Senin, 03 Maret 2025

SURAT UNTUK JEMAAT DI FILADELFIA

WAHYU 3:8,  Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.


Dari ketujuh di kitab Wahyu yang mendapat pesan dari Tuhan gereja, hanya gereja Filadelfia dan gereja di Smirna yang menerima pujian dari Yesus. Filadelfia adalah kota perdagangan yang berlokasi strategis di Asia Kecil. Kota itu berdiri di antara Roma dan Asia Timur, sangat dikenal sebagai "Athena kecil" karena banyaknya dewa dan berhala di dalamnya seperti kota Athena di Yunani.


Meskipun dipenuhi dengan penyembahan berhala, gereja disana tetap setia kepada Yesus. Mereka menghadapi penganiayaan dari orang-orang Yahudi (WAHYU 3:9). Surat Yesus kepada jemaat di Filadelfia ditulis untuk jemaat yang sedang berjuang. Mereka berjuang melawan penganiayaan yang mereka hadapi, tetapi mereka tetap setia. Yesus meyakinkan mereka tentang keselamatan mereka di dalam Dia. Penderitaan memurnikan iman kita dan menanamkan akar kita di dalam Kristus Yesus.


Dalam WAHYU 1 dan 4, Yesus disebut sebagai '"Pantokrator" dalam bahasa Yunani, Dia adalah Yang Mahakuasa. Sang Maha Kuasa ini berbicara kepada gereja yang sangat lemah menghadapi banyak pergumulan. Anda mungkin menemukan diri Anda dalam keadaan lemah hari ini. Sadarilah bahwa Yesus itu Maha Kuasa yang tidak pernah sedetikpun Dia meninggalkan kita.


Kita hidup dalam budaya yang haus kekuasaan yang membenci kelemahan dan memandang rendah kelemahan. Di negara kitapun banyak gereja yang mengalami penderitaan akibat aniaya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


Perhatikan ayat bacaan hari ini, ketika Tuhan yang sudah membuka sebuah pintu, tidak ada seorangpun yang dapat menutupnya. Jangan takut, apapun pergumulan hidupmu hari ini, Tuhan sudah menyediakan sebuah pintu yang akan terbuka dan di baliknya ada pertolongan, pemulihan, kesembuhan, bahkan mukjizat.