Minggu, 20 Maret 2016

Renungan doa puasa G2M - day 6

Day 6 - Euforia yang Belum Selesai

Bacaan: Matius 18:19-20

Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. (ayat 19)

Kemarin adalah hari yang menakjubkan; pesta, perayaan, palem, dan SANG KRISTUS yang memasuki kota Daud dengan menunggang keledai. Mungkinkah memang IA-lah SANG KRISTUS yang ditunggu-tunggu. Semua orang masih bersemangat menunggu, kapan IA akan membawa kelepasan untuk bangsa kami.

Hari ini semua masih bersemangat, euforia kemarin belum selesai. Semua masih larut dalam hingar bingar pesta; semua orang memberikan dukungan pada Mesias yang satu ini. Sudah berkali-kali selama 100 tahun terakhir, Mesias datang silih berganti membuat klaim bahwa merekalah pilihan Allah dan satu persatu berguguran di tangan pemerintah Roma.

Apakah IA bisa dipercaya? Dapatkah Mesias yang ini dipercaya? Kami memerlukan sesorang yang dapat dipercaya, seseorang yang dapat memberikan harapan ketika tidak ada lagi harapan. Dapatkah ia melanjutkan euforia ini sampai kepada kemenangan?

Mungkin doa seperti itu adalah jenis doa yang seringkali didoakan oleh banyak orang hari-hari ini? Apakah Allah dapat dipercaya? Apakah Allah tidak akan menyakiti kita jika kita mendekatiNya dengan membawa seluruh hati dan kehidupan kita kepadaNya? Apakah Allah tidak akan mengecewakan?

Kehati-hatian itu menandakan keinginan yang terdalam dalam hidup manusia bukanlah harta atau kekuasaan, namun seseorang yang bersedia untuk mendengarkan kita dan menerima kita apa adanya. Dan jawaban atas pertanyaan itu adalah: Yes, KRISTUS mendengarkan Anda! IA mendengarkan doa dan segenap keluh kesah Anda. Berdoa adalah suatu kondisi menemukan diri Anda didengarkan, dan lebih bagus lagi ketika doa Anda diresponi dengan jawaban yang Anda nantikan.

Buanglah keraguan Anda karena Allah mendengarkan Anda, Allah peduli kepada Anda. Mulailah untuk membuka mulut Anda dan mulai mengutarakan isi hati Anda, karena IA memahami Anda. Mungkin kadang jawabannya bisa saja berbeda dengan euforia yang Anda rasakan, namun pasti IA akan membawa euforia itu terus di dalam jiwa Anda ketika Anda berdoa kepada Dia yang mendengarkan.

Pokok doa hari ini:
Berdoalah apa yang menjadi kebutuhan anda hari-hari ini dan percayalah Tuhan Allah mendengar setiap seruan doa anak-anakNya.