Minggu, 09 Maret 2025

KETAATAN KARENA KASIH

Kalau kalian menaati Aku, kalian hidup di dalam kasih-Ku. Yohanes 15:10 [TB. Masa kini]

Pertanyaan ini sering diajukan: "Bagaimana saya dapat tinggal di dlm Kristus dan hidup sepenuhnya bagi Dia?

Dlm teks ini, Tuhan memberi jawaban yg sederhana tetapi cakupannya luas: TAAT kepada-Nya, seperti ayat tersebut di atas. 

KETAATAN karena kasih adalah cara utk menikmati kasih-Nya.

Di dlm Yoh 15 Yesus sering mengaitkan perintah-perintah-Nya dgn mengashi Dia, 

Kalau kalian menaati Aku, kalian hidup di dalam kasih-Ku (15:10). 

Jikalau kalian taat kepada-Ku, kalian adalah sahabat-sahabat-Ku (15:14). 

Kasih yg melakukan perintah-perintah-Nya adalah cara utk tetap tinggal di dlm kasih-Nya.

Di dlm seluruh hubungan kita dgn Kristus, kasih adalah segalanya. 

Kasih Kristus kepada kita dan kasih kita kepada-Nya dibuktikan dgn mengasihi sesamamu manusia.

Inilah rahasia besar utk tetap tinggal di dlm Kristus dan Dia tinggal di dlm kita. 

Kemudian kuasa ilahi dari doa kita akan mendatangkan berkat Allah.

Firman Tuhan dlm Yoh 15:7 (TB. Masa kini)
Jikalau kalian tetap di dalam Aku dan menaati perintah-perintah-Ku, kalian dapat meminta apa saja yg kalian kehendaki, dan semua itu akan diberikan kepada kalian.

Jumat, 07 Maret 2025

KEGAGALAN ADALAH LANGKA AWAL MENUJU KEBERHASILAN



FIRMAN TUHAN BERKATA:
"Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal."
Ayub 42:2

Ada kalimat bijak yg mengatakan,
"Kegagalan adalah keberhasilan yg tertunda."

Siapa pun dari kita pasti tdk mau mengalami kegagalan dlm hidupnya: entah itu gagal dlm studi, karir dan juga rumah tangga.

Kegagalan ibarat hantu yg sangat menakutkan semua orang, sehingga berbagai upaya dilakukan utk menghindari dan menjauhinya dari semua itu.
              
APA ITU KEGAGALAN?
Kegagalan adalah suatu proses ketidakberhasilan mencapai apa yg diusahakan atau direncanakan.

Jika saat ini kita mengalami kegagalan, jangan putus asa dan larut dlm kekecewaan terus-menerus.

Sejarah dunia mencatat bahwa orang-orang yg sukses bukanlah orang-orang yg tdk pernah gagal dlm hidupnya;  justru mereka juga pernah atau mungkin berkali-kali mengalami kegagalan, tapi mereka tdk menyerah pada keadaan dan kemudian bangkit.

Oleh karena itu andalkan Tuhan dan libatkan Dia dlm segala hal.

Sebab Firman Tuhan katakan: "Serahkan setiap rencana hidup kita kepada Tuhan sepenuhnya."

Ada tertulis:
”Hari ini atau besok kamu berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", sedang kamu tdk tahu apa yg akan terjadi besok.

Apakah arti hidupmu?  Hidupmu itu sama seperti uap yg sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

Sebenarnya kamu harus berkata:  "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."  (Yak 4:13-15)

Rencana manusia bisa gagal, tetapi rencana Tuhan tdk pernah gagal.
"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan." (Yes 55:8)
              
Berjalan bersama Tuhan dan hidup seturut dgn firman-Nya adalah kunci utk terbebas dari kegagalan.

Ambil sisi positif dari setiap kegagalan yg terjadi.  Percayalah bahwa melalui kegagalan ini Tuhan sedang memberikan kita pelajaran dan pengalaman yg sangat berharga, sebab setelah mengalami kegagalan kita akan menjadi lebih bijaksana, berhati-hati dan semakin siap utk menjalani hidup ini.  

Salomo berkata,  "Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri...Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak." (Amsal 3:5, 7a)
        
Oleh sebab itu, INGATLAH! 
“Mengandalkan Tuhan dalam segala hal adalah kunci terhindar dari kegagalan!”

Kamis, 06 Maret 2025

ROH VS DAGING

GALATIA 5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. 

Sebagai orang percaya, kita terus-menerus bertempur antara keinginan daging dan tuntunan Roh Kudus. "Daging" melambangkan sifat kita yang berdosa, yang menarik kita ke arah keegoisan, kesombongan, dan ketidaktaatan. Namun, "Roh" menuntun kita menuju kebenaran, kasih, dan ketaatan kepada Tuhan.

Paulus menggambarkan pergumulan ini dalam ROMA 7:19: "Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat" 

Bayangkan apa yang Paulus jelaskan, kita mau berbuat baik, tetapi daging kita tidak berdaya. Roh Kudus memberi kita kuasa untuk mengalahkan keinginan daging ketika kita berserah kepada-Nya setiap hari.

Bagaimana cara kita berjalan di dalam roh?
Perbarui pikiran kita– "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna" (ROMA 12:2). Kuncinya adalah terus isi pikiran kita dengan firman Tuhan dan fokuslah pada kebenaran-Nya. Lambat laun kebenaran akan menguasai kita, karena kita memang tidak akan pernah bisa menguasai diri kita sendiri tanpa bantuan Tuhan dan kebenaran firman-Nya.

Kemudian mulai salibkan keinginan dagingmu, "Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya" (GALATIA 5:24). Kita semua punya keinginan berdosa, atau kelemahan daging kita. Mulai serahkan keinginan berdosa kita kepada Tuhan setiap hari dan mintalah kekuatan-Nya.

Apa yang terjadi? Tuhan sendiri yang akan menumbuhkan buah roh di dalam hidup kita seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri (GALATIA 5:22-23)

Kemenangan atas daging adalah mungkin ketika kita hidup dalam kuasa Roh Kudus. Tetaplah terhubung dengan Tuhan melalui doa, firman-Nya, dan persekutuan dengan orang percaya lainnya. Semakin kita berserah kepada Roh, semakin kita mengalami kebebasan sejati di dalam Kristus! 

Rabu, 05 Maret 2025

KEKUDUSAN SEBAGAI SUMBER BERKAT

"tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu," 1 Petrus 1:15

Salah satu tanggung jawab paling berat dalam hidup kristiani adalah hidup dalam kekudusan. Topik tentang kekudusan adalah hal yang paling tidak disukai dan juga sering dihindari oleh kebanyakan orang Kristen. Sebaliknya orang lebih berminat dan tertarik pada khotbah khotbah atau pelajaran yang bertema berkat, mujizat, kesembuhan atau pemulihan; padahal kekudusan adalah kehendak Tuhan yang harus ditaati!

Kekudusan adalah standar hidup yang Tuhan tetapkan bagi orang percaya! Salah satu arti dari kata "kudus" (bahasa Ibrani kadosh) adalah naik lebih tinggi. Artinya Tuhan memanggil orang percaya untuk hidup sesuai dengan standar Nya, level hidup yang naik ke arah Kristus, yaitu hidup sebagaimana Kristus hidup. Tidak ada alasan atau dalih untuk hal itu! Sebab Tuhan sudah memberikan Roh Kudus untuk menyertai kita, memampukan, menguatkan, mengajar dan menuntun kita kepada kebenaran (Yohanes 16:13); Tuhan juga sudah memberikan firman Nya untuk menjadi pola hidup orang percaya. "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran." (2 Timotius 3:16). Karena itu rasul Paulus menasihati, " kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan." (Ibrani 12:14).

Di zaman sekarang ini kebanyakan orang lebih mengejar hal hal yang bersifat duniawai: keberhasilan, kesuksesan, kekayaan, popularitas dan sebagainya. Demi mengejar kesemuanya itu mereka tidak lagi menempatkan perkara perkara rohani sebagai hal yang utama, mengesampingkan perkara perkara rohani. Padahal kalau kita mau sungguh sungguh hidup dalam kekudusan dan mengutamakan perkara perkara yang dari Tuhan semua berkat pasti Tuhan sediakan bagi kita. Sesungguhnya kekudusan adalah kunci untuk mengalami berkat berkat dari Tuhan. Tetapi banyak orang tidak mau tunduk pada pimpinan Roh Kudus, tidak mau menaati firman Tuhan dan memilih untuk mengikuti keinginan daging dengan segala hawa nafsunya. Inilah kehendak Tuhan bagi orang percaya: " supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan Nya." (Efesus 1:4).

Berkat Tuhan tersedia bagi orang orang yang hidup seturut kehendak Nya!

Selasa, 04 Maret 2025

SURAT UNTUK JEMAAT DI LAODIKIA


WAHYU 3:15-16 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

 

Laodikia adalah kota yang dekat dengan  sungai Lycus. Kota ini dekat dengan kota Kolose yang mempunyai aliran mata air yang bersuhu dingin. Kota lain yang dekat dengan Laodikia adalah Hierapolis yang mempunyai sumber mata air yang panas. Karena Laodikia tidak mempunyai sumber mata air, maka kota ini harus mengambil air dari kedua kota ini. Air dingin dari Kolose dan air panas dari Hierapolis. Karena jarak, maka air panas yang dialirkan dari Hierapolis sudah suam-suam kuku alias hangat dan tidak panas lagi ketika sampai di Laodikia.

 

Ini mengapa Tuhan menegor mereka suam-suam kuku karena mereka bisa mengerti ketika melihat air panas yang sampai ke mereka sudah dengan kondisi seperti itu. Sehingga metafora ini lah yang dipakai Tuhan untuk menunjukkan kondisi jemaat Laodikia.

 

Kehidupan mereka tidak berbeda dengan orang yang tidak mengenal Tuhan; mereka hanya mengejar status dan berkompromi dengan dunia supaya bisa menjadi kaya dan berkelebihan. Mereka tidak lagi mencerminkan kemuliaan Allah.

 

Kota Laodikia ini sangat kaya karena sistem perbankan yang sangat baik. Kota ini pernah rusak berat terkena gempa bumi tetapi menolak bantuan Romawi karena mereka punya dana sendiri. Jemaat di Laodikia menjadi sombong dan mulai bergantung kepada kekuatannya sendiri. WAHYU 3:17 mengatakan: "Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang". Tuhan justru menjelaskan ketika manusia mengatakan dia kaya justru dia miskin, karena dia tidak mau bergantung kepada Tuhan.

 

Tuhan bahkan mengatakan kepada mereka: "membeli emas dari Tuhan yang telah dimurnikan dalam api agar engkau menjadi kaya" (WAHYU 3:18), maksudnya adalah masuk ke dalam permurnian Tuhan, mau diubahkan karakternya dan bertumbuh menjadi dewasa rohani. Justru itu sebuah kekayaan yang sejati.

 

Mari kita belajar untuk tidak bergantung kepada kekuatan, harta, uang, ketenaran atau bahkan jabatan kita, karena bagi Tuhan itu justru kemiskinan. Ketergantungan kita kepada diri sendiri berakibat kita tidak hidup sepenuhnya untuk Tuhan dan menjadi suam-suam kuku. 

Senin, 03 Maret 2025

SURAT UNTUK JEMAAT DI FILADELFIA

WAHYU 3:8,  Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.


Dari ketujuh di kitab Wahyu yang mendapat pesan dari Tuhan gereja, hanya gereja Filadelfia dan gereja di Smirna yang menerima pujian dari Yesus. Filadelfia adalah kota perdagangan yang berlokasi strategis di Asia Kecil. Kota itu berdiri di antara Roma dan Asia Timur, sangat dikenal sebagai "Athena kecil" karena banyaknya dewa dan berhala di dalamnya seperti kota Athena di Yunani.


Meskipun dipenuhi dengan penyembahan berhala, gereja disana tetap setia kepada Yesus. Mereka menghadapi penganiayaan dari orang-orang Yahudi (WAHYU 3:9). Surat Yesus kepada jemaat di Filadelfia ditulis untuk jemaat yang sedang berjuang. Mereka berjuang melawan penganiayaan yang mereka hadapi, tetapi mereka tetap setia. Yesus meyakinkan mereka tentang keselamatan mereka di dalam Dia. Penderitaan memurnikan iman kita dan menanamkan akar kita di dalam Kristus Yesus.


Dalam WAHYU 1 dan 4, Yesus disebut sebagai '"Pantokrator" dalam bahasa Yunani, Dia adalah Yang Mahakuasa. Sang Maha Kuasa ini berbicara kepada gereja yang sangat lemah menghadapi banyak pergumulan. Anda mungkin menemukan diri Anda dalam keadaan lemah hari ini. Sadarilah bahwa Yesus itu Maha Kuasa yang tidak pernah sedetikpun Dia meninggalkan kita.


Kita hidup dalam budaya yang haus kekuasaan yang membenci kelemahan dan memandang rendah kelemahan. Di negara kitapun banyak gereja yang mengalami penderitaan akibat aniaya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.


Perhatikan ayat bacaan hari ini, ketika Tuhan yang sudah membuka sebuah pintu, tidak ada seorangpun yang dapat menutupnya. Jangan takut, apapun pergumulan hidupmu hari ini, Tuhan sudah menyediakan sebuah pintu yang akan terbuka dan di baliknya ada pertolongan, pemulihan, kesembuhan, bahkan mukjizat. 

Minggu, 02 Maret 2025

SEMUA KARENA KUASA ROH KUDUS

ZAKHARIA 4:6, Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.  


Kathryn Kuhlman lahir pada tanggal 9 Mei 1907 di Concordia, Missouri, AS. Dibesarkan dalam keluarga Kristen yang sederhana, ia menyerahkan hidupnya kepada Yesus pada usia empat belas tahun. Meskipun ia tidak memiliki pelatihan teologi formal, ia merasa terpanggil untuk melayani dan mulai berkhotbah sejak muda, bepergian dengan saudara perempuan dan saudara iparnya, yang merupakan penginjil. Pada akhir tahun 1940-an, selama pertemuan di Franklin, Pennsylvania, Kathryn menyaksikan mukjizat yang tidak direncanakannya—orang-orang yang hadir disembuhkan tanpa dia harus berdoa untuk mereka. Dia menyadari bahwa bukan dia, tetapi Roh Kudus yang bekerja dalam pertemuan tersebut. Sejak saat itu, penyembuhan ajaib menjadi ciri khas pelayanannya.


Dia mulai mengadakan kebaktian penyembuhan besar-besaran, pertama di Pittsburgh, Pennsylvania, dan kemudian di kota-kota besar di seluruh Amerika. Ribuan orang berbondong-bondong datang ke pertemuannya, di mana orang-orang mengaku disembuhkan dari kanker, kebutaan, kelumpuhan, dan penyakit serius lainnya.


Prinsip hidup seorang Kathryn Kuhlman yang patut kita teladani adalah menyerahkan semua yang ia hadapi kepada kuasa Tuhan bukan kuasa manusia atau yang kuasa yang lain. Tidak ada kuasa apapun di dunia ini yang sanggup mengalahkan kuasa Tuhan. Seperti yang dikutip di ayat bacaan hari ini, Kathryn Kuhlman sering mengatakan bahwa rahasia pelayanannya adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Roh Kudus. Dia tahu bahwa mukjizat dan kehidupan yang diubahkan tidak terjadi melalui kekuatan manusia tetapi melalui kuasa Tuhan. Hari ini, luangkan waktu sejenak untuk berserah sepenuhnya kepada Roh Kudus. Serahkan rencana, kekhawatiran, dan keinginan Anda kepada-Nya.


Kathryn Kuhlman berjalan begitu dekat dengan Tuhan sehingga kehadiran Tuhan bisa terasa ketika dia memasuki sebuah ruangan. Kathryn sering berkata bahwa Roh Kudus lebih nyata baginya daripada siapa pun. Seberapa dekat Anda dengan Tuhan hari ini? Luangkan waktu untuk berdoa dan sekadar duduk di hadirat-Nya.


Kathryn Kuhlman percaya pada mukjizat Tuhan, karena ia percaya pada Tuhan yang hidup. Banyak orang disembuhkan dalam pertemuannya, tetapi ia tidak pernah mencari pujian. Ketika kita menerima jawaban doa, jangan sombong berpikir bahwa itu karena diri kita yang hebat. Semua ada karena kasih karunia Tuhan untuk kita. 


Kathryn Kuhlman selalu memberikan semua kemuliaan kepada Tuhan. Ia mengingatkan orang-orang bahwa ia hanyalah sebuah bejana, dan semuanya tentang Yesus. Apa pun yang Tuhan lakukan dalam hidup Anda, pujilah Dia.