Kejadian 39:9 "Bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
Kadang setelah kita meraih sedikit keberhasilan, setelah kita berhasil melalui kesukaran, setelah kita berhasil mendaki tangga hierarkis masyarakat, kita menjadi lebih rentan dibanding diri kita yang sebelumnya. Ada waktu di saat kita percaya pada Tuhan karena kita harus. Kita percaya pada Tuhan sebab jika Dia tidak datang menolong, kita tidak akan makan pada malam itu. Kita percaya pada Tuhan sebab jika Dia tidak datang menolong, sewa rumah tidak akan lunas terbayar. Jika Tuhan tidak datang menolong, kita tidak akan berhasil melewati minggu ini.
Mungkin sekarang kita punya banyak uang di tabungan dan investasi. Mungkin pekerjaan kita amat bagus. Mungkin kita tidak sebegitu tergantung pada Allah. Mungkin saat ini kita menurunkan kewaspadaan kita sedikit. Ketahuilah hal ini: Kesuksesan lebih besar menuntun kita pada kemungkinan terjadinya waktu-waktu kerentanan.
Kita melihat ini dalam kehidupan Yusuf. Dia meraih kesuksesan besar di rumah Potifar. Kemudian datang godaan. Datanglah istri Potifar. Istrinya ini merayu Yusuf dengan memperhatikan dan mengatakan padanya betapa menariknya dia. Yusuf, di satu masa, telah merasa jenuh dengan nilai-nilai Mesir, dan nilai-nilai yang berasal dari orang tuanya mungkin tampak sangat usang dan kuno. Dia bisa saja membenarkannya dan berkata, "Mm, jika aku takluk padanya, aku akan naik jabatan lebih cepat." Tapi ini yang Yusuf tahu: Tuhan ada di sana, dan Tuhan sedang mengawasi kita. Sebab itulah, Yusuf menolak tawaran yang wanita itu berikan.
Yusuf mengakui bahwa godaan bukanlah dosa; itu adalah tanda peperangan, Yusuf tidak terbuat dari batu. Ia mudah diserang dalam area ini. Namun ia menolaknya.
Anda mungkin berpikir bahwa jika Anda benar-benar rohani, maka Anda tidak akan tergoda. Tetapi, godaan bukanlah umpan, melainkan tangkapan. Bila kita tergoda, berarti kita sudah tertangkap oleh dosa.
Godaan bukanlah umpan, melainkan tangkapan. Bila Anda tergoda, berarti Anda sudah tertangkap oleh dosa