Kamis, 06 Maret 2025

ROH VS DAGING

GALATIA 5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. 

Sebagai orang percaya, kita terus-menerus bertempur antara keinginan daging dan tuntunan Roh Kudus. "Daging" melambangkan sifat kita yang berdosa, yang menarik kita ke arah keegoisan, kesombongan, dan ketidaktaatan. Namun, "Roh" menuntun kita menuju kebenaran, kasih, dan ketaatan kepada Tuhan.

Paulus menggambarkan pergumulan ini dalam ROMA 7:19: "Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat" 

Bayangkan apa yang Paulus jelaskan, kita mau berbuat baik, tetapi daging kita tidak berdaya. Roh Kudus memberi kita kuasa untuk mengalahkan keinginan daging ketika kita berserah kepada-Nya setiap hari.

Bagaimana cara kita berjalan di dalam roh?
Perbarui pikiran kita– "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna" (ROMA 12:2). Kuncinya adalah terus isi pikiran kita dengan firman Tuhan dan fokuslah pada kebenaran-Nya. Lambat laun kebenaran akan menguasai kita, karena kita memang tidak akan pernah bisa menguasai diri kita sendiri tanpa bantuan Tuhan dan kebenaran firman-Nya.

Kemudian mulai salibkan keinginan dagingmu, "Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya" (GALATIA 5:24). Kita semua punya keinginan berdosa, atau kelemahan daging kita. Mulai serahkan keinginan berdosa kita kepada Tuhan setiap hari dan mintalah kekuatan-Nya.

Apa yang terjadi? Tuhan sendiri yang akan menumbuhkan buah roh di dalam hidup kita seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri (GALATIA 5:22-23)

Kemenangan atas daging adalah mungkin ketika kita hidup dalam kuasa Roh Kudus. Tetaplah terhubung dengan Tuhan melalui doa, firman-Nya, dan persekutuan dengan orang percaya lainnya. Semakin kita berserah kepada Roh, semakin kita mengalami kebebasan sejati di dalam Kristus!