Kamis, 07 Agustus 2025

Penderitaan Dihapuskan

Roma 8:18 (TB)  Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Lihatlah ke sekeliling dan kita akan dengan cepat menemukan penderitaan, dukacita, dan ketidakadilan. Mungkin pernah kita mengalami ketidak-adilan itu sendiri. Mungkin kita pernah melewati musim hidup yang sulit. Atau mungkin kita pernah mengalami kesedihan yang mendalam karena kehilangan seseorang.

Penderitaan jarang masuk akal. Kita jarang mendapatkan jawaban di dalam masa seperti ini. Dan faktanya adalah: kebanyakan pertanyaan kita mengenai penderitaan tidak akan terjawab.

Roma 8:18, mengarahkan kita ke masa depan. Sepanjang Alkitab, Tuhan telah bekerja di dalam umat-Nya untuk membawa penebusan dan menjadikan segalanya baru.

Kita hidup dalam satu realita, yang meliputi penderitaan dan dukacita. Tapi suatu hari, Tuhan akan kembali dan menyelesaikan pekerjaan yang telah Dia mulai di dalam Yesus. Saat Tuhan kembali, Alkitab berkata bahwa semua penderitaan akan berakhir. Tidak akan ada lagi air mata, luka, atau sakit (Wahyu 21:4). Pada masa itu, saat kita bersama Tuhan di surga, kita akan dijadikan sempurna dan utuh.

Paulus mendorong kita untuk: bertahan melewati musim penderitaan Anda sekarang karena apa pun yang sedang menanti Anda di depan itu layak dinantikan. Saat Tuhan datang kembali dan membawa kita ke dalam hadirat-Nya, kita akan dijadikan sempurna dan utuh. Pada saat itu, kita tidak akan memikirkan penderitaan masa lalu yang telah kita lewati. Ini sebabnya Paulus berkata bahwa penderitaan kita sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan masa depan yang akan disingkapkan bagi kita.

Seberapa sering Anda berpikir tentang surga?
Seberapa sering Anda memuji Tuhan atas pekerjaan yang Dia lakukan terus-menerus untuk menebus dan menjadikan kita baru?
Ambil waktu untuk merenungkan hal ini.

Semakin kita menyadari masa depan dan pertemuan kita dengan Tuhan, perspektif ini akan semakin mendorong kita untuk bertahan di masa sukar.


Bagaimana kita dapat tetap memandang Yesus dalam setiap keadaan?

Berdoa saat saya mulai khawatir.

Apa pun yang kita rasakan, kita akan menyembah-Nya.

kita akan bersyukur atas hubungan kita dengan-Nya.


DOA

Tuhan, aku tahu aku akan menghadapi masalah di dunia ini, tapi aku juga tahu Engkau yang memegang kendali. Dalam segala keadaan, ingatkanlah aku akan janji-janji-Mu, dan indahnya keabadian bersama-Mu yang akan kumiliki kelak. Terima kasih telah menyertaiku selama masa sulit. Hari ini, berikanlah keberanian dan kekuatan yang kubutuhkan untuk berdiri teguh dalam iman. Dalam nama Yesus, Amin.


Ujian merupakan undangan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi lebih seperti-Nya.

Ingatkan diri kita dan orang lain: Pergumulan yang kita hadapi saat ini akan menghasilkan kekuatan yang kita butuhkan untuk hari esok.