Rabu, 14 Agustus 2019

Renungan: Rabu, 14 Agustus 2019 - Hidup yang Berdampak

Bacaan   : Markus 2:1-12
Setahun : Yeremia 1-3
Nas       : Orang itu pun bangun, segera mengangkat tikarnya dan pergi ke luar dari hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya, "Yang begini belum pernah kita lihat." (Markus 2:12)

Hidup yang Berdampak

Di mana pun Yesus berada, Ia selalu membawa perubahan. Kehadiran-Nya bukan sekadar kehadiran secara fisik, tetapi Ia membawa berita dan kehendak Allah. Ia membawa kata-kata Allah yang kemudian diwujudkan dalam perbuatan-Nya. Yesus tidak pernah menolak kehadiran orang-orang yang sangat membutuhkan-Nya.

Di mana pun Yesus berada, Ia selalu membawa berita tentang pengampunan dosa dan menyampaikan firman kebenaran yang berasal dari Bapa-Nya kepada banyak orang (ay. 2-7). Tujuan kehadiran Yesus memang semata-mata melakukan kehendak Bapa-Nya untuk mencari orang-orang berdosa untuk diselamatkan. Sebaliknya, orang-orang pun datang kepada Yesus karena ingin mendengar kebenaran dan menyaksikan perbuatan-perbuatan Yesus yang dahsyat yang berbeda dengan guru-guru lain yang pernah ada. Kehadiran-Nya menyatakan kehadiran Allah.

Kini, menyelesaikan pekerjaan Allah di dunia ini menjadi tanggung jawab kita sebagai orang-orang yang telah diselamatkan-Nya. Tujuan hidup Kristus menjadi tujuan hidup kita di dunia ini. Di mana pun kita hadir, seharusnya kehadiran kita menghasilkan perubahan-perubahan yang baik. Dari perkataan kita, cara pandang kita, dan cara kita melayani sesama, mereka pun dapat merasakan kehadiran Allah. Jika kita tahu melakukan apa yang Allah kehendaki dalam hidup kita, maka orang-orang di sekitar kita pasti akan menikmati kehadiran Allah dalam hidup mereka. Sudahkah kehadiran kita memberikan dampak perubahan yang baik bagi orang-orang di sekitar kita?

DEMIKIANLAH KITA MEMENUHI PANGGILAN KRISTUS:
KEHIDUPAN YANG MEMBERI DAMPAK YANG BAIK BAGI SETIAP ORANG.

Rabu, 10 Juli 2019

Jaminan dari Yesus Kristus

Yohanes 6:16-21

Pertolongan Yesus kepada para murid yang dilanda badai, mengajarkan kita satu pesan yang luar biasa. Satu kebenaran bahwa Yesus memberikan jaminan yang pasti untuk menolong kita melewati badai kehidupan.Apa jaminan yang diberikan oleh Yesus untuk menolong kita melewati badai kehidupan? 

Ada tiga jaminan yang diberikan oleh Yesus kepada kita:

1. Yesus memberikan jaminan bahwa badai itu terjadi sesuai kehendak-Nya (Yohanes 6:15). 
Apa alasan Yesus memerintahkan para muridnya untuk menyebrang lebih dahulu ke danau Galilea? Apakah Yesus tidak tahu jika ditengah-tengah perjalanan para murid akan terkena badai? Tentu saja Yesus pasti tahu. Kita dapat melihat alasannya di ayat yang ke 15. Setelah Yesus melakukan mujizat dengan memberi makan 5000 orang. Orang banyak yang melihat mujizat itu mengharapkan Yesus menjadi raja atas mereka. Mereka menghendaki Yesus menjadi pemimpin yang akan membebaskan bangsa Israel dari kelaparan dan penjajahan romawi. Akan tetapi kehendak manusia bukanlah kehendak Yesus. Tuhan Yesus memiliki Tujuan yang lebih besar dari pada kehendak manusia. Apa yang baik bagi manusia belum tentu baik bagi Tuhan.  

Aplikasi: 
kehendak Tuhan tidak selalu baik menurut kita. Sering kali kita berpikir bahwa hidup didalam kehendak Tuhan adalah sesuatu yang baik, bahagia, dan menyenangkan bagi kita. Belum tentu saudara-saudara. hal yang baik sekalipun belum tentu adalah kehendak Tuhan. justru hal baik sering buat kita jauh dari Tuhan. ketika kita mengalami kelimpahan, diberkati dan aman-aman saja. Justru buat kita jauh darinya, seolah-olah kita tidak membutuhkan Tuhan lagi.

Ilustrasi: 
Contohnya Yusuf. Ketika ia berjalan mengikuti kehendak Tuhan. kehidupannya tidak berjalan dengan baik. Tuhan telah menjanjikan bahwa Yusuf akan menjadi pemimpin besar. Namun pada kenyataannya kehidupannya tidak berjalan dengan baik-baik saja.
Kehendak Tuhan bisa saja suatu keadaan yang tidak baik atau tidak menyenangkan bagi kita. Tetapi kehendak Tuhan yang sejati akan selalu membawa kehidupan kita pada proses pendewasaan iman. Dalam segala keadaan dan situasi. entah itu baik, entah itu buruk. dijinkan Tuhan terjadi, agar kita semakin mendekat kepada Tuhan dan mengantungkan hidup kepada-Nya. Inilah sumber kekuatan kita ketika badai itu melanda hidup kita. tetaplah percaya semua yang terjadi berada dalam kendali dan kuasa Tuhan dengan tujuan mendewasakan iman kita.

2. Yesus memberikan jaminan bahwa ia berkuasa atas badai itu. 
Pada saat murid-murid Yesus ketakutan. Kapal mereka dilanda badai yang hebat. Yesus tiba-tiba muncul ditengah badai dengan berjalan diatas air. Mengapa Yesus berjalan diatas air? Yesus berjalan diatas air untuk menunjukan dirinya bahwa ia berkuasa atas alam semesta.

Aplikasi: 
Apa yang menjadi ketakutan kita sekarang? 
pada saat badai itu melanda kehidupan kita. Apakah ketidakpastian mengenai kehidupan? kekuatiran kita? Apakah kelemahan? Apakah ketakutan kita dengan permasalahan ekonomi? Apakah sakit penyakit?. Tuhan Yesus berkuasa atas semua itu. Ia mampu berdiri diatas badai kehidupan kita. Ialah yang memegang kendali atasnya. Walaupun kita terkadang tidak melihat bukti apapun juga akan kekuasaannya bagi kita. Sesungguhnya Yesus sedang berjalan diatas badai hidup kita. Tanpa kita duga, Yesus sedang menghampiri kita melalui segala persoalan yang kita hadapi. Percayalah ada Yesus disetiap persoalan kita. badai hidup yang kita alami akan membuat kita melihat dengan jelas, akan kuasanya yang terus bekerja bagi kita. 

3. Yesus memberikan jaminan bahwa pertolongannya tidak pernah terlambat. 
Yesus datang tepat waktu. Ia tidak membiarkan para murid dan kapal yang mereka naiki tenggelam. Pada saat badai  mulai mengganas, Yesus muncul dihadapan mereka dan membuat badai itu reda. Yesus tidak pernah terlambat menolong mereka.

Aplikasi: 
Yesus tidak akan pernah terlambat menolong kita. Ia tidak akan menunggu hingga kita benar-benar terpuruk. Selama kita terus bergantung kepadanya. Yesus pasti menolong kita.Tetapi harus kita ketahui, walaupun kita sering kali diperhadapkan dengan keadaan yang sepertinya Tuhan tidak menolong kita. itu sesungguhnya merupakan ujian yang harus kita hadapi. Sama seperti murid yang menghadapi ujian. Jika murid ujian pasti guru diam saja. Demikian juga dengan kita. ketika kita menghadapi ujian melalui persoalan kita, terkadang Yesus diam. Ia menginginkan kita menyelesaikan ujian itu agar kita bisa semakin dewasa didalam Tuhan.
Ada tokoh terkenal dalam sejarah gereja bernama Mathew Henry. Suatu kali dalam perjalanan pulang kerumah dompetnya kecopetan. Setelah ia kecopetan, ia menulis dalam buku catatannya seperti ini. 
Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan karena belum pernah dirampok. 
Kedua, saya mengucap syukur kepada tuhan sebab perampok itu hanya mengambil dompetku, bukan nyawa ku. 
Ketiga, saya bersyukur kepada Tuhan sebab sekalipun perampok itu mengambil semuanya, tetapi tidak banyak isinya. 
Keempat, saya bersyukur kepada tuhan, sebab saya dirampok bukan merampok.

Kesimpulan: 
Mathew Henry tetap dapat mengucap syukur meskipun mengalami keadaan yang buruk. Ia tetap dapat melihat bahwa Tuhan baik dalam kehidupannya. Demikian juga dengan kita. Walaupun badai itu datang dengan hebatnya. Marilah kita tetap mengucap syukur bahwa tuhan selalu melakukan apa yang baik bagi kita.  percayalah bahwa Yesus memberi jaminan yang pasti untuk menolong kita.

Selasa, 09 Juli 2019

Tahan Banting


Di sebuah toko keramik, seorg ibu muda hendak membeli sebuah guci besar bermotifkan bunga mawar. Kata penjualnya, guci tersebut peninggalan zaman Dinasti Ming, China yang hidup sekian abad silam. Namun, ibu itu tdk langsung membelinya. Ia masih ragu, dan karenanya ia meneliti kondisi guci itu, jangan-jangan ada yg retak atau malah palsu.

"Apakah guci ini kuat?" Tanyanya. "Oh, tentu, ibu. Guci ini dibuat dgn proses yg sangat matang, buktinya sejak berabad-abad lampau sampai sekarang masih seperti ini," jelas penjualnya. Ibu itu bertanya lagi,"Bagaimana caranya agar saya benar-benar percaya bahwa guci besar ini sangat kuat, sehingga saya mau membelinya."

Tanpa basa basi, sang penjual lansung membanting guci tsb persis di depan ibu itu. Benar, guci itu tidak pecah. Akhirnya ibu itu membeli guci besar yg tahan banting itu.

Apakah Anda seperti guci besar itu? Apakah Anda termasuk org yg tahan banting? Tahan banting adalah julukan bagi org yg bermental kuat dalam menghadapi tantangan dan ujian kehidupan. Ia tak goyah terhadap kritik, caci maki, hujatan, dan tidak pula mabuk kepayang karena pujian.

Mayoritas org yg sukses dlm karier dan hidup adalah org-org yg tahan banting. Begitu byk rintangan dan cobaan yg mereka alami, tetapi mereka tetap bertahan utk mewujudkan keinginan atau cita-cita mereka.

*Marilah kita menjadi org yg tahan banting, sehingga kesuksesan pun kita dapatkan.......*

ALLAH MENDENGARKAN

☝🏻*_Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya._* ~ Mazmur 139:15-16.

🔎 Bacaan: Mazmur 139

👉🏻 NATS: *_Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya Tuhan._* (Mazmur 139:4)

🔊 Ketika teolog Skotlandia John Baillie mengajar di Edinburgh University, ia memiliki kebiasaan untuk selalu membuka kelas mata kuliah mengenai doktrin Allah dengan pernyataan berikut: "Yang perlu diingat saat kita berdiskusi tentang Allah adalah bahwa kita tidak mungkin membicarakan-Nya tanpa menyadari kenyataan bahwa Dia mendengarkan setiap perkataan yang kita ucapkan. Kita mungkin dapat membicarakan orang lain di balik punggung mereka, tetapi Allah ada di mana-mana. Sungguh, Dia bahkan ada di dalam ruang kelas ini. Oleh sebab itu, dalam setiap pembahasan kita harus menyadari hadirat-Nya yang tak terbatas, dan membicarakan-Nya seolah-olah kita berbicara tepat di hadapan-Nya."

Pengetahuan bahwa Tuhan ada di mana-mana seharusnya berdampak pada perkataan kita. Karena menyadari kemahahadiran Allah, Daud mengungkapkan, "Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya Tuhan" (Mazmur 139:4).
Kebohongan, gosip, teguran kasar, lelucon tidak senonoh, kata-kata penuh kemarahan, komentar yang tidak sopan, dan penyebutan nama Tuhan dengan tidak hormat, seharusnya tidak pernah keluar dari mulut kita. Sebaliknya, kita seharusnya membicarakan hal-hal yang disukai Allah. Keinginan kita seharusnya serupa dengan keinginan Daud yang disampaikan melalui doanya dalam Mazmur 19, "Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya Tuhan, gunung batuku dan penebusku" (ayat 15).

Ingat, Allah sedang mendengarkan --Richard De Haan ⚘

☝🏻 SETIAP PERKATAAN YANG KITA UCAPKAN DI BUMI
AKAN TERDENGAR DI SURGA 😇

✍ Kemahatahuan _(omniscience)_ adalah salah satu atribut Allah. Tak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi Dia. Allah mengetahui segala sesuatu yang sedang terjadi, bahkan hal-hal yang belum terjadi pun diketahui oleh Dia. _Alkitab berkata bahwa Allah menyelidiki hati kita dan menguji batin kita_ (Yeremia 17:10). Itu berarti setiap perkataan yang belum diucapkan pun diketahui oleh Dia. Itulah sebabnya kita diperingatkan agar selalu menjaga hati kita masing-masing dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan (Amsal 4:23).

👉 *TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. _Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN._ Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.* (Mazmur 139:1-6).

_Hiduplah dalam kegentaran akan Tuhan karena Dia mengetahui segala isi hati dan pikiran kita._

Blessings!🙏

🕊 *_To God only be all the glory!_* ❤

*MILIKILAH CARA PIKIR YANG DEWASA*



1 Petrus 4 : 1 berkata : “ Jadi , karena Kristus telah menderita penderitaan badani , kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian , karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani , ia telah berhenti berbuat dosa .”

Kedewasaan rohani seseorang tidak ditentukan dari faktor usia . 

Ada banyak yang masih muda tapi sudah dewasa rohaninya . 

Tetapi tidak sedikit orang yang sudah tua tapi tidak dewasa rohani alias masih kekanak-kanakan .

Kedewasaan berbicara tentang cara kita berpikir , mengambil keputusan , menyikapi masalah atau peristiwa yang terjadi , dan memperlakukan diri sendiri dan juga orang lain . 

Alkitab menyatakan bahwa pada saat Kristus datang kembali untuk yang ke-2 kalinya Ia akan datang sebagai pengantin laki-laki sorgawi yang akan menjemput mempelai wanita-Nya . 

Mempelai wanita ini berbicara mengenai gereja-Nya yang sudah dewasa , bukan kanak-kanak . 

Karena itu biarlah kita memiliki sikap seperti rasul Paulus ini .

1 Korintus 13 : 11 berkata : “ Ketika aku kanak-kanak , aku berkata-kata seperti kanak-kanak , aku merasa seperti kanak-kanak , aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa , aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu ." 

Contoh ketidakdewasaan adalah ketika sedang menghadapi penderitaan atau masalah seringkali kita mengeluh , bersungut-sungut , mengomel dan menyalahkan Tuhan .

Firman Tuhan hari ini memeringatkan , bahwa ketika menghadapi penderitaan janganlah berpikir negatif dulu , tetapi kita harus mengubah cara berpikir kita bahwa penderitaan adalah cara Tuhan mendewasakan kita , sebagai batu loncatan untuk kita lebih dekat kepada Tuhan dan menjauh dari dosa . 

Penderitaan mengajar kita untuk lebih mengandalkan Tuhan dan tidak berpaut pada kekuatan diri sendiri .

Kedewasaan rohani seseorang bukan dilihat dari seberapa rajin ia berdoa , seberapa rajin beribadah atau ikut pelayanan , tetapi juga kesanggupannya menghadapi penderitaan sebagai proses dari Tuhan .   

Buang semua pikiran negatif yang ada , berhentilah mengeluh dan bersungut-sungut , tetaplah bertekun , sabar dan selalu tabah menjalani proses Tuhan .

1 Korintus 14 : 20 berkata : “ Saudara-saudara , janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu . Jadilah anak-anak dalam kejahatan , tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu ! .”


*_Kasih itu....... Sabar_*



*Yeremia 29:11*
*_“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”_*  Haleluya...

_Jika ada yang mengatakan bahwa hidupmu penuh kutuk, jangan percaya ! Mungkin setiap hari qta akan menemui kekecewaan, usaha qta juga mengalami kegagalan atau qta mengalami luka hati yang berujung kepahitan dan hal itu membuat terus bersedih._

_Semua kejadian yang membuat hati tidak nyaman bukanlah takdir qta. Qta tidak pernah ditakdirkan untuk menjalani hidup dengan penuh duka. Qta diciptakan dengan kasih dan hidup qta haruslah memancarkan kasih._

_Kasih itu selalu bersabar dalam menghadapi orang-orang yang mengecewakan. Kasih itu selalu bisa mengampuni orang-orang yang membuat qta sakit hati. Kasih itu melepaskan pengampunan dan bukan menyimpan kepahitan._

_Dan Tuhan juga selalu meletakkan tangan-Nya di bawah kaki qta, agar pada saat qta terantuk kegagalan, qta tidak terjatuh hingga tergeletak. Tuhan akan menopang, memberi kekuatan untuk mencobanya kembali._

*_”Takdir qta adalah hari depan yang penuh harapan. Selama hidup beserta dengan Yesus, masa depan qta akan selalu indah. Mungkin qta akan gagal berkali-kali, tapi Tuhan tidak akan membiarkan qta mengalaminya seumur hidup. Ketika dirasa-Nya qta sudah cukup belajar dari kegagalan qta, Tuhan akan membuat qta berhasil. Ia akan menjadikan qta sukses.”_*  *Amin*


Minggu, 07 Juli 2019

DOA PAGI


Shalom . . . Merupakan suatu kehormatan bagi G2M yang dipercayakan Tuhan untuk mengembalakan Jemaat dan Pelayan yang adalah milik Kristus, yang militan dan siap bayar harga untuk pagi-pagi benar datang bersekutu dan mencari wajah Tuhan di Doa Pagi. Selamat Berjuang . . . !

Definisi Doa Pagi
Doa pagi adalah salah satu sarana yang di sediakan oleh G2M bagi jemaat Tuhan untuk dapat datang dan Berdoa, Memuji dan Menyembah Tuhan dalam keintiman (saat teduh) secara bersama-sama dan menerima pengajaran Firman Tuhan.

Makna Dari Doa Pagi
Mengikuti teladan dan karakter dari Tuhan Yesus.
Markus 1 : 35 - "Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap ia bangun dan pergi keluar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa disana."
Ayub 7 : 17 - 18 - "Apakah gerangan manusia, sehingga dia kuanggap agung, dan Kau perhatikan, dan Kau datangi setiap pagi, dan Kau uji setiap saat?"

Keuntungan dari mengikuti Doa Pagi
Doa dan seruan kita didengar oleh Tuhan.
Mazmur 5 : 4 - "TUHAN, pada waktu pagi engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagiMu, dan aku menunggu-nunggu."
Kita diberi kepekaan rohani untuk mendengar suara Tuhan.
Yesaya 50 : 4b - "Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid."

Penghalang-penghalang untuk datang ke Doa Pagi
Keinginan "daging" kita.
Roma 8 : 13 - "Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu/daging kamu akan hidup."
Kemalasan.
Amsal 6 : 10 - " Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring."

Solusi untuk mengalahkan penghalang
1 Korintus 9 : 27a - "Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya."

Tips Mengalahkan Penghalang :
1. Buat Komitmen untuk datang ke Doa Pagi
2. Atur Alarm Anda
3. INGAT tidak ada kemuliaan tanpa penderitaan
Kita harus melatih tubuh kita dan menguasainya agar kita bisa mengalahkan kedagingan kita, sehingga kita dapat mengikuti teladan dan karakter Tuhan Yesus, untuk mencapai Tujuan hidup kita.


Tuhan memberkati