Selasa, 02 Agustus 2016

Serahkan Ke Dalam Tangan Tuhan

Kejadian 13:11 "Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah."

Terkadang orang-orang yang memiliki lebih sedikit cenderung lebih materialistis dibanding mereka yang berkelimpahan.
Saya kenal banyak orang yang berkelebihan tapi sangat murah hati.
Mereka tidak membiarkan semua orang tahu segala hal yang mereka buat bagi sesama; mereka melakukannya diam-diam, tersembunyi.
Mereka berterima kasih atas berkat yang telah Tuhan beri kepada mereka.
Mereka membantu orang lain.

Saya juga kenal orang-orang yang tidak begitu berkelimpahan, tapi satu-satunya yang ada di pikiran mereka adalah untuk mendapatkan lebih banyak barang-barang.
Mereka memimpikan memiliki barang-barang tertentu.
Di situlah hati mereka berada. Itu yang menjadi fokus hidup mereka.

Abraham punya begitu banyak harta, tapi hatinya hanya untuk Allah.
Keponakannya, Lot, juga punya banyak harta, tapi bedanya dengan Abraham, Lot hanya peduli tentang mengumpulkan lebih banyak harta.
Alkitab mengatakan pada kita, "negeri itu tidak cukup luas bagi mereka untuk diam bersama-sama," (Kejadian 13: 6), kemudian perselisihan pun terjadi antara gembala yang bekerja untuk Abraham dan gembala yang bekerja untuk Lot.
Abraham dan Lot pun harus dipisahkan sebab mereka berjalan ke dua arah yang berbeda.
Ini masalah yang berakar di hati.

Maka Abraham memberi keponakannya itu sebuah pilihan.
Intinya Dia berkata, "Pergilah kemana pun yang kau inginkan, aku akan pergi ke arah yang berlawanan. Aku tidak ingin berselisih denganmu lagi. Mari kita buat kesepakatan."

Dengan menyerahkan pilihan kepada Lot, Abraham sebenarnya membuat pilihan yang besar.
Dia memilih untuk memberikan Lot pilihan yang terbaik.
Abraham memutuskan untuk menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah.
Itu karena Abraham adalah pembawa damai dan bukan pengacau.

Mungkin saat ini Anda tergoda untuk berkompromi dengan perkara-perkara tertentu, tapi Anda memutuskan untuk melakukan apa yang benar dan memilih hidup yang berintregitas.
Serahkan ke dalam tangan Allah. Anda tidak akan menyesal.

Pilihlah hidup yang berintegritas dan serahkan ke dalam tangan Allah