Ayat utama: Yohanes 5:39-40
> "Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu."
Narasi khotbah (±130 detik)
Shalom, saudara yang dikasihi Tuhan.
Pernahkah kita membaca Alkitab setiap hari, menyelesaikan beberapa pasal, bahkan mampu menghafalkan banyak ayat, tetapi tanpa sadar hati kita semakin jauh dari Tuhan?
Kita tahu banyak tentang Alkitab, tetapi apakah kita sungguh-sungguh mengenal Yesus?
Saudara, membaca Alkitab bukan sekadar menyelesaikan target bacaan. Bukan juga perlombaan untuk mengetahui siapa yang paling banyak menghafal ayat. Tujuan utama kita membaca Firman Tuhan adalah supaya kita semakin mengenal pribadi Yesus Kristus.
Dalam Yohanes 5:39-40, Yesus menegur orang-orang yang rajin menyelidiki Kitab Suci, tetapi tidak mau datang kepada-Nya untuk memperoleh hidup.
Bayangkan seseorang yang setiap hari membaca surat dari orang yang sangat mengasihinya, tetapi tidak pernah mau bertemu dengan orang tersebut. Ia mengetahui isi suratnya, tetapi tidak mengalami kedekatan dengan penulisnya.
Jangan sampai kita seperti itu.
Kita membaca tentang kasih, tetapi sulit mengampuni. Kita membaca tentang kerendahan hati, tetapi masih ingin dihormati. Kita membaca tentang kesetiaan, tetapi mudah meninggalkan Tuhan ketika doa belum dijawab.
Saudara, pertanyaannya bukan hanya, "Berapa banyak ayat yang sudah saya baca hari ini?"
Tetapi, "Apakah melalui Firman Tuhan hari ini saya semakin mengenal Yesus?"
Jangan hanya mencari pengetahuan dari Alkitab. Carilah pribadi Kristus di dalamnya.
Sebab Alkitab bukan sekadar buku yang harus kita selesaikan, melainkan Firman Tuhan yang membawa kita semakin dekat kepada-Nya.
Refleksi pribadi:
Hari ini, sebelum membuka Alkitab, berdoalah: "Tuhan Yesus, jangan biarkan saya hanya membaca Firman-Mu dengan pikiran. Bukalah hati saya supaya saya mengenal-Mu lebih dalam."