Jumat, 21 Agustus 2026

Mazmur 111 — “Memuji Tuhan Karena Perbuatan-Nya Besar”


Shalom, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan.

Mazmur 111 mengajarkan kepada kita satu hal yang sangat penting: Tuhan layak dipuji bukan hanya karena apa yang Dia berikan kepada kita, tetapi karena siapa Dia dan karena segala perbuatan-Nya yang besar.

Pemazmur berkata, “Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.” Ini menunjukkan bahwa ucapan syukur bukan sekadar kebiasaan di bibir, tetapi keluar dari hati yang benar-benar mengenal Tuhan.

Sering kali kita mudah memuji Tuhan ketika keadaan baik. Ketika doa dijawab, ketika pekerjaan berhasil, ketika keluarga dalam keadaan baik, kita berkata, “Tuhan itu baik.” Tetapi Mazmur 111 mengajarkan bahwa kebaikan Tuhan tidak berubah hanya karena keadaan hidup kita berubah.

Ayat 2 berkata bahwa perbuatan-perbuatan Tuhan itu besar dan diselidiki oleh semua orang yang menyukainya. Artinya, semakin kita mengenal karya Tuhan, semakin kita menyadari betapa besar kasih dan kuasa-Nya.

Ayat 4 mengingatkan bahwa Tuhan membuat perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib menjadi peringatan. Tuhan tidak pernah melupakan umat-Nya. Dia setia dalam setiap musim kehidupan.

Bahkan ketika kita melewati masa sulit, Tuhan tetap bekerja. Ketika kita belum melihat jalan keluar, Tuhan sudah mempersiapkan jalan. Ketika kita merasa sendirian, Tuhan tetap menyertai. Dan ketika kita merasa tidak memiliki cukup kekuatan, kasih karunia Tuhan tetap cukup bagi kita.

Mazmur 111 juga berkata bahwa permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan bukan berarti hidup dalam ketakutan, tetapi menghormati Tuhan, menaati firman-Nya, dan menempatkan Tuhan sebagai yang terutama dalam hidup kita.

Saudara, jangan hanya mencari tangan Tuhan, tetapi carilah wajah Tuhan. Jangan hanya bersyukur ketika menerima berkat, tetapi belajarlah bersyukur karena kita memiliki Tuhan yang setia.

Hari ini, mari kita berkata dengan segenap hati: “Tuhan, apa pun keadaan saya, Engkau tetap layak dipuji. Perbuatan-Mu besar, kasih-Mu kekal, dan kesetiaan-Mu tidak pernah berubah.”

Kiranya hidup kita menjadi kesaksian tentang kebaikan Tuhan, sehingga melalui perkataan, sikap, dan kehidupan kita, orang lain juga melihat bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang besar, setia, dan layak menerima segala pujian.

Amin. Tuhan Yesus memberkati.