Kencana Utama III M8 No.32 C, RT.3/RW.7, South Kembangan, Kembangan, West Jakarta City, Jakarta 11610
Minggu, 09 Maret 2025
KETAATAN KARENA KASIH
Jumat, 07 Maret 2025
KEGAGALAN ADALAH LANGKA AWAL MENUJU KEBERHASILAN
Kamis, 06 Maret 2025
ROH VS DAGING
Rabu, 05 Maret 2025
KEKUDUSAN SEBAGAI SUMBER BERKAT
Selasa, 04 Maret 2025
SURAT UNTUK JEMAAT DI LAODIKIA
WAHYU 3:15-16 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
Laodikia adalah kota yang dekat dengan sungai Lycus. Kota ini dekat dengan kota Kolose yang mempunyai aliran mata air yang bersuhu dingin. Kota lain yang dekat dengan Laodikia adalah Hierapolis yang mempunyai sumber mata air yang panas. Karena Laodikia tidak mempunyai sumber mata air, maka kota ini harus mengambil air dari kedua kota ini. Air dingin dari Kolose dan air panas dari Hierapolis. Karena jarak, maka air panas yang dialirkan dari Hierapolis sudah suam-suam kuku alias hangat dan tidak panas lagi ketika sampai di Laodikia.
Ini mengapa Tuhan menegor mereka suam-suam kuku karena mereka bisa mengerti ketika melihat air panas yang sampai ke mereka sudah dengan kondisi seperti itu. Sehingga metafora ini lah yang dipakai Tuhan untuk menunjukkan kondisi jemaat Laodikia.
Kehidupan mereka tidak berbeda dengan orang yang tidak mengenal Tuhan; mereka hanya mengejar status dan berkompromi dengan dunia supaya bisa menjadi kaya dan berkelebihan. Mereka tidak lagi mencerminkan kemuliaan Allah.
Kota Laodikia ini sangat kaya karena sistem perbankan yang sangat baik. Kota ini pernah rusak berat terkena gempa bumi tetapi menolak bantuan Romawi karena mereka punya dana sendiri. Jemaat di Laodikia menjadi sombong dan mulai bergantung kepada kekuatannya sendiri. WAHYU 3:17 mengatakan: "Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang". Tuhan justru menjelaskan ketika manusia mengatakan dia kaya justru dia miskin, karena dia tidak mau bergantung kepada Tuhan.
Tuhan bahkan mengatakan kepada mereka: "membeli emas dari Tuhan yang telah dimurnikan dalam api agar engkau menjadi kaya" (WAHYU 3:18), maksudnya adalah masuk ke dalam permurnian Tuhan, mau diubahkan karakternya dan bertumbuh menjadi dewasa rohani. Justru itu sebuah kekayaan yang sejati.
Senin, 03 Maret 2025
SURAT UNTUK JEMAAT DI FILADELFIA
WAHYU 3:8, Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
Dari ketujuh di kitab Wahyu yang mendapat pesan dari Tuhan gereja, hanya gereja Filadelfia dan gereja di Smirna yang menerima pujian dari Yesus. Filadelfia adalah kota perdagangan yang berlokasi strategis di Asia Kecil. Kota itu berdiri di antara Roma dan Asia Timur, sangat dikenal sebagai "Athena kecil" karena banyaknya dewa dan berhala di dalamnya seperti kota Athena di Yunani.
Meskipun dipenuhi dengan penyembahan berhala, gereja disana tetap setia kepada Yesus. Mereka menghadapi penganiayaan dari orang-orang Yahudi (WAHYU 3:9). Surat Yesus kepada jemaat di Filadelfia ditulis untuk jemaat yang sedang berjuang. Mereka berjuang melawan penganiayaan yang mereka hadapi, tetapi mereka tetap setia. Yesus meyakinkan mereka tentang keselamatan mereka di dalam Dia. Penderitaan memurnikan iman kita dan menanamkan akar kita di dalam Kristus Yesus.
Dalam WAHYU 1 dan 4, Yesus disebut sebagai '"Pantokrator" dalam bahasa Yunani, Dia adalah Yang Mahakuasa. Sang Maha Kuasa ini berbicara kepada gereja yang sangat lemah menghadapi banyak pergumulan. Anda mungkin menemukan diri Anda dalam keadaan lemah hari ini. Sadarilah bahwa Yesus itu Maha Kuasa yang tidak pernah sedetikpun Dia meninggalkan kita.
Kita hidup dalam budaya yang haus kekuasaan yang membenci kelemahan dan memandang rendah kelemahan. Di negara kitapun banyak gereja yang mengalami penderitaan akibat aniaya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Minggu, 02 Maret 2025
SEMUA KARENA KUASA ROH KUDUS
ZAKHARIA 4:6, Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
Kathryn Kuhlman lahir pada tanggal 9 Mei 1907 di Concordia, Missouri, AS. Dibesarkan dalam keluarga Kristen yang sederhana, ia menyerahkan hidupnya kepada Yesus pada usia empat belas tahun. Meskipun ia tidak memiliki pelatihan teologi formal, ia merasa terpanggil untuk melayani dan mulai berkhotbah sejak muda, bepergian dengan saudara perempuan dan saudara iparnya, yang merupakan penginjil. Pada akhir tahun 1940-an, selama pertemuan di Franklin, Pennsylvania, Kathryn menyaksikan mukjizat yang tidak direncanakannya—orang-orang yang hadir disembuhkan tanpa dia harus berdoa untuk mereka. Dia menyadari bahwa bukan dia, tetapi Roh Kudus yang bekerja dalam pertemuan tersebut. Sejak saat itu, penyembuhan ajaib menjadi ciri khas pelayanannya.
Dia mulai mengadakan kebaktian penyembuhan besar-besaran, pertama di Pittsburgh, Pennsylvania, dan kemudian di kota-kota besar di seluruh Amerika. Ribuan orang berbondong-bondong datang ke pertemuannya, di mana orang-orang mengaku disembuhkan dari kanker, kebutaan, kelumpuhan, dan penyakit serius lainnya.
Prinsip hidup seorang Kathryn Kuhlman yang patut kita teladani adalah menyerahkan semua yang ia hadapi kepada kuasa Tuhan bukan kuasa manusia atau yang kuasa yang lain. Tidak ada kuasa apapun di dunia ini yang sanggup mengalahkan kuasa Tuhan. Seperti yang dikutip di ayat bacaan hari ini, Kathryn Kuhlman sering mengatakan bahwa rahasia pelayanannya adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Roh Kudus. Dia tahu bahwa mukjizat dan kehidupan yang diubahkan tidak terjadi melalui kekuatan manusia tetapi melalui kuasa Tuhan. Hari ini, luangkan waktu sejenak untuk berserah sepenuhnya kepada Roh Kudus. Serahkan rencana, kekhawatiran, dan keinginan Anda kepada-Nya.
Kathryn Kuhlman berjalan begitu dekat dengan Tuhan sehingga kehadiran Tuhan bisa terasa ketika dia memasuki sebuah ruangan. Kathryn sering berkata bahwa Roh Kudus lebih nyata baginya daripada siapa pun. Seberapa dekat Anda dengan Tuhan hari ini? Luangkan waktu untuk berdoa dan sekadar duduk di hadirat-Nya.
Kathryn Kuhlman percaya pada mukjizat Tuhan, karena ia percaya pada Tuhan yang hidup. Banyak orang disembuhkan dalam pertemuannya, tetapi ia tidak pernah mencari pujian. Ketika kita menerima jawaban doa, jangan sombong berpikir bahwa itu karena diri kita yang hebat. Semua ada karena kasih karunia Tuhan untuk kita.
Kathryn Kuhlman selalu memberikan semua kemuliaan kepada Tuhan. Ia mengingatkan orang-orang bahwa ia hanyalah sebuah bejana, dan semuanya tentang Yesus. Apa pun yang Tuhan lakukan dalam hidup Anda, pujilah Dia.