjalani hidup yang saleh dan membantu orang-orang di sekitar kita. Jika kita tidak menyerah, Kitab Suci mengatakan akan ada upah bagi kita. Kita mungkin menerima upah itu selama waktu kita di bumi, atau di surga—tetapi terlepas dari kapan kita menerimanya, kita harus bertekun dalam berbuat kebaikan.

Artinya apa yang Anda kerjakan itu penting. Bagaimana Anda menjalani hidup dan mengasihi orang lain itu berharga.

Jadi, luangkan waktu hari ini untuk mengingat perbuatan baik yang telah Anda lakukan dan yang dapat terus Anda lakukan untuk orang lain. Siapa yang bisa Anda bantu? Kepada siapa Anda dapat membagikan harapan tentang Yesus? Bagaimana Anda dapat terus bertekun dalam menjalani kehidupan yang saleh?

Jika Anda lelah atau merasa kalah, buatlah komitmen hari ini untuk tidak pernah menyerah. Pilihlah untuk bertahan melalui musim hidup apa pun yang Anda alami, ketahuilah bahwa akan ada panen bagi mereka yang menyelesaikannya dengan baik.


Bagaimana Anda dapat berbuat baik untuk seseorang hari ini?

Saya dapat membantu seseorang menyelesaikan tugas.

Saya dapat menyumbangkan barang yang tidak terpakai.

Saya dapat menulis pesan untuk menguatkan seseorang.


DOA

Tuhan, bantu aku agar tidak pernah lelah dalam berbuat baik. Semakin aku mendekat kepada-Mu, mampukan aku untuk terus melayani dan mengasihi orang lain bagaimanapun perasaanku. Aku ingin membawa orang-orang di sekitarku lebih dekat kepada-Mu-jadi, tolonglah agar aku dapat menjadi lebih seperti-Mu. Dalam nama Yesus, Amin.


Jika Anda merasa lelah atau kalah, buatlah komitmen hari ini untuk tidak pernah menyerah.

Ada berkat bagi Anda di balik pergumulan!

Semangatilah seseorang dengan Ayat Hari Ini: Akan ada panen bagi mereka yang tekun!

Rabu, 27 Agustus 2025

Melawan dengan Kebenaran

 

Di awal pelayanan Yesus, ada hal aneh yang terjadi: Dia dibawa ke padang gurun, oleh Roh Kudus, di mana Dia bertemu dengan iblis.

Setelah berpuasa selama empat puluh hari dan empat puluh malam, Yesus merasa lapar—digoda oleh musuh agar memuaskan rasa laparnya dengan makanan. Intinya, iblis memprovokasi Yesus untuk membuktikan bahwa Dia adalah Anak Allah dengan mengubah batu menjadi roti.

Bisakah Anda mengenali tipuannya?

Jika Anda benar-benar Anak Allah, lakukanlah sesuatu. Carilah jalan keluar sendiri. Menyerahlah pada keinginanmu. Puaskan dirimu sendiri. Apakah Tuhan bisa dianggap baik jika Dia menolak embantumu?

Tetapi Yesus menolak intimidasinya.

“Tetapi Yesus menjawab, "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.'” Matius 4: 4 PBTB2


Pola yang sama terjadi di dua pencobaan lagi—di mana iblis menggoda Yesus dengan perlindungan dan kuasa, tetapi Yesus menegurnya dengan Kitab Suci. 

Jadi apa yang dapat kita pelajari dari pertemuan Yesus dengan sang musuh?

Yesus tahu bahwa hidup adalah lebih dari sekadar perut kenyang. Meskipun Dia pasti ingin memuaskan keinginan fisiknya, Dia tahu bahwa berkat sesungguhnya berasal dari Tuhan.

Yesus tahu bahwa terlibat dalam perdebatan dengan musuh tidaklah bijaksana. Sebaliknya, Dia mengandalkan kekuatan Firman Tuhan, mengutip dari Kitab Ulangan sebagai senjata pertahanan-Nya.

Yesus tahu Dia tidak punya apa-apa untuk membuktikan. Tidak seperti Adam dan Hawa dalam Kejadian, yang meragukan kebaikan Tuhan dan menyerah pada pencobaan, Yesus mampu menentang godaan musuh.

Yesus tahu Dia sedang dicobai oleh iblis dan tahu cara menghadapinya. Kita harus belajar mengenali kapan kita diserang, dan ingat untuk melawannya dengan Firman Tuhan.

Jadi, bagaimana musuh menggoda Anda minggu ini?
Bagaimana dia membujuk Anda untuk meragukan Tuhan?
Ingatlah, Tuhan telah memampukan Anda untuk melawan dengan kebenaran melalui kuasa Roh Kudus.


Bagaimana Firman Tuhan menopang Anda hari ini?

Firman-Nya mengingatkan saya akan kuasa dan kesetiaan-Nya.

Firman-Nya mendorong saya memperdalam hubungan dengan-Nya.

Firman-Nya mengilhami saya untuk berani menghadapi hal yang tak diketahui.


DOA

Tuhan, aku rindu agar Firman-Mu hidup dan aktif dalam hidupku. Firman-Mu membantu menguji pikiranku dan meyakinkanku agar hidup seperti Yesus. Aku tidak bisa hidup terpisah dari Firman-Mu yang memberiku cara untuk mengenal-Mu lebih dalam. Teruslah menyatakan diri-Mu dan menopangku melalui firman-Mu. Dalam nama Yesus, Amin.


Bagaimana si musuh menggoda Anda minggu ini?
Bagaimana ia membujuk Anda untuk meragukan Tuhan?

Sebutkan.

Ingatkan diri Anda dan orang-orang di sekitar bahwa Tuhan telah memampukan Anda dengan Roh-Nya untuk melawan dengan kebenaran.

Diampuni dengan Cuma-cuma

Yohanes 3:17 TB

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. 


Yohanes 3:17 muncul tepat setelah salah satu ayat paling terkenal di dalam Alkitab, dan ayat ini lanjut memperjelas cara Yesus memberi kita kehidupan kekal. Karunia besar Allah melalui Yesus datang kepada semua orang yang percaya kepada Yesus sebagai jalan keselamatan.


Yohanes memberi tahu kita bahwa Yesus tidak datang untuk menghukum dunia karena dosanya, melainkan untuk menyelamatkan dunia melalui hidup, kematian, dan kebangkitan-Nya.


Mudah bagi kita untuk merasa bersalah dan dihukum karena kita sering menganggap diri kita tidak layak menerima kasih Allah. Namun ayat ini memberi tahu kita sesuatu yang penting—siapa pun Anda atau apa pun yang telah Anda lakukan, Tuhan mengasihi Anda.


Tuhan tidak mencoba menjejali Anda dengan rasa bersalah atau mempersulit hidup Anda. Dia menginginkan yang terbaik untuk Anda dan ingin berhubungan dengan Anda. Dia sangat mengasihi kita sehingga Dia mengutus Putra tunggal-Nya ke bumi untuk memberi kita anugerah dan hidup yang tidak layak kita terima.


Meskipun benar bahwa Yesus menyingkapkan kegelapan dunia ini (Yohanes 3:19), siapa pun yang percaya kepada Yesus dan mengikuti Dia akan mengalami keselamatan, dan semua yang ditawarkan Allah.


Jika kita memilih untuk mengikuti jalan dunia ini daripada mengikuti Yesus, maka tindakan dan pikiran kita akan membawa kita pada penghukuman dan kematian. Tetapi jika kita mengikuti Yesus dan percaya kepada Firman-Nya, maka kita akan mengalami hidup kekal dalam hubungan dengan Tuhan.


Luangkan waktu untuk bersyukur kepada Tuhan atas karunia hidup kekal yang luar biasa yang telah Dia berikan kepada Anda secara cuma-cuma. Teruslah berjalan dalam terang Yesus dengan mengetahui bahwa Anda tidak lagi dihukum, tetapi telah diampuni dan merdeka.


Bagaimana Anda menanggapi kasih Tuhan hari ini?

Saya dapat bersyukur karena Allah telah mengirimkan Putra-Nya, Yesus.

Saya dapat menerima anugerah keselamatan-Nya.

Saya dapat membagikan kasih-Nya pada orang yang membutuhkan.


DOA

Tuhan, terima kasih karena telah mengasihi kami. Terima kasih telah memilih untuk menyelamatkan kami melalui anugerah Putra-Mu-meskipun kami tidak layak untuk mendapatkannya. Setiap pemberian baik yang kami miliki adalah karena-Mu. Jadi hari ini, ingatkan aku akan anugerah keselamatan-Mu yang cuma-cuma, dan beri aku keberanian untuk membagikan tentang kasih -Mu yang luar biasa. Dalam nama Yesus, Amin.


Berita terbaik?
Yesus tidak datang untuk menghukum kita, tetapi untuk menyelamatkan kita. Luangkan waktu untuk bersyukur atas anugerah keselamatan yang luar biasa.

Siapa lagi yang perlu mendengar bahwa Yesus datang untuk mereka, mati untuk mereka, dan bangkit kembali untuk menyelamatkan mereka?


Berdoalah untuk kesempatan membagikan kabar baik ini!



Senin, 25 Agustus 2025

Mengubah Perspektif Kita

Pernahkah Anda menerima tugas yang membosankan, sepele, tidak menarik, atau sulit?
Ketika kita menemukan diri kita dalam situasi seperti itu, reaksi pertama kita mungkin mengeluh atau berhenti mencoba.

Terkadang, pekerjaan rutin dan tanggung jawab sehari-hari rasanya bukan investasi yang layak untuk waktu dan energi kita yang berharga. Tetapi ternyata: semua yang kita lakukan itu penting bagi Tuhan dan dipakai oleh-Nya.

 

“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima warisan yang menjadi upahmu. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.” Kolose 3:23-24 PBTB2

Apa pun yang Anda lakukan. Apakah Anda berada dalam karier impian Anda atau bekerja untuk seseorang yang sulit, apakah Anda sedang mengurus rumah Anda, atau mengatur bisnis—semua yang kita lakukan adalah kesempatan untuk menyembah Yesus. Ini hanyalah masalah perspektif.

Jika kita memandang kehidupan melalui lensa yang hanya berfokus pada diri kita sendiri, kita akan cepat bosan dengan keadaan dan kecewa dengan usaha kita. Tetapi jika kita memandang hidup melalui lensa ibadah, tidak ada dalam hidup ini yang akan membuat kita lebih bersukacita daripada melayani Yesus.

Jika semuanya adalah tentang Dia, maka semua itu layak dilakukan dengan baik. Jika kita orang Kristen, maka hidup kita adalah milik Yesus. Seperti yang dikatakan Paulus, Yesus sekarang adalah “tuan” kita.

Seluruh hidup kita menjadi tentang Dia, tujuan-Nya, dan kemuliaan-Nya. Ketika kita melakukan segala sesuatu dengan mengingat-Nya, Dia tidak pernah gagal untuk memberkati kita dengan hadirat, kasih, dan anugerah-Nya. Dan suatu hari nanti, Dia juga akan memberi kita upah yang kekal untuk pelayanan kita yang setia.

Jadi, saat Anda berpikir tentang tugas yang telah Tuhan tempatkan di hadapan Anda, anggaplah itu berarti melakukan segalanya bagi Tuhan. Dan kemudian tanyakan pada diri Anda: "dengan cara apa saya akan menghormati Tuhan dan menginspirasi orang lain hari ini?"

 

Bagaimana Anda memilih untuk fokus kepada Tuhan selama masa-masa sulit?

Saya dapat bersyukur atas hal-hal baik yang telah Dia berikan.

Saya dapat berdoa kapan pun saya mulai khawatir.

Saya dapat menyembah Tuhan karena Dia selalu baik.

 

DOA

Tuhan, terima kasih untuk semua hal indah yang telah Engkau perbuat dalam hidupku.

Terkadang saat menghadapi kesulitan, aku melupakan kebaikan-Mu. Pada saat-saat itu, bantulah aku untuk memercayai kebaikan dan kasih-Mu bagiku.

Bantulah aku untuk tetap fokus pada-Mu. Dalam nama Yesus, Amin.

 

Hidup itu sementara, tetapi kekal itu selamanya. Apa yang abadi? Tuhan, Firman-Nya, dan jiwa manusia.

Bersikap aktif dalam melakukan hal-hal surgawi saat Anda hidup di bumi!

Minggu, 24 Agustus 2025

Hati Tuhan untuk Semua Orang

Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yohanes 3:16 PBTB2.

Ayat di atas merupakan intisari Injil. Injil artinya kabar baik, dan ini adalah rencana Allah untuk menyelamatkan kita dari keterpisahan kekal dari-Nya.

Ketidaksempurnaan memisahkan kita dari kesempurnaan Allah. Karena itulah, sebelumnya kita tidak mungkin memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Tahu bahwa kita tidak bisa melakukannya sendiri, Allah mengutus Yesus untuk melakukannya. Yesus melakukan apa yang tidak mungkin orang lain lakukan - Dia hidup suci, Dia mati bagi kita, lalu Dia mengalahkan maut dengan hidup kembali. Kebangkitan-Nyalah yang memulihkan hubungan kita dengan Tuhan - dan itu kabar baik!

Berikut tiga hal penting untuk mengingat Kabar Baik tersebut:

Allah Mengasihi Setiap Orang
Yohanes 3:16 tidak berkata bahwa Tuhan hanya mengasihi sebagian orang. Ayat itu berkata bahwa Allah mengasihi dunia ini ... artinya setiap orang yang hidup di bumi. Hati Bapa tertuju pada semua orang. Kabar baik berlaku bagi masing-masing..  

Allah Menginginkan Setiap Orang
“‭‭Tuhan tidak lambat menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelambatan, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat." 
2 Petrus 3:9 PBTB2.

Yesus telah berjanji untuk kembali bagi umat-Nya - dan Tuhan selalu menepati janji-Nya. Kita mungkin tidak sabar menanti kembali-Nya, namun kita bisa tenang mengetahui bahwa penantian terhadap-Nya berguna bagi kita. Dia memberi kesempatan agar kita mengenal Dia secara pribadi. 

Allah Mengutus Setiap Orang
Pesan terakhir Yesus kepada para pengikut-Nya sebelum terangkat ke surga adalah agar pergi dan memuridkan di mana saja. Kita bukan disuruh pergi ke negara lain, tapi untuk membagikan kabar baik tentang-Nya kepada orang yang kita kenal. 

Banyak oramg yang membutuhkan kasih dan pengharapan yang kita miliki dalam Yesus. Jadi jika Yesus Juruselamat bagi kita, marilah hidup sedemikian rupa. Mari naikkan pujian karena Dia-lah Allah, dan sembahlah Dia melalui cara hidup kita. Mintalah kepada-Nya agar kita melihat betapa Dia mengasihi setiap orang. 

Sementara kita menanti kedatangan Tuhan kembali, mari kita hidup dengan tujuan untuk kemuliaan-Nya. 

Itulah alasan kita ada.

REFLEKSI
Dalam hal apa Anda perlu bertobat hari ini?
Saya perlu mengakui perasaan sombong dan pikiran merasa benar sendiri.
Saya perlu bertobat dari hidup dalam kekhawatiran dan rasa malu.
Saya perlu mengakui bahwa saya perlu Yesus untuk menyelamatkan, membebaskan, dan menolong.

DOA
Tuhan, aku membutuhkan-Mu. Hanya Engkaulah sumber kekuatan, sukacita, kedamaian, kesabaran, dan kasih. Engkau mengerti karakter dan sifatku-dan Engkau menjumpaiku dengan kebaikan. Hari ini, ampunilah aku karena berfokus pada hal-hal yang fana daripada mengutamakan-Mu dalam hidupku. Bawa aku mendekat pada-Mu. Dan saatku menantikan Engkau kembali, pakailah aku untuk mengasihi dan menghibur dunia yang hancur ini. Dalam nama Yesus, Amin.

Tuhan itu panjang sabar dan pemaaf.
Namun, suatu saat waktunya akan selesai...

Yesus akan datang kembali. Jadi hari ini, beritakanlah tentang karakter-Nya, kasih-Nya, dan hati-Nya untuk menyelamatkan yang terhilang!