Day 8 - Ayolah Yesus!
Bacaan: Matius 6:9-13
Jadilah kehendakMu di bumi seperti di Sorga. (ayat 10)
Mungkin sedikit bujukan, paksaan, atau bahkan ancaman dapat membuat Yesus bergerak untuk mengangkat senjata dan melepaskan bangsa Yahudi dari penjajahan imperium Romawi. Mungkin jika IA tidak memiliki pilihan, IA akan bersikap mau tidak mau melakukan apa yang kita mau.
Mungkinkah itu yang dipikirkan oleh Yudas ketika ia merencanakan suatu permufakatan jahat dengan para imam kepala? Mungkinkah ia salah menyangka? Mungkinkah ia hanya sekedar menginginkan kekuasaan? Mungkinkah apa yang ia lakukan bukan karena maksud pribadi namun bernuansa politik untuk kebaikan seluruh bangsa?
Mungkin seringkali kita berada dalam situasi seperti itu:
“Ayolah Yesus, kalau Kau memberkatiku, aku akan menjadi manusia yang lebih baik.”
“Ayolah Yesus, kalau Kau menolongku, aku akan lebih rajin lagi melayaniMu.”
“Ayolah Yesus, kalau Kau tidak menjawab doaku, aku tidak mau mengikutiMu lagi.”
Kedengaran familiar?
Dosa membuat kita menjadi orang-orang manipulatif. Kita mendesak Allah untuk melakukan apa yang kita inginkan. Kita terbiasa melakukan dominasi, manipulasi, bahkan intimidasi untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita berpikir bahwa sedikit desakan akan memaksa Tuhan melakukan apa yang kita inginkan, tanpa kita sadari bahwa kita telah kehilangan kemurnian dari doa yang diajarkan oleh Yesus sendiri: “Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam sorga.”
Belajarlah berdoa bukan untuk kepentingan kita boleh terealisasi. Allah tahu apa yang kita butuhkan dan perlukan. Berdoalah seperti seorang anak kecil yang tulus yang senang bercakap-cakap dengan ayahnya, bukan seperti orang dewasa yang sedang bertransaksi dan manipulatif. Karena toh pada akhirnya, tujuan utama dari berdoa adalah bukan untuk mengubah situasi kita, melainkan mengubah hati dan karakter kita agar semakin hari semakin memahami maksud Tuhan dalam kehidupan kita.
Pokok doa hari ini:
Biarlah Tuhan yang menjadi terutama dalam hidup ini. Setiap masalah yang ada boleh terjadi supaya membentuk karakter kita. Minta kekuatan dari Roh Kudus supaya kita mempunyai karakter Kristus lebih lagi.