Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi
kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu. "
Yohanes 20:21
Tidak lama setelah kebangkitan Yesus, murid-murid-Nya bersembunyi di sebuah ruangan terkunci, takut jikalau orang-orang yang menyalibkan Yesus akan datang dan menangkap mereka. Di tengah situasi yang menakutkan itulah, Yesus beberapa kali menampakkan diri kepada mereka, mengucapkan perkataan damai sejahtera bagi mereka.
Tapi Dia tidak berhenti di situ.
Dia kemudian memberitahu murid-murid-Nya bahwa Dia mengutus mereka ke dunia. Ini berarti mereka harus meninggalkan kamar yang aman dan terkunci itu. Tetapi meskipun masa depan mereka tidak jelas, mereka jelas dikenal oleh Pribadi yang memegang masa depan. Jadi ke mana pun mereka pergi, dan apapun yang mereka hadapi, perkataan Yesus akan tetap nyata: damai sejahtera akan menyertai mereka.
Dan Yesus terus menawarkan damai yang sama kepada kita.
Kita semua akan menghadapi halangan dan kesulitan. Kita semua akan melalui musim di mana kita akan menanggung penderitaan yang hebat yang disebabkan oleh krisis pergumulan dalam hubungan, finansial, dan kesehatan.
Tetapi damai sejahtera Allah tidak didasarkan pada perasaan atau keadaan kita, namun dapat kita alami secara konsisten.
Damai sejahtera Tuhan terkadang terasa seperti ketenangan di tengah situasi yang mencemaskan, atau harapan meski dalam keadaan yang tidak menguntungkan. Ini mungkin terlihat seperti sukacita yang sulit dijelaskan, atau perasaan yang tak tergoyahkan bahwa, terlepas dari apa yang terjadi, Tuhan masih memegang kendali.
Ketika dunia kita bergejolak, atau dokter mendiagnosis sesuatu yang mengkhawatirkan, atau laporan berita yang menakutkan, damai sejahtera Allah memampukan kita untuk berjalan maju dengan keyakinan penuh bahwa Dia yang memberikan damai sejahtera senantiasa menyertai kita. Yesus mungkin tidak menyingkirkan kita dari situasi sulit, tetapi Dia akan selalu membantu kita melewatinya.
Tekanan dari luar tidak memiliki kekuatan untuk merampas damai sejahtera Allah yang sempurna yang diberikan kepada kita melalui Yesus, Juruselamat kita.
Jadi luangkan beberapa menit hari ini dan bersyukurlah kepada Yesus atas damai sejahtera-Nya yang melampaui segala akal. Sampaikan kepada-Nya setiap masalah atau kekhawatiran yang Anda alami, dan saat Anda berserah kepada-Nya, bayangkan Dia berkata, “damai sejahtera bagimu.”
Kemana Yesus mungkin akan mengirim kita?
Ke tetangga
Ke negara lain
Ke keluarga yang sedang berduka
DOA
Yesus, terima kasih telah memanggil namaku dan mengutusku dalam nama-Mu.
Aku ingin mengikuti-Mu dengan keyakinan, tetapi terkadang, aku masih kesulitan melihat diri sendiri seperti Engkau melihatku. Ketika aku diliputi oleh kegelisahan, ingatkan bahwa aku adalah milik-Mu.
Penuhi aku dengan damai-Mu sehingga aku dapat dengan sukacita, dan berani, melangkah ke mana pun Engkau mengutusku. Amin.
Tuhan mengutus Yesus dan Yesus telah mengutus kita-untuk memberi tahu dunia tentang kasih dan anugerah-Nya!
Anda tidak perlu bersikap agresif atau mengetahui semua jawabannya. Mintalah Tuhan untuk menuntun Anda saat membagikan harapan yang Anda miliki di dalam Kristus.