Kencana Utama III M8 No.32 C, RT.3/RW.7, South Kembangan, Kembangan, West Jakarta City, Jakarta 11610
Senin, 12 Mei 2025
DOSA KEBODOHAN
Sabtu, 10 Mei 2025
MENJADI LANSIA TIDAK BERARTI BERHENTI
Rabu, 07 Mei 2025
TUHAN SELALU PUNYA RENCANA
Selasa, 06 Mei 2025
Tuhan tidak pernah meninggalkan
YOSUA 1:9, Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."
Transisi bisa menyenangkan sekaligus meresahkan. Kita sering menghadapi hal yang tidak diketahui, memasuki lembaran baru dalam hidup ini atau mungkin kita sekarang sedang berada di tengah-tengah perubahan musim kehidupan yang membingungkan dan menakutkan.
Tuhan tidak pernah berubah saat keadaan kita berubah. Meskipun lingkungan sekitar kita mungkin berubah, kehadiran-Nya tetap menjadi jangkar kehidupan kita yang tak tergoyahkan.
Ketika kita melalui transisi, misalnya perubahan pekerjaan, kematian, kehilangan sesuatu yang berharga, pindah tempat tinggal, masuk ke pernikahan, dan lain-lainnya, percayalah bahwa Tuhan masih dan selalu bekerja. Sebuah transisi tidak membatalkan rencana Tuhan, tetapi justru sebuah transisi sering kali menggenapinya.
Firman Tuhan adalah jangkar di masa-masa transisi atau ketidakpastian. Kekuatan, hikmat dan kesuksesan kita tidak datang dari kekuatan kita, tetapi dari mengikuti Firman Tuhan.
Di setiap musim transisi, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
FILIPI 1:6, "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus".
Ketika Tuhan bawa kita ke musim yang baru, penyertaan, pertolongan, damai, sukacita dan hikmat-Nya sudah tersedia bagi kita saat kita sedang proses transisi berganti musim.
Apa yang Tuhan mulai, Dia akan mengakhirinya dengan indah untuk kita.
Minggu, 04 Mei 2025
TUHAN TIDAK PERNAH MENCIPTAKAN HARI YG SIAL
Jumat, 02 Mei 2025
BERITAKANLAH KABAR BAIK BAGI SEMUA ORANG
Kamis, 01 Mei 2025
4 PELAJARAN PENTING DARI KISAH PERJALANAN KE EMAUS
”Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka.” Lukas 24:15
Sampai hari ini, salah satu kisah yg diingat atau bahkan dibahas oleh umat Kristiani terkait kebangkitan Tuhan Yesus adalah peristiwa penampakan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya di jalan menuju ke Emaus.
Berikut empat hal yg bisa kita petik dari penampakkan Yesus kepada murid-murid-Nya yg sedang berjalan menuju ke Emaus:
1. JANGAN TINGGALKAN PERSEKUTUAN (Lukas 24: 13-20).
Emaus merupakan kampung yg terletak kira-kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem. Entah apa alasan sebenarnya kedua murid Yesus menuju ke sana, tetapi yg pasti tindakan kedua orang murid itu justru berlainan dgn sebagian besar murid Yesus yg memilih tinggal di Yerusalem.
Dgn kata lain kedua orang murid ini tdk memahami kebenaran dan berjalan di luar kehendak Tuhan. Oleh sebab itu, kita jangan heran Yesus menegur kebodohan mereka.
Dia melakukannya karena murid-murid tersebut tdk percaya segala sesuatu yg telah dikatakan para nabi, bahwa pada akhirnya Anak Manusia akan bangkit dari maut pada hari ketiga kematian-Nya.
Kebangkitan Yesus adalah kemenangan bukan hanya utk pihak Allah, tetapi juga utk kita – orang-orang yg percaya kepada-Nya.
Karena Yesus menang atas maut, maka kita pun pasti bisa menang atas masalah-masalah kita.
Oleh sebab itu, jangan pernah lari dari gereja atau persekutuan ketika kita mengalami persoalan yg tdk mengenakkan.
Sebab, kita pasti mampu keluar dari persoalan apa pun itu.
2. PAHAMI FIRMAN DENGAN BENAR (Lukas 24: 21).
Kedua murid tdk memahami dgn benar apa yg Yesus pernah sampaikan selama masih bersama-sama dgn mereka, mereka pikir Yesus akan memimpin mereka keluar dari penjajahan orang Romawi saat itu, tetapi kenyataannya Yesus malah ditangkap dan dihukum mati.
Pemahaman yg salah mempengaruhi kepercayaan mereka sehingga mereka melakukan tindakan yg salah dgn meninggalkan Yerusalem.
Membaca, merenungkan dan memahami Firman Tuhan dgn benar akan membuat kita mengetahui apa yg menjadi kehendak Tuhan bagi kehidupan kita.
3. YESUS SELALU HADIR (Lukas 24: 15).
Yesus bukan hanya Allah yg maha kasih atau maha kuasa tetapi juga maha hadir, Dia hadir ketika kedua murid sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran mengenai DIA, dan bukan hanya sekedar hadir tetapi Yesus mau berjalan bersama-sama dgn mereka (Lukas 24:15).
Sebagai murid Kristus kita harus menyadari dan percaya bahwa Dia Imanuel, Allah beserta kita.
Yesus selalu hadir di setiap persekutuan orang percaya, Yesus selalu hadir di setiap saat kita bercakap-cakap dan bertukar pikiran mengenai DIA.
Yesus selalu hadir bagi setiap orang yg memanggil nama-Nya. Bahkan Dia rela berjalan bersama dgn kita saat suka mau pun duka.
Firman Tuhan katakan dlm Matius 28:20
”Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
4. KITA HARUS MENGUNDANG YESUS (Lukas 24: 28-29)
Lukas 24:28-32 menceritakan bagaimana Yesus berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya ketika hampir sampai di Emaus. Tetapi kedua murid mendesak agar Ia tinggal bersama dgn mereka.
Akhirnya Yesus pun bersedia, dan malam itu merupakan malam yg penuh berkat karena Yesus mencelikan mata hati mereka yg buta, iman mereka kembali bangkit atau berkobar-kobar. Yesus sungguh memberkati mereka.
Jika ingin segala hal di dlm hidup kita diberkati, keluarga, usaha, pekerjaan, pelayanan, dan lainnya, maka kita juga hrs ngotot atau mendesak agar Yesus selalu bersama-sama dgn kita, kita hrs selalu mengundang Dia hadir di dlm segala bidang hidup kita sehingga Kerajaan Allah sungguh nyata di hidup kita.