Minggu, 07 Juli 2019

DOA PAGI


Shalom . . . Merupakan suatu kehormatan bagi G2M yang dipercayakan Tuhan untuk mengembalakan Jemaat dan Pelayan yang adalah milik Kristus, yang militan dan siap bayar harga untuk pagi-pagi benar datang bersekutu dan mencari wajah Tuhan di Doa Pagi. Selamat Berjuang . . . !

Definisi Doa Pagi
Doa pagi adalah salah satu sarana yang di sediakan oleh G2M bagi jemaat Tuhan untuk dapat datang dan Berdoa, Memuji dan Menyembah Tuhan dalam keintiman (saat teduh) secara bersama-sama dan menerima pengajaran Firman Tuhan.

Makna Dari Doa Pagi
Mengikuti teladan dan karakter dari Tuhan Yesus.
Markus 1 : 35 - "Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap ia bangun dan pergi keluar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa disana."
Ayub 7 : 17 - 18 - "Apakah gerangan manusia, sehingga dia kuanggap agung, dan Kau perhatikan, dan Kau datangi setiap pagi, dan Kau uji setiap saat?"

Keuntungan dari mengikuti Doa Pagi
Doa dan seruan kita didengar oleh Tuhan.
Mazmur 5 : 4 - "TUHAN, pada waktu pagi engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagiMu, dan aku menunggu-nunggu."
Kita diberi kepekaan rohani untuk mendengar suara Tuhan.
Yesaya 50 : 4b - "Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid."

Penghalang-penghalang untuk datang ke Doa Pagi
Keinginan "daging" kita.
Roma 8 : 13 - "Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu/daging kamu akan hidup."
Kemalasan.
Amsal 6 : 10 - " Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring."

Solusi untuk mengalahkan penghalang
1 Korintus 9 : 27a - "Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya."

Tips Mengalahkan Penghalang :
1. Buat Komitmen untuk datang ke Doa Pagi
2. Atur Alarm Anda
3. INGAT tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan
Kita harus melatih tubuh kita dan menguasainya agar kita bisa mengalahkan kedagingan kita, sehingga kita dapat mengikuti teladan dan karakter Tuhan Yesus, untuk mencapai Tujuan hidup kita.


Tuhan memberkati

DEWASA atau ANAK-ANAK ???

1 Korintus 13:11  Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

Orang DEWASA itu MELAYANI, Anak-anak itu dilayani

Orang DEWASA itu MENGASIHI, Anak-anak itu mau dikasihi (Berharap dikasihi)

Orang DEWASA itu BERANI MEMIKUL BERTANGGUNG JAWAB, Anak-anak itu menghindari tanggung jawab

Apakah Sifat kita menunjukkan kita DEWASA atau Anak-anak ???

Setiap kita HARUS bertumbuh menjadi DEWASA, bukan tetap mau menjadi anak kecil

Kita selidiki diri kita sendiri, apakah masih banyak sifat kita yg kekanak-kanakan ?

1. Anak kecil yg merengek minta sesuatu ?
Apakah kita ingin sesuatu kita SELALU memaksakan nya, jika tidak dapat maka kita marah, kesal bahkan kita merusak ini itu seperti anak kecil yg merengek ?

2. Anak kecil yang tidak sabaran ?
Apakah kita sering tidak sabaran menunggu sesuatu dan selalu maunya kita paling duluan dilayani dibandingkan orang lain, kalo kelamaan, maka keluarlah sifat anak2 kita yg ngak sabaran (Tidak belajar SABAR ?)

3. Anak kecil yg Egois
Apakah kita SELALU memfokuskan diri kita dalam semua hal, selalu mikir nya hanya dari diri kita sendiri aja, tidak memikirkan kepentingan orang lain ? Aku, diri ku, keinginan ku, kepentingan ku, aku, aku dan aku ?

4. Anak kecil yang maunya senang ngak mau susah
Apakah dalam hidup kita, kita hanya mau senangnya aja, kalo ada yg susah kita mengeluh, kita kesal, kita marah, tidak mau bertekun dan sungguh2 mau dibentuk TUHAN ? Orang yg DEWASA adalah orang yg sudah banyak mengalami PROSES kehidupan

5. Anak kecil yang tidak tahu kesulitan dan kesusahan orang tuanya
Apakah kita orang yang tidak PEDULI kesusahan/kesulitan Orang lain (istri/suaminya), kita fokus bermain aja seperti anak kecil, yg tidak berusaha membantu dan melihat kesusahan/kesulitan Orang tuanya (suami/istrinya)

6. Anak kecil yang tidak memikirkan masa depannya
Apakah kita seperti anak kecil yg tidak sungguh2 memikirkan dan berjuang utk masa depan kita (keluarga kita) ? Kita asik menikmati masa anak kecil aja, tanpa perencanaan masa depan dan kerja keras utk mewujubkannya ?

7. Anak kecil yg tahunya makan, minta dan senang-senang
Apakah kita orang yang cuma mau nya senang2 aja ? Tidak berpikir hidup itu HARUS Perjuangan, kerja keras dan pantang menyerah ?

Tanggung Jawab seorang yg DEWASA sangat berbeda dengan anak kecil, PIKIRAN seorang DEWASA juga sangat jauh dengan anak kecil, kita coba selidiki diri kita, apakah kita masih anak-anak atau sudah menjadi DEWASA ?

Proses kedewasaan memerlukan pengorbanan keegoisan, memerlukan belajar INTROPEKSI DIRI dan sungguh2 mau berubah dan bertobat yang SELALU disesuaikan dengan Firman Tuhan

Marilah kita mau menjadi DEWASA dan meninggalkan sifat kekanak-kanakan kita, belajar sungguh2  BERTANGGUNG JAWAB, belajar MENGASIHI, dan belajar tidak FOKUS pada diri sendiri saja.

Immanuel Tuhan beserta kita

PENYEMBAHAN : Penyerahan Diri

Roma 6 : 12 berkata : “ Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana , supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya ."  Bukanlah perkara mudah memiliki penyerahan diri penuh kepada Tuhan .  Secara naluriah manusia lebih suka hidup bebas , tinggal dalam comfort zone , dan tidak berada di bawah kendali atau tekanan pihak luar mana pun .  Ketika mendengar kata  'menyerahkan diri'  kita pun memaknainya dengan konotasi negatif .  Terbayang dalam pikiran kita penjahat yang tertangkap aparat dan kemudian diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk diadili .  Menyerahkan diri kita anggap kekalahan yang memalukan alias seperti pecundang .   'Menyerahkan diri'  yang dimaksud adalah wujud respons seseorang yang telah mengalami dan merasakan kasih Tuhan yang besar dalam hidupnya .  Ketika kita menyerahkan diri kepada Tuhan bukan berarti kita dalam kondisi pasrah secara pasif  ( karena sedang mengalami jalan buntu ) , tetapi berbicara tentang kerelaan kita mengorbankan seluruh hidup untuk dibentuk Tuhan dan mempercayai-Nya sebagai pemegang kendali hidup kita .  Jadi , percaya adalah unsur yang sangat diperlukan seseorang untuk berserah diri .  Hal ini akan semakin mudah apabila kita menyadari akan kasih Tuhan yang unconditional ( tanpa syarat )  itu , di mana ? Roma 5 : 8 berkata :   "...Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita , oleh karena Kristus telah mati untuk kita , ketika kita masih berdosa ."  Menyerahkan diri kepada Tuhan berbicara tentang harga yang harus kita bayar , yaitu bersedia menaati perintah-perintah-Nya , tunduk kepada kehendak-Nya dengan menyalibkan keinginan-keinginan tubuh alias menolak menyerahkan anggota-anggota tubuh kita kepada dosa , melainkan mempersembahkannya kepada Tuhan untuk dipakai sebagai senjata kebenaran . Tuhan Yesus adalah teladan terbesar dan terutama dari penyerahan diri .  Dia menyerahkan diri secara penuh kepada Bapa dengan berkata ,  " Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin , biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku , tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki , melainkan seperti yang Engkau kehendaki ."  ( Matius 26 : 39) ) . Inilah penyembahan yang menyenangkan hati Bapa ! Harga sebuah penyembahan yang berkenan kepada Tuhan adalah sebuah penyerahan diri ! Selamat beraktivitas. Gbu

Kamis, 21 Februari 2019

ABRAHAM : OLD AND NEW COVENANT


Buku-buku yang ditulis dan kita baca mungkin hanya sampai menyentuh tatanan jiwa. Kita mungkin bisa terharu ketika membacanya. Namun satu-satunya buku yang mampu menyentuh sampai roh kita hanya Alkitab karena Alkitab adalah kebenaran yang tidak dapat ditandingi oleh apapun. Kebutuhan utama kita adalah Firman Tuhan. Apa dasar utama bahwa Firman Tuhan itu adalah “ya” dan “amin”? Bagaimana Alkitab datang pada kita? Pada awalnya pikiran Tuhan diwahyukan (disingkapkan) pada pikiran penulis, lalu si penulis menulis suratnya dalam bentuk gulungan-gulungan yang terpisah. Proses penulisan ini diinspirasi (dihembusi) oleh Roh Allah. Kemudian terjadi proses kanonisasi yang menghasilkan 66 kitab. Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani, Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Lalu kedua bahasa ini diterjemahkan ke bahasa Inggris, baru diterjemahkan ke banyak bahasa. Orang yang menyampaikan Firman Tuhan harus terlebih dahulu mengalaminya dalam kehidupan. Inilah proses bagaimana Alkitab bisa disampaikan/disajikan kepada kita. 

KITAB KEJADIAN
Empat peristiwa besar dalam Kejadian 1 - 11 :
1. Penciptaan (Kejadian 1 - 2),
2. Kejatuhan (Kejadian 3 - 5),
3. Air bah (Kejadian 6 - 9),
4. Bangsa-bangsa (Kejadian 10 - 11).

Kejadian 1-11 ini menceritakan tentang awal umat manusia (Eden ke Ur-Kasdim)

Empat tokoh penting Kejadian 12 - 50 :
1. Abraham (Kejadian 12 - 24),
2. Ishak (Kejadian 25 - 26),
3. Yakub (Kejadian 27 - 36),
4. Yusuf (Kejadian 37 - 50).

Kejadian 12 - 50 menceritakan tentang awal bangsa Yahudi (Ur-Kasdim ke Mesir)

Allah berjanji untuk menebus dan memberkati umatnya (Kejadian 3 : 15, Kejadian 12 : 3). 
Benih dari wanita (Kejadian 3 : 15),
Imam Melkisedek (Kejadian 14 : 18),
Penghinaan dan peninggian Yusuf (Kejadian 37 - 50).
Ketiga ayat ini menceritakan tentang Yesus.

Mengapa Allah memilih Abraham?
Karena Allah memiliki kedaulatan, walaupun ayahnya Terah adalah penyembah berhala. Allah hanya ingin memakai satu orang untuk menjadi tolak ukur.
Lewat Abraham : pintu gerbang pertama bagi kedatangan Mesias (Matius 1 : 1). Seluruh rincian rencana karya keselamatan dimulai dengan pemanggilan Abraham (Kejadian 12). Abraham adalah benih umat segala bangsa di dunia rohaniah (umat yang hidup dari iman) – Kejadian 22 : 18; Ibrani 11 : 12; Galatia 3 : 6 - 9

Empat jenis berkat Abraham :
1. Personal (Kejadian 12 : 2),
2. Teritorial/tanah (Kejadian 12 : 7),
3. Keturunan/benih (Kejadian 16 : 10),
4. Universal (Kejadian 17 : 6)
ARTI COVENANT 
PL à Ibr. berit (‘membelah ’ dua bagian)
PB à Yun : diatheke (‘dia’ – dua & tithemi’  meletakkan; wasiat – Ibrani 9 : 16 - 17).   
- Adanya kesepakatan perjanjian yang sangat penting dibuat antara dua pihak dgn berbagai persyaratan, tata cara dan konsekuensi yang ada di dalamnya.
- Perjanjian antara Allah dengan umat-Nya adalah sebuah perjanjian sepihak, berdaulat dari Allah, tidak berubah dan kekal (digenapi dengan setia).
- Jadi, Allah dan umat-Nya terikat menjadi satu sehingga masuk ke dalam suatu hubungan pribadi dengan maksud menyelamatkan melalui karya penebusan oleh Yesus Kristus. 

Tentu saja kedua pihak ini tidak dapat dilihat di dalam kedudukan yang sejajar. Perjanjian ini dilakukan oleh Allah Tritunggal sendiri di dalam inisiatif-Nya yang mutlak untuk mengikat Perjanjian dengan manusia. Bahwa Allah menghendaki adanya ketaatan sepenuhnya dari manusia kepada-Nya dan bahwa Allah di dalam kerelaan kehendakNya mengikatkan Diri di dalam janji mencurahkan berkatNya jika manusia menuruti di dalam ketaatan kepada kehendakNya ini.
Perjanjian dalam PL :
Perjanjian dengan Adam dan Hawa (Kejadian 3 : 15), Perjanjian dengan Nuh (Kejadian 9), Perjanjian dengan Abraham (Kejadian 15 & 17), Perjanjian dengan Musa (Keluaran 19 & 24), Perjanjian dengan Daud (2 Samuel 7; 1 Raja-Raja 8 : 25; Mazmur 132 : 11), Perjanjian Baru dengan Yeremia (Yeremia 31 : 31 - 34), Perjanjian yang kekal dengan Yehezkiel (Yehezkiel 16 : 60 - 63) 

SATU BUKU DUA WASIAT 
PERJANJIAN LAMA : Yesus Kristus sebagai Mesias yang akan datang 
PERJANJIAN BARU : Yesus Kristus sang penggenap akhir perjanjian (Lukas 24 : 27, 44) DAN JANJI AKAN DATANG KEMBALI (Kisah Para Rasul 1 : 11; Wahyu 1 : 7) 

JENIS PERJANJIAN (COVENANT) 
Perjanjian Kerja (Edenik Covenant) 
“Perjanjian Perbuatan” : karena hidup-mati Adam bergantung pada perbuatannya. 
Perjanjian Penebusan. 
Perjanjian ini ditetapkan antara Allah Bapa kepada Allah Anak di dalam kekekalan.
Perjanjian Kasih Karunia
Dibuat Allah dengan manusia yang berdosa, yang didasarkan pada Perjanjian Penebusan yang memberikan keselamatan hidup kekal kepada orang-orang berdosa melalui percaya kepada Yesus Kristus (IMAN) 

PERJANJIAN ALLAH DENGAN ABRAHAM – ‘KASIH KARUNIA’ 
1. Allah memanggil Abraham & membuat janji-Nya pertama (Kejadian 12 : 1 - 3)

2. Untuk pertama kalinya Allah menjanjikan tanah Kanaan (Kejadian 12 : 7)

3.Janji mengenai tanah Kanaan dan Keturunan (Kejadian 13 : 15 - 18)

4. Penegasan kembali janji-Nya mengenai keturunan dan tanah Kanaan (Kejadian 15 : 9 - 18) à Perjanjian “Suluh” : berdasarkan Kasih Karunia. 

5. Allah membuat ‘Perjanjian Sunat’ (Kejadian 17 : 9 - 14)

6. Sekali lagi menjanjikan kelahiran Ishak (Kejadian 18 : 10)

7. Setelah mempersembahkan Ishak sebagai korban persembahan, Allah memberikan penegasan yang terakhir atas semua perjanjian yang telah dibuat-Nya dengan Abraham (Kejadian 22 : 15 - 18).

PENGGENAPAN PERJANJIAN YANG KEKAL  KEPADA ABRAHAM MELALUI YESUS KRISTUS 
Isi dari dari banyak perjanjian dengan Abraham, hanya bermuara pada satu pribadi yaitu Yesus Kritus (Galatia 3 : 16) yang menjadi Juruselamat bagi semua orang yang percaya.
Bukti :
Kejadian 12 : 3 “...olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat”.
kata olehmu (Ibr. Beka – ‘di dalam engkau ’). Jadi, bukan oleh Abraham tapi di dalam Abraham. 
Oleh Yesus Kristus yang akan datang sebagai keturunan Abraham, semua kaum di muka bumi menerima berkat.

Q & A
• Mengapa Allah mengizinkan Abraham dan tokoh-tokoh lain dalam Perjanjian Lama berpoligami?
1. Akibat dosa, akhirnya seluruh tindakan dan budaya yang dihasilkan manusia rusak semua. Hasilnya adalah pemberontakan kepada Allah. Allah tidak mengeluarkan maklumat sebelum akal budi manusia bertambah dan berkembang. Sampai adanya Taurat, barulah ada larangan.

2. Allah memandang kondisi ketidakbenaran ini diizinkan dalam tempo tertentu untuk pemeliharaan suatu bangsa karena pada waktu itu banyak peperangan.

• Karakter apa yang bisa kita pelajari dari Abraham?
Penyembahan tingkat tinggi dari manusia adalah ketaatan. Ketaatan Abraham untuk mengorbankan Ishak sebagai korban bakaran. Kalau ingin menerima berkat Abraham, milikilah sifat ketaatan. 
“Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.” (Galatia 3 : 29)
“Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah”. (Ibrani 11 : 6a)

• Apakah keturunan Hagar dan Ketura sudah menjadi milik Kristus? Apa yang bisa lakukan agar mereka menjadi milik Kristus?
Keturunan Hagar dan Ketura tetap diberkati namun dalam hal materi. Namun karya keselamatan hanya ada lewat keturunan Sara.

• Apakah keturunan Hagar dan Ketura menyembah Allah yang benar seperti keturunan Sara?
Keturunan Sara menerima wahyu khusus (special revelation) Ketika keturunan Hagar dan keturunan Ketura tidak mempercayai Allah, mereka tetap dapat menikmati general revelation (bumi beserta isinya). Keselamatan di dalam PL bersifat universal bukan hanya kepada orang Yahudi. Ketika mereka percaya pada Allah, mereka harus melaksanakan hukum Taurat (contoh : Rahab, Ruth)
Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu", yaitu Kristus.(Galatia 3 : 16)

Tuhan Yesus Memberkati

Kamis, 30 November 2017

menjadi solusi bagi bangsa

Gereja sebagai Ekklesia dalam sebuah bangsa seharusnya bukan bagian dari masalah tapi solusi dari sebuah masalah.
Sebagai garam mempunyai fungsi bukan hanya melindungi tapi juga menyembuhkan demikian juga Gereja sebagai garam dunia punya tanggung jawab sebagai penjaga dan penyembuh buat masalah yg bukan hanya jasmani tapi terlebih sakit secara roh, emosi, mental, moral dan karakter.

“dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”
‭‭2 Tawarikh‬ ‭7:14‬ ‭TB‬‬                            

Solusi bagi persoalan bangsa bukanlah agama tapi " umat-Ku, yg atasnya nama-Ku disebut. Siapakah yg di maksud umat-Ku? Tidak semua yg beragama di sebut umat Tuhan. Hanya mereka yg di sebut dgn nama-Ku yaitu nama Yesus itulah yg disebut umat Tuhan.

Kita di pulihkan dengan tujuan membawa pemulihan bagi bangsa agar di pulihkan.

Kamis, 16 November 2017

Jawaban Doa by Timothy

Suatu hari Leia bilang:
"Pa, aku butuh meja belajar"
ITU NAMANYA DOA

Saya menjawab:
"Nanti kita cari waktu untuk beli ya, Lei"
ITU NAMANYA PENUNDAAN

"Gimana kalo sekarang aja kita belinya?"
tanyanya penuh harap.
ITU NAMANYA BERDOA DENGAN TIDAK PUTUS ASA

Saya tersenyum,
"Kalo sekarang, kan kamu juga belum mandi."
jawab saya sambil berharap ia akan melupakan masalah meja belajar itu.
ITU NAMANYA PENUNDAAN LEBIH LAMA LAGI

Ia lalu berjalan ke kamar mandi, terdengar suara air dan aktifitas di kamar mandi, dan tidak lama setelahnya keluar dengan baju pergi, menyisir rambut, mamakai bando, lalu berkata:
"Aku udah mandi, ayo kita pergi beli meja belajar!"
ITU NAMANYA IMAN

Melihat hal itu, mau tidak mau saya berganti baju, lalu pergi bersamanya untuk membeli meja belajar.
ITU NAMANYA TERGERAK OLEH BELAS KASIHAN

Sepanjang jalan, ia berceloteh tentang meja belajar seperti apa yang ia inginkan:
"... warna pink dengan gambar kuda pony... twilight sparkle, rainbow dash, rarity, ..."
hanya itu saja bagian yang saya dengarkan dari rentetan ceritanya.
ITU NAMANYA PENGHARAPAN

Sesampainya di toko, kami menemukan bahwa ternyata ukuran meja belajarnya agak sedikit terlalu besar untuk dimuat ke dalam mobil kami yang penuh dengan barang. Saya berkata kepada Leia:
"Lei, kayaknya gak muat loh untuk dibawa pakai mobil. soalnya mobil kan banyak barang."
ITU NAMANYA PENUNDAAN LAGI

Ia tertegun sejenak, lalu meminta kunci mobil kepada saya, dan berlari secepat yang ia bisa menuju ke arah mobil meninggalkan saya dengan penjual meja belajar tersebut.....
Tidak lama kemudian ia kembali dan berkata:
"Pa, barang-barang di mobil udah kuberesin, sekarang pasti muat." katanya sambil terengah-engah dengan selintas senyum di bibirnya.
ITU NAMANYA USAHA DAN PEKERJAAN BAIK

Penjual Meja lalu berkata:
"Meja model ini tidak ada yang ready stock, pak. Ini hanya barang display. Yang ada meja yang belum di cat."
ITU NAMANYA PENUNDAAN YANG DAPAT MEMBUAT PUTUS ASA

Leia memandang saya dan berkata:
"Pa, aku yang cat sendiri aja. kan hari ini libur, kita beli catnya dan aku yang akan cat sendiri. gak bagus juga gak apa-apa kok."
ITU NAMANYA TEKAD HATI

Melihat kesungguhannya, akhirnya saya memutuskan untuk membeli meja belajar itu, beberapa kaleng cat kayu dan kuasnya sekalian, saya ingin lihat apakah ia benar-benar akan mengecat meja belajar tersebut.
ITU NAMANYA JAWABAN DOA

Sesampainya di rumah, kami menurunkan meja belajar tersebut di pekarangan. Ia lalu mendorong saya masuk ke dalam rumah agar saya tidak mengganggunya bekerja. lalu mulailah ia berkreasi.
ITU NAMANYA MENEPATI JANJI

setelah beberapa jam, ia memanggil saya dan memperlihatkan meja belajar yang cemong di sana-sini, dengan cat yang tidak rata dan tempelan stiker kuda poni, yang menurutnya menjadikan meja belajar itu lebih cantik daripada sebelumnya. Leia bukan Cezanne ataupun Warhol, guratan kuas di sekeliling meja belajar itu tidak bisa dikatakan indah, namun justru saya tertegun melihat satu kalimat yang dicoretkannya di sisi kanan atas meja belajar tersebut yang berbunyi:
"I Love You, Pa"
ITU NAMANYA KASIH
ITU NAMANYA PENYEMBAHAN

Have a blessed day, peeps (^,^)
Tim Athanasios

Rabu, 15 November 2017

KALENDER DOA TRANSFORMASI INDONESIA


Pokok Doa - Kamis, 16 Nopember 2017


Perdagangan manusia menjadi salah satu bahasan utama dalam rangkaian pertemuan KTT ASEAN di Manila, Filipina.

Komisi Antarpemerintah ASEAN untuk Hak Asasi Manusia berkomitmen untuk berperan aktif dalam melaksanakan Konvensi ASEAN untuk melawan perdagangan manusia khususnya terhadap perempuan dan anak-anak.

Doakan:
🔔 Agar semakin ditingkatkan kerja sama regional antara kesepuluh negara anggota ASEAN untuk memerangi tindak kejahatan perdagangan manusia.

🔔 Agar terus dilakukan sosialisasi guna mendidik masyarakat di negara anggota ASEAN untuk waspada terhadap tanda-tanda yang mengarah pada tindakan perdagangan manusia.

🔔 Agar semua pemerintah negara ASEAN sepenuhnya memanfaatkan teknologi dalam menyebarkan berbagai informasi yang dapat mencegah orang menjadi korban perdagangan manusia.