Keluaran 4:13 "Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kau utus."
Ketika Allah memanggil Musa untuk kembali ke Mesir, menarik untuk disimak bahwa Musa menggunakan kata Tuhan dan kemudian menolaknya: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus" (Keluaran 4:13).
Ini mengingatkan saya pada Petrus ketika ia mendapat penglihatan di atap rumah Simon setelah ia berdoa (lihat Kisah Para Rasul 10: 9-16). Dalam penglihatannya, suatu benda berbentuk kain lebar yang diturunkan dari Surga yang di dalamnya terdapat berbagai jenis binatang yang haram bagi Petrus menurut hukum taurat. Allah berkata padanya, "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah! (ayat 13).
Tetapi Petrus menjawab, "Tidak, Tuhan, tidak,&" (ayat 14).
Kata-kata tersebut bertentangan dengan kehendak Tuhan. Anda tidak boleh berkata, "Tidak, Tuhan." Sebaliknya, katakan, Ya, Tuhan."
Musa berkata pada Allah, "Tidak, Tuhan, aku tak ingin melakukan ini. Aku tidak bisa melakukan ini. Aku bukan orang yang tepat. Kirim saja orang lain."
Perkataannya ini membuat Allah marah. Musa seharusnya melakukan apa yang Ia perintahkan kepada-Nya.
Berikut ini hal yang perlu dipertimbangkan. Apabila Allah memanggil Anda dengan cara, bentuk, atau kondisi apa pun, tetapi Anda tidak menanggapinya, maka itu dapat berubah menjadi dosa. Ya, Allah telah memberi kita kehendak pribadi, dan sebagian besar kita menganggap boleh menjalani hidup seperti apa yang kita mau.
Namun, apabila Allah memanggil Anda untuk melakukan sesuatu bagi-Nya dan Anda menolaknya, itu dianggap sebagai ketidaktaatan, dan itu adalah dosa. Tidak taat kepada-Nya berarti berdosa kepada-Nya.
"Tapi saya tidak memenuhi syarat," Anda mungkin berkata begitu. Tapi, ayolah, memangnya ada yang pantas? Malah, seringkali orang-orang yang berpikir jika diri mereka memenuhi syarat, pada akhirnya didiskualifikasi oleh Tuhan. Tuhan tidak memakai orang-orang ini sebab mereka amat membanggakan diri sendiri.
Sebaliknya, Tuhan senang memakai orang-orang yang tidak berpikir bahwa diri mereka layak.
Ia senang memakai orang-orang yang tak pernah berpikir bahwa diri mereka dapat digunakan oleh-Nya.
Kita adalah utusan-utusan Kristus dan kita harus mewartakan pesan-Nya kepada dunia.