Jumat, 14 Agustus 2026

Mazmur 105

Mazmur 105 — Ingat dan Ceritakan Perbuatan Tuhan

Shalom, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan.

Mazmur 105 mengajarkan kepada kita satu hal penting: jangan pernah melupakan perbuatan Tuhan dalam hidup kita. Pemazmur berkata, “Bersyukurlah kepada TUHAN, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!”

Kadang ketika menghadapi masalah, kita begitu fokus kepada apa yang belum Tuhan kerjakan, sampai kita lupa mengingat apa yang sudah Tuhan kerjakan. Padahal, ketika kita mengingat pertolongan Tuhan di masa lalu, iman kita dikuatkan untuk menghadapi hari ini dan masa depan.

Mazmur 105 menceritakan bagaimana Tuhan memelihara umat-Nya. Tuhan mengingat perjanjian-Nya kepada Abraham, Ishak, dan Yakub. Tuhan juga menyertai Yusuf, bahkan ketika Yusuf mengalami penolakan, dijual sebagai budak, dan masuk penjara. Apa yang terlihat seperti kehancuran ternyata sedang Tuhan pakai untuk membawa Yusuf kepada tujuan-Nya.

Ini mengajarkan kita: keadaan boleh berubah, manusia boleh meninggalkan kita, jalan hidup boleh tidak sesuai dengan rencana kita, tetapi Tuhan tetap setia.

Karena itu, jangan hanya mengingat masalah kita; ingat juga kesetiaan Tuhan. Jangan hanya menceritakan kesulitan kita; ceritakan juga pertolongan Tuhan. Jangan hanya melihat pintu yang tertutup; ingatlah bahwa Tuhan masih memegang kehidupan kita.

Saudara, mungkin hari ini kita sedang berada dalam proses seperti Yusuf. Kita belum mengerti mengapa Tuhan mengizinkan sesuatu terjadi. Tetapi percayalah, Tuhan tidak pernah kehilangan kendali. Apa yang belum kita pahami hari ini, suatu hari dapat menjadi kesaksian tentang kesetiaan-Nya.

Mari belajar dari Mazmur 105: bersyukur, mengingat, mencari Tuhan, dan menceritakan perbuatan-Nya. Sebab ketika kita mengingat apa yang Tuhan sudah lakukan, hati kita mendapatkan kekuatan untuk percaya bahwa Tuhan yang sama masih sanggup menolong kita hari ini.

Tetap percaya, tetap berharap, dan tetap setia. Tuhan yang dahulu menolong kita, Tuhan yang sama akan menyertai kita sampai akhir. Amin.